XXX

XXX
kualisi tambahan.


__ADS_3

semua petinggi berkumpul d bengkel JAC.


mereka masih tak percaya aku masih hidup.


mereka juga kaget dengan bergabung nya grey menjadi aliansi JC.


aku "trima kasih untuk smua."


bang Togar berlari dna memeluk ku.


bang Togar "haaaahaaahaaa."


"aku sangat senang dek."


"adik kesayangan ku tak mati."


dia juga menangis.


pak Ucup "ak minta maaf pada kalian semua."


"aku yang menyuruh DK untuk tetap sembunyi."


Adam "bisa kau cerita kronologi nya."


aku "malam itu aku menyergap sebuah rumah di daerah Imogiri. itu adalah rumah Maria. salah satu petinggi dari Anwar."


"Anwar bersembunyi di rumah itu."


"aku gagal membunuh Anwar. aku saat itu sedang terluka ketika aku gagal membunuh Anwar."


"aku mendapatkan sebuah motor yang sudah di siapkan oleh grey."


vino "kenapa kau memutuskan untuk beraliansi dengan kami."


grey "itu karena aku tak suka jiwa pengecut."


"saat aku tahu Anwar mengingkari janjinya."


"saat itu pula aku sudah memilih kalian menjadi kualisi ku."

__ADS_1


"harusnya hasil pertandingan itu di trima oleh Anwar."


grey "malam kejadian kemtaian DK."


"aku mendapat informasi TDK menyerang Anwar di rumah Maria."


"aku menuju ke sana untuk membantunya keluar dari rumah Maria."


"saat aku melihta DK menuju ke pintu masuk. aku meninggalkan motor ku dengan keadaan masih menyala."


"lalu aku mengikuti dia. dan menunggu momen tepat untuk menyelamatkannya."


"momen itu datang."


"saat DK sampai di jembatan. aku melihat dia hampir tertabrak sebuah mobil."


"aku menembak ban mobil itu."


aku "seharusnya aku bisa menghindari mobil itu. namun karena tembakan dari grey."


"arah mobil itu menjadi tak beraturan. tapi kecepatan nya juga berkurang."


"lalu aku memukul nya agar pingsan. saat pingsan aku juga mengikat tali tersebut di tubuh DK."


"aku menjatuhkan DK ke sungai."


"aku tahu ini spekulasi. DK bisa saja tetap tenggelam saat tali dari ku terlalu panjang."


"aku memutuskan untuk tetap di situ sampai semua anggota Anwar meninggalkan jembatan."


"saat jembatan sudah sepi aku menarik tubuh DK."


"ternyata pajang tali tersebut membuat tubuh bergelantungan di bawah jembatan."


"saat aku ingin membawa DK ke rumah sakit. seseorang menghampiri ku."


"aku terkejut saat itu. ku kira dia adalah salah satu bawahan Anwar."


"ternyata dia adalah sekutu kalian juga."

__ADS_1


"dia membawa mayat seorang laki-laki. kami pun memakaikan baju DK ke Manyar tersebut."


"lalu membuangnya ke sungai. kemudian dia menyuruh ku mengantarkan DK ke kraton jogja."


pak Ucup "dia utusan dari sultan."


"sultan kemudian mengirim DK ke solo untuk di rawat. saat dia sembuh DK di bawa ke twaang Mangu, tempat kh asrori"


"aku sengaja tak memberitahu kalain akan hal ini."


"aku melihat semangat juang kalian membara. jadi aku memutuskan untuk merahasiakan keberadaan DK."


bang Togar "lalu masalah Rizal ???"


"bisa kalian jelaskan."


vino "aku, DK dan pak Toha merencanakan ini.


kami sengaja untuk menutupi masalah ini agar keamanan Rizal tetap terjaga."


"Rizal sengaja untuk membocorkan serangan dadakan kami. hal itu agar musuh percaya padanya."


"aku pun juga pura pura kalah dengan nya."


"saat itu Rizal memint tolong Nugroho agar di tolong."


"dia pun di bawa menemui Anwar. saat anawar tahu kalau dia mampu mengalahkan ku. anawar pun tertarik menjadikan nya salah satu tangan kanan nya."


pak Toha "lalu apa rencana mu selanjutnya dek.?"


aku "tolong urus semua pasukan kita yang tertangkap. kemudian fokus pada penyembuhan dulu."


pak Ucup "saat semua sudah sembuh dan siap."


aku "kita serang mereka dengan semua kekuatan yang kita miliki."


saat diskusi kita selesai. Adam brendi menemui ku.


dia memberikan sebuah informasi yang mengejutkan.

__ADS_1


bersambung...........


__ADS_2