XXX

XXX
Teo vs Fiki


__ADS_3

pagi hari ada 3 mobil menuju ke rumah vino.


dia adalah rombongan dari Anwar.


"selamat pagi teman lama." ujar Nugroho.


vino "siap kan Anak - anak. nampak nya menu sarapan pagi ini adalah pertarungan."


Nugroho "jangan marah dulu Vin."


"aku disini bukan menyalakan api pertempuran."


Fiki "lalu apa tujuan mu datang kesini?"


Nugroho "yang pertama, aku hanya rindu aroma rumah ini."


"yang kedua, bagaimana kalau kita selesaikan masalah kita dengan sebuah duel pertarungan."


vino "apa yang ingin kau jadikan sebagai taruhan-nya?"


Nugroho "bagaimana kalau kau berhak memiliki salah satu wilayah Anwar."


"lalu yang menang akan mengikuti yang kalah."


"bagaimana?"


vino "ini bukan wilayah ku. ini wilayah TDK."


"aku tidak berhak untuk memutuskan hal itu."


Nugroho "jadi nyali mu tak berani menjawab tantangan ku."


vino "kau meminta taruhan yang bukan hak ku."


Fiki pun menyerang Nugroho.


"sepertinya mulut tak kan membuat dia mengerti." ujar Fiki


Nugroho sanggup menghindari serangan Fiki.


saat pukulan ke dua di lancarkan.


sebuah tangan menghentikan serangan Fiki.


Teo "aku tak suka main kroyokan."


"tak usah menggunakan taruhan....."


"ayo lawan aku bocah."


Fiki di lempar oleh teo


vino "jangan ladeni Fik."


Fiki "kau ingin mempermalukan ku bos."


"bos besar ku tak pernah mengajarkan ku mundur."

__ADS_1


"semuanya mundur."


akhirnya pertarungan di mulai. pertarungan antara Fiki dan Teo.


anak anak hanya berharap Fiki menang.


karena ini pertarungan harga diri dari Fiki.


sebuah tendangan di luncurkan Fiki. namun teo hanya menggukanan tangan nya untuk menahan nya.


Teo "kau tadi memijat atau menendang."


Fiki pun menendang kembali Teo. namun teo lagi lagi menahan nya dengan tangan.


Fiki pun merubah kuda kuda nya menjadi sebuah gerakan langkah.


dia menghujani teo dengan pukulan. blokade nya cukup hebat. dan gerakan menghindar nya juga terlatih.


namun salah satu pukulan dari Fiki mengenai Teo.


Fiki tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.


Fiki membuat serangan lagi saat konsentrasi teo hilang saat terkena serangan-nya.


pukulan Fiki telak menghujani teo.


brak.....


sebuah tendangan untuk mengakhiri serangan bertubi tubi dari Fiki.


Teo "namapak-nya tubuh dan teknik mu terlatih dengan baik dan benar nak."


Teo pun berlari dan memukul Fiki.


Fiki mampu menghindar namun semua orang terkejut melihat serangan itu.


dengan tubuh besarnya dia mampu bergerak cepat.


Teo "kau pikir aku lamban."


Teo pun melakukan serangan bertubi tubi seperti Fiki.


Fiki tak mampu menahan kekutan pukulannya dengan BLOCKS tangan nya.


saat respon kesakitan di tunjukan oleh Fiki.


bumb


bumb


bumb.


tiga pukulan mengenai muka Fiki dengan telak.


Fiki pun terlempar.


vino "kau harus berhati hati dengan dia Fik."

__ADS_1


"nampak nya tubuh besar-nya buakan hanya sekedar hiasan."


Fiki "pukulan nya keras. dan gerakan nya cepat."


saat Teo berlari ke arah nya.


Fiki memasang kuda kuda tendangan torpedo.


Fiki "ini akan mengakhiri pertarungan."


"tendangan torpedo di Sertai serangan adu depan......."


Teo yang mengawali lompatan nya denagn berlari, membuat tendangan di udaranya mempunyai daya hancur yang kuat.


bumb...........


tendangan dari Fiki mengenai perutnya.


akan tetapi Fiki lah yang terpental saat itu,


dan Teo Hanya terhenti.


teo tak terpental oleh kombinasi andalan ku.


tendangan torpedo di saat momen serangan adu depan.


teo "serangan yang sangat menyakitkan"


Teo pun tak Hanya diam melihat Fiki terpental. dia melakukan tendangan ke arah Fiki sebelum Fiki sempat berdiri.


Fiki pun Hanya bisa berguling guling menghidari tendangan bertubi tubi dari teo.


saat itu teo langsung melompat dengan siku tangan nya mengarah ke tubuh Fiki.


bumb.....


perut Fiki terkena sikutan dari Teo.


namun sikut Fiki juga mengenai dada Teo.


teo berguling sembari memegang dadanya.


tetapi Fiki memperlihatkan gerakan kesakitan yang lebih dari Teo.


tangan nya memegang perutnya. dan kaki nya bergerak tak ber aturan.


Teo pun berdiri.


Teo "apa ini adalah akhir."


Fiki "kurasa tidak. aku masih bisa."


namun wajahnya terlihat menahan kesakitan.


tangan nya tak berhenti memegang perutnya.


vino "sudah hentikan ini."

__ADS_1


Fiki pun berlari menuju ke arah Teo. Teo tak memperlihatkan expresi kesakitan. daya tahan tubuh di luar logika. walau pun Fiki tergolong manusia super. nampaknnya di tak mampu melawan kekuatan manusia super dari Teo.


bersambung.......


__ADS_2