
2 hari kemudian ak terbangun dari tidur penebus luka. Tubuh yang dipeluk hangat para perban masih terasa ngilu dan perih
"Dimana aku????"
"Surga atau antrian pembelian tiket neraka"
ujar ku dengan lebam dan luka di sekujur tubuhku.
"Kamu di panti pijat plus plus. Dimana plusnya adalah jarum suntik" jawab brendy yang juga bobok cantik tapi bonyok di sebelah ku.
"Hahaha"
"Wkwkwkwk"
"Hehehehe"
Ak tertawa melihat kondisi ku dan kedua teman ku.
walau aku yang menjadi juara terparah untuk sebuah kondisi
"WOY !!!!!"
"anak mumi!!!!!"
"badan ancur malah ketawa"
kata topan dengan raut wajah kesal
"Slow prend.slowww"
ujar ku dan brendi
"Slow apanya."
"kita gagal dan babak belur"
"Kalau mulai lagi mungkin nunggu berbulan-bulan untuk body dan badan ku normal kayak dulu kala"
kata topan sambil marah
"Aku kira opsi ku cuman ada mati dan Menag dalam perjalanan kemaren."
"Gak ada opsi ngambang kayak kita ini sekarang"
"kalah iya, anncur iya, dan menang kagak" ujar ku sambil tersenyum
Brendy "anjay lu!"
" ngambang?????"
" kayak semua cinta nya si kentut kepada para gadis."
"Wkwkwkkw"
Topan "WOY kadal sama trenggiling. Kita babakbelur. gak afdol kalau becanda"
"Taukan setan"
"Trimakasih dan maaf ya"
__ADS_1
"Udah mau membantu ku mewujudkan impian gila yang gak mungkin terwujud"
"Wkwkwkkw"
ujar ku dengan senyuman kecil di wajah ku
Kedua Sabahat ku tersenyum juga denga kalimat ku, tanpa ada jawaban sedikit pun
Jam besuk pun datang.
para teman brendy dan topan datang. Para mahasiswa yang ganteng dan cantik.
Untuk bagian ku adalah para punggawa - punggawa Ken Arok yang datang. Alias anak-anak bengkel. gak ada wajah cantik lemah gemulai untuk manusia yang menjenguk ku.
Kami bercanda dan saling melontar kan kata-kata bijak yang kurang sopan. Ada cacing lah, Kutu lah, kecoa lah. Pokonya kayak belajar menghafal nama-nama hewan
1 jam kemudian ketukan pintu terdengar
Tok tok tok
"Maaf bisa tinggalkan ruangan ini sebentar."
Seklompok orang dengan wajah sangar dan seperti biasa, tato menghiasi tubuh mereka
Seketika teman- teman bubar dan keluar dari ruangan.
Di depan ada 4 orang pengawal dan didalam bangsal kami ada tiga orang yaitu Rizal, Riski, dan Adam. lalu bos besar mafia daerah congcat bapak Toha
"Sudah bisa bicara" ujara pak Toha
"bisa pak"
Pak Toha "aku kesini hanya butuh suaramu nak bukan gerakan mu"
Aku "sesuai janji ak akan menjawab smua pertanyaan mu ketika duel kita selesai dan aku masih bisa berbicara"
Pak Toha "kamu siapa"
Aku "sebelum menjawab."
"Aku ada titipan salam kepada anda."
Pak Toha "dari??"
Aku "pak Arya"
"hahahahhahahahaha"
"Ternyata Sebongkar tujuan masa lalu yang datang meyapa ku"
"Aku sudah menunggu mu nak. sejak 6 bulan lalu."
Aku "6bulan???"
Pak Toha "ya 6 bulan setelah kematian Hasan"
"Dan 22 tahun setelah kematian ruly"
Aku "maksutnya???"
__ADS_1
"ak dulu pernah janji kepada mereka berdua untuk membantunya menguasai jogja. Dengan semua tujuan mereka"
"Wilayah congcat sebenarnya bukan wilayah ku."
"Wilayah ini adalah wilayah ayahmu yang di titipkan untuk ku"
Aku "jadi ayah ku bos di wilayah ini"
Pak Toha "benar. lebih tepat nya pemimpin sebenarnya"
Aku "maksutnya pemimpin sebenarnya"
"ayah mu orang yang tidak mau tampil di depan. tapi dia selalu terdepan ketika ada masalah."
"Dia juga menyembunyikan jati diri nya agar dapat mengawasinya dari jauh."
"Maka dari itu wilayah ini aman dari Anwar"
Aku "sebenernya....."
"Tak usah kau jelas kan kami tau harus apa dan bagaimana."
"Kami akan siap menjalankan semua perintah mu"
Pak Toha memotong ucapan ku
"TDK telah lahir kembali"
Aku "TDK???"
"the dark knight"
"Julukan ayah mu. dan sampai sekarang tak ada orang menyandang nama itu."
" Itu julukan raja balap ketika itu. Pembalap yang menelan semua kemenangan nya"
Aku "apa aku mampu menyamai atau bahkan melebihi ayahku???"
Pak Toha "jiwa mu lebih liar dari ayah mu."
"Ayah mu hanya memiliki tekat"
Aku "apa bedanya dengan ku"
Pak Toha "kamu memiliki jiwa tekat ayah mu."
"Dan dendam yang melekat "
"Kehilangan akan menjadikan kekuatan tambahan untuk meraih harapan ayahmu"
"Kutunggu kesembuhan mu dan datanglah ke istana mu nak"
"BAIK PAK"
Kita bertiga sadar pertarungan itu menuai hasil kekalahan.
Namun tujuan kita tercapai.
see u......
__ADS_1