
pak Toha "sebaiknya kita selesaikan ini."
pak Toha menendang Anwar. Anwar memilih untuk merunduk dan melakukan sleding. pak Toha pun terjatuh. saat terjatuh dia menghujani tendangan ke arah pak Toha.
Anwar "ini adalah akhir......"
Adam yang tahu pak Toha terpojok dia berlari ke arah pak Toha.
tapi Delon meluncurkan tendangan saat Adam berlari.
Adam tersungkur akibat tendangan tersebut.
brendi yang kaget melihat mereka berdua pingsan.
dia harus merelakan mukanya terkena beberapa pukulan telak dari Endri.
brendi pun juga tergletak.
Adam "brend ayo bangun....."
adam membangun kan brendi.
"aku ada permintaan."
brendi "apa..?"
saat mereka berdua berbicara Endri dan Delon menyerang.
mereka menghindari serangan tersebut.
Adam "bawa pak Toha keluar."
brendi "kita lari ???"
Adam "aku akan menahan mereka agar tak kabur."
brendi "kau...."
sebelum brendi selesai menyelesaikan kalimat nya.
adam "cepat ......!!!"
brendi "baik lah.."
"kau harus berjanji tetap hidup."
Adam tersenyum kala itu.
Adam pun berlari maju saat Delon menyerang dia menghindarinya kemudian berlari lagi. yang dia tuju adalah Anwar. dia melakukan serangan pada Anwar. Anwar yang tak siap terkena serangan Adam.
sedangkan Endri mencoba untuk mengejar brendi.
Anwar "kau mencoba melawan ku."
Anwar melakukan pukulan ke arah brendi.
dia mampu menepis nya.namaun Delon melakukan serangan ke arah Adam. Adam pun dihujani pukulan oleh Anwar dan Delon.
Adam hanya bisa menepis dan menghindar.
__ADS_1
dia tak melakukan serangan balik.
dia tahu kalau dia melakukan serangan akan membuat pertahanan nya terbuka.
tendangan keras Anwar membuat nya terpental.
Anwar "namapakn-nya kau hanya bisa bertahan."
Delon "sudah bos segera akhiri ini."
Anwar "benar..kita harus segera keluar dari sini."
Adam "aku tak peduli dengan tubuh dan nyawa ku."
"aku hanya ingin menahan kalian Samapi DK datang."
Delon "ayo kita buktikan."
Delon pun menyerang Adam, Adam menangkisnya dan bersiap menyerang balik.
lagi-lagi Adam tak bisa melakukan serangan. anawar menendang adam.
Adam yang terkejut karena tendangan anwar. membuat nya kehilangan konsentrasi dan keseimbangan.
bumb.
bumb.
bumb.
tiga pukulan Delon mengenai muka Adam.
namun Adam lagi lagi bangkit.
Anwar "tak kusangka tubuh mu hebat juga."
namun saat Delon memasang kuda kuda untuk menyerang Adam.
Endri terlempar dari pintu keluar.
ruangan ini memang sengaja di buat dengan satu pintu keluar.
ini untuk mencegah siapa saja keluar dengan mudah dari ruangan produksi. yang telah masuk akan di pastikan Anwar untuk mati ketika orang itu bukan bawahan nya.
Endri pun tergletak tak berdaya.
Delon pun menghampiri Endri.
Delon "woy sadar lah."
"apa yang terjadi."
aku pun masuk ke ruang itu.
"kerja bagus dam."
ujar ku.
Adam "kau lama sekali."
__ADS_1
aku "maaf kan aku."
"sekarang saat nya ganti pemain."
aku langsung menyerang Anwar. Anwar pun bersiap. aku melakukan lompatan seolah aku akan menendang. tetapi aku menurun kan kaki ku dan membuat kuda kuda tendangan berputar.
Anwar berfikir itu seranag dari depan. dia mengangkat tangan nya untuk melindungi mukanya.
namun sayang.
aku menincar kepala kirinya.
bumb.
Anwar pun tergletak. saat itu Delon langsung memukul ku. aku memang terkena serangan Delon. namun tanagn ku berhasil memegang tangan Delon. aku menarik tanagn nya. saat tubuh nya terhempas ke arah ku. aku juga melakukan pukulan. ini adalah tekhnik adu depan.....
saat Delon kehilangan keseimbangan. aku memulai konsentrasi dan melakukan ritual ajian tali jagad.
kemudian .......
bumb.
tendangan ku membuat nya terpental di tembok. aku berlari dan menendang dia.
bumb........
tendangan ku membuat beberapa tulang rusuk Delon harus patah.
tembok sandaran Delon juga roboh.
"sekuat apa kau dek????"
ujar Adam sembari melotot kebingungan.
Anwar berlari kearah ku. dia melakukan kuda kuada pukulan combo.
aku yang tak asing dengan kuda kuda tersebut bersiap melakukan block.
bumb.
bumb.
bumb.
tiga seranagn dapat ku atasi.
akan tetapi serangan terakhir dia membawa bubuk pembuat sabu. bubuk itu membuat mata pedih.
mata ku terkena bubuk itu. pandangan ku menjadi kabur akibat itu.
aku ditendang, lalu dia keluar lewat tembok yang jebol akibat tendangan ku.
Adam "dam kau tak papa ?"
aku "cepat kejar Anwar dulu."
Adam pun mengejar Anwar.
bersambung.......
__ADS_1