
akhirnya kami brangkat ke magelang.
kota dimana perguruan Garuda hijau berdiri.
aku tidak sendiri.
kali ini aku brangkat bersama mantan anggota Elang merah.
bang Togar, pak ucup dan aan, kemudian brendi dan Adam.
lalu beberapa anggota lainnya.
sesampainya di sana kami di sambut hangat oleh para anggota garuda hijau.
"silahkan duduk...."
ujar pak Handoko.
"trimakasih atas sambutan nya."
ujar pak Ucup.
pak Handoko "saya tahu tujuan kalian datang kemari."
pak Ucup "bagaimana apakah anda bisa mundur dari perselisihan kami."
pak handoko "sebenernya aku tak ingin ikut campur urusan kalian dan Anwar "
"tapi sayangnya Anwar sudah mengglontorkan beberapa uang untuk kami."
"tak etis bila kami mundur begitu saja."
aku "lalu apa solusi nya untuk masalah ini."
pak Handoko "aku suka tatapan mu nak."
"kau TDK bukan"
aku "anda benar...."
"aku lah bos dari klompok ini."
pak Handoko "baiklah. sebelumnya aku trima kasih pada mu dek."
"kau telah menghancurkan Elang Merah."
"aku mengikuti pertarungan kalian karena ku pikir elang merah ikut andil dalam peperangan ini."
"namun ternyata....."
"sudah lah."
"bagai mana kalau kita bertarung saja."
"aku tidak hanya akan mundur."
"namun aku akan menjadi sekutu mu."
kami pun kaget mendengra ucapan pak handoko.
aku menyetujui ucapan beliau.
"aku ingin 2 lawan 1."
"ini juga bisa di sebut sebagai promosi diri ku."
__ADS_1
"apakah seorang aku pantas di bantu oleh orang hebat seperti anda."
ujar ku.
"3 lawan 1"
"agar aku lebih yakin dengan mu."
ujar pak Handoko.
aku "baiklah."
aku pun menuju arena duel.
di sana aku berhadapan dengan murid terbaik di perguruan ini.
Hatta, Tomi, dan Yuda. karena Deki murid no.1-nya kalah dengan vino dan masih belum dalam kondisi prima.
kami pun saling merundurkan badan sebagai tanda salam.
saat di mulai...........
BUMB sebuah tendangan melayang dari hatta menghampiri ku.
aku juga melihat sebuah pukulan dari Yuda juga mengham piri ku.
aku mundur beberapa langkah untuk menghindari serangan pertama dan kedua.
namun serangan ketiga tiba tiba datang.
aku menggeser bahu ku untuk menghindarinya.
BUMB..........
serangan dari hatta melesat ke perut ku.....
"bagaimana ??? apa terlalu berat 3 lawan 1"
ujar Hatta.
aku "aku rasa satu pukulan tak bisa memutuskan akhir dari sebuha pertempuran."
saat aku selesai bicara Tomi memukul ku dengna tangan kiri. ketika aku belum selasai melakukan gerakan menghindar.....
Yuda melakukan pukulan juga ke arah ku.
tetapi karen tubuh Tomi yang berada di dekat ku. membuat area serangan yuda berkurang.
aku pun dengan mudah memblokade pukulan Yuda. namun Tomi menggayun kan tangan nya untuk melakukan serangan....
Karena aku dan Toni berhadapan....
aku tak bisa menghindar atau pun menangkis serangan itu.
aku pun memilih menjatuhkan kan diri untuk menghindari serangan dadakan.
dari rangkaiyan serangan itu akhirny aku tahu pola mereka.
mereka tak membiarkan serangan yang bergulir berhenti begitu saja.
jadi ketika teman nya melakukan serangan, salah satu dari mereka juga melakukan serangan.
"nampak nya kau tak punya kesempatan untuk menyerang." ujar Tomi.
hatta pun berlari dan melancarkan tendangan di udara.
__ADS_1
saat itu aku memasang kuda-kuda tendangan berputar dan ku arah kan ke kanan.
selain untuk menghindar tendangan berputar juga membuat kejutan tersendiri untuk lawan....
tebakan ku benar. Tomi yang berlari kearah kanan akhir nya malah memukul Hatta.
karena tendangan ku merubah arah Hatta dari ke depan menjadi ke kanan .
saat itu aku mengganti posisi tubuh ku dan menendang Tomi tepat di tengah perutnya.
Tomi pun terlempar ke belakang. ternyata tebakan ku lagi lagi benar, di belakang Yuda sudah melakukan gerakan tendangan......
BUMB******
tendangan Yuda pun mengenai Tomi.
setelah menendang aku langsung melompat, ke depan, saat itu Tomi lah sasaran ku. namun setelah Tomi terkena serangan yuda. aku menjadikan Tomi pijakan dan melompat lagi. lompatan kedua ku kujadikan kuda kuda terbang mengarah ke Yuda.
prok******
pukulan ku arahkan tepat di hidung Yuda.
saat itu Yuda tergletak.
"hajar dia dulu." ujar bang Togar.......
namun aku membiarkan Yuda. tak lama kemudian Hatta pun juga melakukan tendangan berputar.
untungnya aku memilih tidak menyerang.
aku tahu akan ada serangan lagi. saat aku menghindari nya aku mendapat sebuah pukulan berputar dari Tomi.
aku yang sudah siap....dengan serangan ke dua menggulingkan badan ku kedepan.
BUMB....
tendangan Hatta mengenai pukulan Tomi.
ini kesempatan nya.
aku menghujani Tomi dengan pukulan combo.
ak memilih Tomi karena posisi nya berada di depan yuda...
Yuda hampir berdiri.
aku memasang kuda - kuda siap membanting Tomi.
bumb*****
aku membanting Tomi tepat di depan yuda.
Yuda yang tertimpa tubuh Toni.
Tomi pun terpar akibat bantingan ku.
kemudian
prokkkkk......
aku melakukan pukulan dengan keras kearah yuda.
Yuda pun menyusul Tomi.
kali ini yang tersisa hanyalah Hatta.
__ADS_1
bersambung.....