
Anwar tak mengetahui bahwa Garuda hijau mengundurkan diri dari pertarungan kami.
Anwar tak melakukan pergerakan karena dia yakin akan kekuatan dan kemampuan Garuda hijau.
kami pun memeilih untuk tidak melakukan pergerakan. tubuh ku sedikit luka akibat pertarungan. vino juga dalam masa penyembuhan.
suatu malam aku terdiam di depan kamar kos ku.
aku merokok dan melihat langit ketika itu.
dalam benah ku teringat jelas ketika dalam kondisi seperti ini, pasti ada bidadari yang merawat dan memanjakan ku.
7 hari kemudian.............
"dek dek ......"
salah satu bawahan imam
brendi "kau kenapa ??? tenangkan dirimu dan bercerita-lah dengan santai."
"bos imam di tangkap polisi."
"dia ditangkap dengan tuduhan penjual dan penyalur senjata api."
brendi pun memenuhi pak Toha ketika itu.
dia menceritakan-nya kepada pak Toha. kebetulan pak Ucup juga di situ.
pak Toha "ini sebuah jebakan atau memamng imam melakukan hal itu tanpa sepengetahuan kita."
pak ucup "seperti apa karakter imam..???"
"kita tak bisa membuat asumsi ketika kita tak memiliki beberapa informasi yang akurat."
pak Toha pun menyuruh Adam untuk menyelidiki tentang imam.
tak lama kemudian ada seseorang yang mengetuk rumah pak Toha.
pak Toha. "sudah kau tentukan jalan mu ya."
"kuharap kita bisa bekerja sama."
lalu bang Togar yang mengetahui hal tersebut memilih menuju rumah vino.
"apa ini jebakan???"
ujar bang togar.
vino "aku tak dapat berkata banyak tentang hal ini."
pak toha pun menyuruh vino untuk menaruh Fiki sebagai pengganti imam sementara.
...............
disebuah cafe imam menemuhi seseorang.
__ADS_1
Adam "bisa kah kau membantu ku untuk menanyakan ini pada imam"
"tapi tolong jangan lakukan kontak langsung dengan imam."
"walau tak pasti, aku memiliki asumsi ini jebakan."
.........
2 hari pun berlalu.
Adam pun menemui pak Toha dengan membawa beberapa informasi tentang imam.
aku "apa yang kau dapatkan."
Adam "dia memiliki beberapa karoke di daerah Jakal km 12.
"dia juga memiliki beberapa hotel di kali urang."
"cafe di beberapa wilayah UGM juga telah dibangun."
"itu adalah usaha dari imam."
"semua anak buah imam tak percaya bahwa bosnya penjual senjata api."
pak Toha "apa keyakinan mu?..???"
"pendapat mu selalu mengarah ke sebuah kebenaran dam"
Adam "ini jebakan."
dia berkata bahwa dia ingin bertemu dengan informan-nya.
dia mengajak brendi dan vino.
lalu sebuah cafe di pinggir kota di jadikan sebagai tempat pertemuan mereka.
"sebelum kejadian dia menerima tamu, yaitu beberapa anggota PLN."
"katanya ada beberapa kerusakan listrik di rumahnya."
"saat itu dia tidak merasa aneh dengan mereka."
"namun setelah dia di tangkap."
"dia mencurigai pegawai PLN yang datang ke rumahnya."
"senjata itu di temukan terpendam di taman rumahnya."
"oh ya....dia bilang dia tak pernah bekerja di belakang klompoknya."
ujar informan Adam
brendi "apa hal itu bisa mengungkap semua misteri ini.?"
"senjata yang di temukan di rumah imam adalah senjata berlogo Garuda." ujar informan
__ADS_1
vino "berarti itu milik kepolisian."
"bisa jadi "
"hari itu ada laporan senjata hilang di kantor pusat."
"dan hari itu juga senjata yang hilang telah di temukan."
Adam "kau selalu bisa di andalkan."
"apa kau tak merindukannya."
"kabar baik akan keadaannya sudah membuat ku lega dam"
ujar Wanda..........
ternyata informan dari Adam adalah Wanda.
Wanda "rumah imam masuk sebuah lorong."
"apa di depan lorong tersebut tidak ada penjual makanan atau apa gitu."
vino "aku faham dengan maksut dan tujuan mu."
"ayo kita ke lorong masuk rumah imam"
mereka pun menuju ke ke depan lorong rumah imam. disana ada sebuah warung tenda yang berjualan nasi goreng, yang buka di malam hari.
saat malam hari tiba mereka menuju ke lokasi.
Adam "pak malam hari sebelum penangkapan pak imam. apa ada mobil PLN yang parkir di sekitar sini?."
penjual nasi goreng. "gak ada mas."
brendi "sepertinya kita menemui jalan buntu."
saat kita selesai makan dan memutuskan pulang.
"mas mas"
brendi "iya mas.?"
Deni "ini saya mau mengembalikan kembalian nya mas."
brendi "bukan kah uang ku pas mas."
kedipan terlihat Dimata Deni. dia adalah karyawan dari penjual nasi goreng.
mereka yang melihat itu....
vino "oh ya mas...makasih ya"
saat di jalan brendi melihat tulisan
'temui saya di bundaran UGM jam 12 nanti'
__ADS_1
bersambung.........