XXX

XXX
tancap gas mu teman......


__ADS_3

lagi lagi JC menolak untuk punah.......


kami pun menyiapkan rencana dengan bantuan beberapa informasi dari pak sultan.


Sigit "kita memiliki 4 mobil balap"


"namun sepertinya nipon tak kan mampu untuk melaju dalam misi ini."


aku "berarti kita hanya memliki 3 mobil."


"lalu kita hanya memiliki 1 pembalab."


Adam pun datang dengan membawa semua harapan....


Roy "kau tidak melupakan aku kan dek."


Heru "angin malam akan selalu berhembus untuk kebangkitan JC."


nata "aku ingin anjing kecil ku segera keluar dari dinginnya jeruji penjara."


kami pun memiliki 5 pembalab beserta kuda besinya.


Sigit "install aplikasi ini pada handphone kalian."


"ini membuat kita bisa berkomunikasi bersama."


aku "bisa kita mulai."


kami membuta lima klompok.


nata dengan vino, Roy dengan fiki, Heru dengan semi, adam dengan pak Ucup. dan yang terakhir adalah aku dengan keberuntungan ku.


saat itu kami mendapat informasi bahwa pak Doni akan berkunjung ke Semarang.


malam nanti dia brangkat dari Jogja beserta 5 mobil pengawalnya.


beberapa jam kemudian........


kring........


'mereka meluncur.'


aku dan teman teman sudah menunggu di jalan menuju ke Semarang.


Sigit dan adi memantau kami melalui laptop. dia mendapat kordinasi dari pak Doni.


sultan-lah yang meminta telkomsel untuk dapat melacak dan mengendalikan nomor pak Doni.


Sigit "1km menuju kalian."


tak lama kemudian mereka lewat.......


semi yang mengendarai truk langsung menabrak mobil pengawal paling belakang.


darrrrrrrr......


itu membuat pak Doni kehilangan mobil pengawal nya.

__ADS_1


Doni "ini sabotase. cepat kalain harus melaju dengan cepat."


Doni pun mencoba untuk menghubungi Anwar. namun sayang nya nomor dari pak Doni sudah di kunci oleh Adi.


Adi "mereka mencoba menghubungi Anwar."


Sigit "woy cepat. mereka sedang menghubungi Anwar."


nata "laksanakan bos.........."


nata pun muncul dari belakang.


Doni "sepertinya mobil di belakang mencurigakan."


"cepat suruh pasukan belakang menghentikannya."


nata pun menyalip 2 mobil pengawal di belakang.


kemudian dia menghantam mobil pak Doni.


Doni "tabrak dia....."


salah satu mobil dari pengawal mencoba menabrak nata dari belakang.


namun nata menghindarinya dengan belok ke arah kiri.


nata pun di kejar salah satu mobil pengawal.


nata "aku dapat."


Heru "ku harap kau dapat menyamai Lancer ku bodoh."


Roy "kita lihat saja nanti."


Roy dan Heru kali ini yang beraksi.


dia menghimpit mobil Doni.


mobil pengawal yang di belakang tinggal satu. itu mebuat nya harus memilih antara Heru atau Roy.


namun mobil pengwal yang ada di depan tiba tiba merubah jalur nya ke kiri.......


dan dia menghentikan nya mobilnya.


untungnya Roy dapat menghindari nya. dia pun langsung mengejar Roy......


kemudian Heru di kejar oleh mobil pengawal yang ada di belakang.


Heru "aku dapat."


Roy "aku juga dapat. namun aku juga kaget."


Adam "ayo dek."


aku dan Adam menambah kecepatan dan mendekati mobil pak Doni....


Adam memilih langsung mengkudeta mobil pengawal yang tinggal satu.

__ADS_1


dia menghimpit hingga dia menabrak pembatas jalan.


Adam "bagaiman kalau kita bermain di tepi jalan saja..."


"pak siap kan topeng mu."


pak Ucup "siap nak Adam."


kini tinggal moboil enterna ku dan mobil Marcy dari pak Doni.....


Doni "kenapa mereka tak kembali."


"tembak mobil itu."


dor......


kaca depan ku pecah.


aku memilih untuk mendahului nya.


saat di depan, tembakan ke arah ku berulang kali ku terima.


namu tak ada satu pluru pun yang mengenai ku. mungkin karena mereka harus menembak di mobil yang melaju sangat kencang....


babak akhir nya pun datang.


saat itu adalah tikungan tajam ke kiri. namun aku memacu mobil terus maju dan mendekati bahu jalan.


mereka pun tak sadar bahwa jalan nya adalah tikungan. karena aku menutup dan membayangi mobil dari Doni.


ketika mobil ku hampir masuk jurang.......


aku melakukan sliding..


mobil ku juga hampir masuk jurang. untung ada pembatas jalan yang menahan body belakang mobil ku.


aku pun berbelok seperti dalam balapan swalom.


namun tidak untuk mobil Doni.....


dia terjun bebas ke jurang


aku "ikan sudah tertangkap. segera perbaiki bahu jalan."


anak anak pun segera menuju lokasi dan membenarkan bahu jalan.


hal itu dilakukan supaya lokasi jatuhnya Doni tak di ketahui oleh anak buahnya.


nata berhasil lolos. dia menghampiri ku.


vino "tinggal kan kami disini nat."


Roy dan Heru pun juga lolos dari aksinkejar kejaran.


Adam dan pak Ucup memilih menghadapi mereka ketimbang kabur.


bersambung........

__ADS_1


__ADS_2