XXX

XXX
pertempuran perdana


__ADS_3

Hari dimana semua tekat dan keinginan menjulang kepuncak ubun- ubun tiba.


Hari dimana apakah aku masih bisa hidup atau ak akan kehilangan salah satu bagian tubuh ku, mungkin juga nyawa ku.


Saat itu hujan datang untuk menemani perjalanan awal karir ku.


kami menuju bos condong catur.


Langkah kaki kami terhenti tepat d depan rumah bapak toha.


Orang yang menjadi pemegang pucuk dunia hitam di wilayah condong catur Sleman Jogjakarta


"Asalammualaikum"


kalimat pertama yg ku ucap di depan pintu rumah beliau


Ak brendi topan menunjukan wajah senyum untuk memulai perjalanan karir dan cita- cita yang tak wajar.


topan terlihat agak gugup kala itu.


Di dalam rumah ada sekitar 15 orang berbadan kekar dengan badan yang penuh dengan tato. wajahnya pun sangat garang dan sangar.


"Walaikumsalam"


ada sebuah balasan salam ku.


Seseorang dengan wajah yg lembut namun berbadan kekar menyapa ku


dia adalah bos di wilayah ini.


"Permisi pak"


" apa benar ini rumah nya bapak toha?"


ujar ku meneruskan kalimat setelah salam


"BENAR!!!!!!"


"KAMU INI SIAPA DAN MAU APA?"


ucap lelaki hitam bertubuh kekar.


namanya Poltak


"kalau Tetang siapa aku......"


"nanti aja bos akan ku beritahu kalau memang saya masih bisa berbicara"


"Tapi kalau tujuan saya adalah...."


"ADALAH APA!!!!!"


bahasa keras dan lantang memotong ucapan ku


sepertinya mereka tidak senang dengan kedatangan kami.

__ADS_1


"Adalah untuk menjadi bos baru di wilayah ini"


ucapku dengan penuh keyakinan


tak lama setelah kalimat itu terucap.


"Wushhhh"


sebuah kepalan besar menghantam untuk menjawab pernyataan ku.


dia adalah Poltak


Aku menggenggam kepalan itu.


DUSHH!!!!!


hantaman dari brendy tepat mendarat ke muka Poltak.


Suasana panas tak bisa di hindari lagi.


semua orang bersiap menyerang kami dengan baku hantam.


Kita bertiga memutuskan melangkah mundur kebelakang.hal itu karna tidak memungkinkan menerima dan membalas hantaman di depan pintu yang sempit.


Semua kroco-kroco beliau keluar.


"WOY BOCAH!!!PUNYA NYALI KAU!!!"


"PATAH KAN SMUA TULANG NYA!!!"


"JANGAN KASIH AMPUN MEREKA!!!"


WUSHH!!!!!!


DUSH!!!!!


PROK!!!


pukulan dan tendangan menghmapiri kami.


beberapa anggota pak Toha maju menyerang kami.


Kita bertiga saling membelakangi untuk melindungi bagian belakang kita


Hantaman demi hantaman menghujani kami bertiga.


dari kami bertiga topan lah yang sering terkena serangan.


"jaga konsentrasi mu otak mesum"


teriakan brendi untuk topan.


serbuan awal berhasil kami lalui.


namun ini belum berakhir.

__ADS_1


akhirnya mereka serius.


kali ini semua orang menyerang kami bersamaan.


kami sekuat tenaga menangkis dannmenyerg balik.


Hingga akhirnya


tinggal ak yang berdiri. dari pihak mereka ada 4 ornag yang siap meladeni ku. mereka tangan kanan pak Toha, lalu pak Toha itu sendiri.


Brendy dan topan tergletak tak berdaya.


Brendy masih sadar, namun topan sudah mencapai batasnya.


dia pingsan tak berdaya.


"sebiak nya kalian Maju satu-satu"


ujarku dengan nafas tak terkontrol.


aku "kalau kalian maju bersama!!"


"aku sudah pasti kalah"


"Jika kalian maju satu-satu!!!."


"akan ada Kemenangan yang membanggakan dan kekalah terhormat."


ujar ku sambil menahan darah dan rasa sakit


"Heemmmm"


"lebih baik kita mulai saja."


ucap Riski(salah satu tangan kanan pak Toha)


Dia berlari kemudian melompat ke arah ku.


saat aku dalam jangkuawan serangan nya, Dia melancarkan sebuah tendnagan yang keras.


namun tiba-tiba bayanagn gerakan tergambar di benah ku.


ak teringat ajaran pak Hasan.


"saat musuh bergerak maju, Hantamlah musuh mu di bagian tubuh yang bergerak maju. semakin cepat dia bergerak, maka akan semakin terasa pukulan mu kepadanya"


"penjelasan nya sederhana, jika kamu memukul akan menimbulkan satu arah serangan.


"Ibaratkan kamu menabrak mobil yang diam dan bergerak, nama yang lebih keras."


"*jika sana bergerak dan kamu menghantam di arah yang sama"


"itu Seperti mobil yang saling beradu depan"


"Yg punya tubuh kuat dan yang menyerang ke dua biasanya yang bertahan*"

__ADS_1


ajaran pak Hasan kepadaku.


see u......


__ADS_2