
saat mentari mulai bersinar.....
aku datang menuju ke rumah vino.
"aku ingin kau mengumpul kan para petinggi nanti sore " ujar ku.
vino "cukup bijaksana kalau mengambil waktunya sore."
"mungkin saat ini mereka masih kelelahan dengan pesta tadi malam."
setelah itu aku memutari Jogja
aku meminjam motor anak JAC untuk menghindari penyerangan dari Anwar.
namun ketika itu ada sebuah razia lalu lintas.
aku yang tak membawa STNK harus beurusan dengan polisi.
aku duduk di dekat pohon.
"ini kunci mu" ujar Wanda
"trima kasih " ujar ku.
"ku harap kau bisa menyelesaikan cita cita mu segera."
"ketika kau sudah menjadi bos kota ini"
"kau berhak lagi merasakan indahnya pelukan dan ciuman ku." ujar Wanda
setelah itu Wanda meninggal kan ku.
Wanda sabar untuk menunggu ku.
dia memilih tidak berhubungan dulu dengan ku.
entah kenapa keberanian dan semangat ku kembali lagi.....
Wanda mendapat kabar tentang ku dari Sigit.
Sigit juga menjelaskan kenapa aku menghindarinya. maka dari itu Wanda menerima keputusan sepihak ku tentang hub kita.
sore pun tiba.
para petinggi suda berkumpul.
"apa sampai detik ini kalian masih di buru.?"
ujar ku.
vino "kami belum melakukan aktifitas di luar atau memancing mereka lagi."
aku "pancing mereka."
"dan ketika terpancing."
"tangkap mereka aku punya rencana."
imam "aku yang belum beraksi dek."
"jadi izinkan aku yang memancingnya."
akhirnya imam menjadi umpan.
__ADS_1
beberapa hari dia sengaja berkeliaran menunjukan wajahnya.
kami meroling para petinggi agar tidak menimbulkan curiga pada Anwar.
setelah beberapa hari ....
imam pun terkena serangan dadakan mereka.
namun dengan mudah kami melumpuhkan mereka.
imam dan anak buahnya membawa 6 orang penyerang nya ke tempat vino.
"dimana Anwar.?" ujar ku.
"kami tak tahu " ujar bawahan Bobi.
BRAKKKK
pukulan vino bersarang di perutnya ....
"udah vin"
"hargai keinginan dia"
"aku tak suka menyiksa orang."
ujar ku
vino "baik dek"
"terus kita apakan mereka?"
aku "hey kalian lihat wajah ku."
"jadi sampaikan salam ku pada Tuhan."
klik
(suara korek api)
aku menyalakan rokok
"potong kecil kecil tubuh mereka."
"sisakan wajah nya agar dia dikenali oleh Anwar."
sepontan mereka meminta ampunan dan siap melakukan apa saja agar tidak dibunuh.
"aku punya anak dan istri."
"tolong ampuni kami."
"baik lah !!!!"
"siapa pimpinan dari kalian?"
ujar fiki
"aku bos" ujar Jarwo(ketua klompok)
aku "setelah ini tinggalkanlah kota ini."
"kembalilah ketika aku sudah menguasai kota ini."
__ADS_1
"akan ku beri kalian pekerjaan yang tidak menyakiti orang lain."
"baik bos."
aku "sebelum nya ku berikan kau tugas."
"hubungi bos klompok mu dan bilang kalau kau berhasil menghajar firman."
"kemudian bilang juga kali kau berhasil melumpuhkan ku"
akhirnya mereka mau melakukan perintah ku.
mereka juga mengatakan bahwa Bobi adalah bosnya.
setelah itu brendi memberikan uang untuk lari dari kota Jogja.
yang tersisa hanyalah Jarwo.
ketika itu Bobi menyuruh jarwo untuk langsung menyerah kan nya ke Anwar.
vino, Fiki, pak Ucup, bang Togar, dan Aan (tangan kanan pak Ucup)
menggantikan 5 orang yang ku bebaskan.
mereka menggunakan masker penutup wajah untuk mengelabuhi Anwar dan anak buahnya.
aku dan firman di make up babak belur ketika itu.
kami mempersiapkan pasukan untuk berjaga di lokasi markas Anwar.
mereka brangkat dulu untuk mencegah kecurigaan dari kubu musuh.
kami pun brangkat.
dan ketika perjalanan.
aku "setelah tujuan kita tercapai lindungi jarwo dan larikan dia sejauh jauhnya."
namun jawaban jarwo mengejutkan ku
"tak usah mengkhawatirkan ku"
"aku akan mengikuti mu bos"
"aku rela mati demi anda."
ujar jarwo
Jarwo memilih bos baru, karena dia beranggapan bahwa aku adalah orang yang mementingkan dan memerhatikan bawahan nya.
kami pun sampai.
kami masuk di sebuah gedung besar di daerah Imogiri.
aku pun terkejut gedung yang tertuliskan pabrik dan distributor kripik ternyata adalah pabrik pembuatan narkoba.
di sana kami melihat aktifitas pembukusan kripik di bagian depan dan.......
aktifitas pembuatan narkoba di bagian dalam.
saat itu kami di masukan ke dalam sebuah ruangan.
di dalamnya ada Anwar yang duduk di kursinya.
__ADS_1
bersambung..........