3 BEAUTIFUL DETECTIVE

3 BEAUTIFUL DETECTIVE
Rahasia yang muncul lagi


__ADS_3

Raka kembali mengalihkan perhatiannya pada jia, "Apa kau baik-baik saja?" tanya raka pada jia, jia mengangguk lalu kembali mendatangi emy yang sedang memegangi orang yang menyerang jia, raka menarik orang dipegangi oleh emy, raka terlihat sangat kesal pada pria itu dia seakan ingin menghajarnya, "Jangan kasar dengannya, dia seperti sangat tak berdaya jika kau memukulnya sekali saja bisa jadi dia akan langsung koma" ucap jia lalu pergi dari ruangan itu, "Apa kau menemukan sesuatu?" tanya jia pada salah satu anggota polisi, "Kami tak menemukan apa pun" jawabnya, "Terus telusuri rumah ini, dan ya apa yang berada dibalik pintu itu?" tanya jia, "Dibelakang itu hutan, aku belum pernah ke hutan itu entah apa yang ada disana" ucap raka, "Kau sering kehutan?" tanya jia, "Aku biasanya berjalan-jalan saat sedang libur aku akan berjalan kehutan dan mendokumentasikan tanaman dan hewan yang berada disana" jawab raka, "Bagaimana kita telusuri hutan itu" ucap jia, "Hm pemikiran yang bagus, baik minggu depan kita akan menelusuri hutan itu" ucap raka, "Bagus aku akan ikut dan menyiapkan peralatannya" ucap jia, "Aku juga akan ikut" ucap emy, "Aku juga ikut" ucap yumna, "Baguslah kalau kita banyakan seperti ini akan lebih seru" ucap raka, "Aku juga ikut" ucap tian yang baru saja datang, "Terserah kalian saja" ucap raka, "Baik kalau begitu kami pergi dulu, dan tolong lakukan introgasi yang membuat orang ini merasa aman dia sepertinya sedang dalam keadaan yang ditekan oleh orang yang menyuruhnya" ucap jia, "Baik kami akan melakukan sesuai dengan yang kau sarankan" ucap raka, "Baik kalau begitu sampai jumpa" ucap jia lalu meninggalkan raka dan tian yang diikuti oleh emy dan yumna.

__ADS_1


Emy yang melihat jia berjalan duluan kearah mobil dia langsung mendului jia dan masuk kedalam mobil lebih dulu, "Kenapa?" tanya jia bingung melihat tingkah emy, "Aku takut kau membawa mobilku terlalu laju" ucapnya lalu menyalakan mobilnya, "Tenang saja aku tak akan mengendarainya dengan kecepatan yang melanggar peraturan lalu lintas" ucap jia masuk kedalam mobil dan duduk disamping emy yang mengemudi, "Baguslah kalau begitu" ucap emy lalu melajukan mobilnya, jia,emy dan yumna mereka menggunakan mobil kemarkas mereka, jia masuk kemarkas mereka dan mencari sesuatu dimarkas mereka, "Kau sedang apa?" tanya emy bingung melihat jia yang mondar mandir mencari sesuatu, "Tidak ada aku hanya sedang gabut" jawabnya lalu duduk disamping emy, "Aku seperti harus mencari sesuatu tapi aku bingung harus mencari apa" ucapnya menyandarkan badanya pada sofa, "Lebih baik kau istirahat dulu, jangan terlalu banyak pikiran nanti kau akan sakit jika terlalu banyak pikiran" ucap emy, "Aku baik-baik saja jadi tak perlu khawatir" ucap jia masih dengan posisi yang menyandarkan badannya disofa, "Apa kau dan aryan sudah baikan?" tanya emy, "Hm menurutmu?" ucapnya menatap emy yang memang penasaran, "Sepertinya belum" ucap emy, "Aku bilang padanya kami tidak akan bertemu lagi" ucap jia, "Hey kau lupa pekerjaan kita apa? kita pastinya selalu bertemu mereka" ucap emy, "Ah sudahlah aku tak mau membahasnya lagi"ucap jia bangun dari sofa, "Kemana?" tanya emy, "Aku mau kekamar untuk istirahat" ucap jia, "Ya sudah istirahat dulu aja" ucap emy, jia masuk kekamarnya lalu berbaring ditempat tidur tiba-tiba ada tangan yang memegang tangan jia, jia langsung membuka matanya dan melihat siapa yang memegang tangannya, "Kau lagi, bukankah sudah ku bilang saat kau muncul jangan mengangetkan aku" ucap jia, "Kenapa dia menjahilimu lagi?" tanya emy, "Hm kenapa teman setanmu ini selalu mengagetkanku" ucap jia kesal, "Kalian membicarakan apa?" tanya yumna, "Ini hantu selalu mengangetkan ku" ucap jia, "Hantu? dimana?" tanya yumna ketakutan, "Kau tidak bisa melihat dia?" tanya emy, "Aku tak pernah melihat hantu" jawab yumna, "Ya sudah kalau begitu ayo ikut" ucapnya lalu masuk kedalam kamar dan duduk ditempat tidur diikuti oleh yumna.

__ADS_1


Jia yang berbaring diatas tempat tidur dikamar yang berada dimarkasnya tak bisa tidur, dia mencoba memecahkan siapa yang sebenarnya menyebar gas beracun diperusahaan kecil itu, apakah ada suatu rahasia yang tersiampan diperusahaan itu, jia terus berpikir namun tak bisa memecahkan masalahnya, dia teringat saat dia masuk ke lubang yang ada di tkp dia melihat hantu anak kecil dia mencoba memanggil hantu anak kecil itu, ketika hantu itu datang jia mencoba berkomuniikasi namun hantu itu tak mau berbicara pada jia, "Ah kau tak mau memberi tau ku, sudahlah kembali sana" ucap jia lalu mengembalikan hantu yang ia panggil barusan, jia merasa kesal lalu kembali berbaring ditempat tidur, dia memandang langit-langit kamar, dia mencoba tidur dan akhirnya dia tertidur, sedangkan yumna dia sangat waspada karena takut teman hantunya emy keluar secara tiba-tiba, sedangkan emy ia menonton drama-drama kesayangannya, yumna mendatangi emy dan duduk disamping emy dan ikut menonton dengan emy, "Kenapa kau tiba-tiba disini?" tanya emy, "aku juga ingin menonton" jawab yumna lalu kembali menonton.

__ADS_1


__ADS_2