
Sekarang mereka masih berada diruangan pimpinan lin, mereka duduk disofa yang berada diruangan itu, sedangkan pimpinan lin kembali disibukan dengan komputernya, mereka sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing, Raka sibuk dengan kebucinannya pada emy, tian sibuk membujuk yumna sedangkan aryan dan jia mereka berdua sibuk dengan hp mereka masing-masing tanpa mmperdulikan orang-orang disekitar mereka.
Pimpinan lin melihat kearah para anak muda yang berada diruangannya, ia ketika ia melihat kearah jia dan aryan yang bahkan tak berbicara satu sama lain ia tersenyum, ia mengingat masa mudanya dengan nenek jia yang dulu juga seperti itu, mereka hanya berbicara seperlunya dan akan sibuk dengan kegiatan masing-masing tanpa memperhatikan satu sama lain.
Pimpinan lin berdiri dari meja kerjanya dan berjalan kearah para anak muda yang berada diruangannya, "Hey aryan,jia kalian tak berbicara sepatah kata pun sejak tadi, aku melihat kebucinan 2 pasangan ini namun kalian apa yang terjadi dengan kalian?" tanya pimpinan lin, Aryan mengunci layar hpnya lalu melihat kearah pmpinan lin dan tertawa kecil, "Kakek, kau terlalu banyak berpikir" jawab aryan, "Iya aryan benar kakek terlalu banyak berpikir, kami baik-baik saja" ucap Jia angakat suara, tian,raka,yumna dan juga emy bertatapann bingung, "Kalian sudah berbaikan?"tanya yumna dengan polosnya.
__ADS_1
Jia menatap heran yumna,"Berbaikan? kami memang tak pernah punya masalah" ucap tenang dan tertawa kecil, aryan menatap jia sebentar lalu menunduk ia memaksakan dirinya untuk tersenyum lalu kembali fokus dengan hpnya sekekali ia melirik kearah jia.
"Baiklah kalau begitu kalian boleh pulang dan beristirahat, dan besok kalian harus kesini kita akan membahas kasus yang harus kalian pechkan" ucap pimpinan lin, "Baik kakek terima kasih,Jia pulang ya" ucap jia berpamitan lalu keluar lebih dulu dari yang lain, semua yang berada diruangan itu kebingungan lalu menyusul jia, "kami pulang dulu ya kek" ucap yumna dan emy lalu menyusul jia yang sudah lebih dulu pergi.
Yumna keluar dari mobil lalu berdiri didepan mobil, ia melambaikan tangan pada 3 pria yang baru saja keluar dari kantor pimpinan lin, ketiga pria itu pun mendatangi yumna, "ada apa?"tanya tian pada yumna, "Mobil kami tiba-tiba mogok, kau bisa mengantarku pulang?" tanya yumna, "Tentu saja baby aku pasti akan mengantarmu" jawab tian dengan semangat.
__ADS_1
Emy dan Jia pun keluar dari mobil, "kau bisa mengantarku kan?" tanya Emy pada Raka, "Tentu saja aku selalu bisa mengantarmu" jawabnya dengan nada menggoda, Jia hanya diam dia sibuk memainkan hpnya, "Aryan kau bisa mengantar Jia kan?" tanya Emy dengan hati-hati, "Tidak perlu aku akan cari taksi" ucap jia.
Aryan menatap Jia lalu mengangguk pelan, "Tapi disini jarang ada taksi" ucap Emy, "Benar taksi online juga sangat jarang mengambil pesanan disini karena terlalu jauh dari pusat kota" ucap yumna, "Aryan kau bisa mengantarnya kan?" tanya Yumna, Aryan hanya mengangguk tanpa menjawab.
Emy dan Yumna menggelengkan kepala melihat hal itu, "Kalian bilang tidak punya masalah tapi kalian bahkan tak berbicara sama sekali" ucap yumna.
__ADS_1