3 BEAUTIFUL DETECTIVE

3 BEAUTIFUL DETECTIVE
Pria Ramah


__ADS_3

Sekarang jia telah sampai didepan markasnya ia turun dari motor aryan ,ia sedikit canggung karena pria yang dulu membentaknya bahkan sempat tak mengizinkannya bertemu dengan anak angkatnya, tiba-tiba berubah menjadi sangat ramah bahkan ia sendiri yang membawa Jia untuk bertemu dengan anaknya.


"Kamu mau mampir dulu?" tawar Jia pada pria yang masih duduk dimotornya, Pria itu turun dari motornya dan tersenyum, "Kamu benar-benar akan mampir?" tanya Jia terkejut,"Bukankah kamu yang menawarkannya? Kamu tidak ingin aku mampir?" tanya Aryan balik, "Em silahkan masuk" ucap Jia tergugup baru kali ini ia tak bisa menjawab pertanyan dari orang yang bertanya kepadanya.


Jia berjalan masuk kedalam markas diikuti oleh Aryan, ketika mereka sampai diruang tamu,mereka disambut dengan tatpan curiga dari ke 4 teman mereka, "Dari mana saja kalian? bukankah seharusnya kalian berdua lebih dulu sampai kemarkas?" ucap Emy menggoda dua insan yang sekarang benar-benar bingung dan gugup didepan mereka.

__ADS_1


Aryan pun akhirnya buka suara, "Tadi kerumah sebentar Abram rindu pada Jia"Ucapnya,"Teman bukankah kau tidak mengizinkan Jia untuk bertemu dengan anakmu? Kau sekarang berubah pikiran?" Goda Raka pada Aryan, "Bukan begitu, Abram terus merengek ingin bertemu dengan Jia aku tidak bisa melihatnya sedih" ucap Aryan mencari alasan.


"Kau kira aku anak-anak?" ucap Raka tersenyum sinis membuat Aryan tersudut,"Teman jangan berpikir sembarangan, aku hanya membuat anakku senang apakah salah?" tanya Aryan membuat alasan agar tak terus disudutkan oleh teman-temannya, "Teman langkah mu sekarang sudah bagus, kau harus memperjuangkannya sebelum direbut oleh orang lain" ucap Tian yang menyela, "Yang Tian katakan itu benar kau harus memperjuangkannya"Ucap Raka lalu tertawa melihat Aryan yang terlihat kesal.


Jia merasa ia sudah cukup menghilangkan lelahya dikasur lalu ia bangun dan keluar dari kamar, ia melihat suasana yang tak ingin ia lihat, Kedua temannya kini bermesraan didepannya sedang satu pria yang tak asing baginya hanya menatap handphone tanpa memperdulikan kedua pasangan yang sedang bermesraan dihadapannya.

__ADS_1


"Hey apa yang kalian lakukan, kalian tidak ada kerjaan?" tanya Jia pada teman-temannya,"Tidak" ucap mereka serempak membuat Jia menghela napas lalu berjalan dan duduk disamping Aryan yang kebetulan hanya disanalah tempat yang kosong, "Lihat-lihat mereka benar-benar canggung" ucap Raka lalu tertawa diikuti oleh tawa oleh TIan,Yumna dan Emy.


Jia menatap handphonenya dengan seksama walaupun sebenarnya tak ada yang menarik di handphonenya, ia hanya mengalihkan perhatiannya agar tidak menatap pria yang berada disampingnya, Begitu juga dengan pria yang berada disampingnya hanya menyibukkan diri dengan handphone agar tak menatap wanita yang sekarang duduk disebelahnya.


"Apakah kalian besok siap untuk melakukan misi?" Tanya Jia tiba-tiba membuat semua orang yang berada diruangan itu menatapnya, "Aku seperti biasa" ucap Emy dengan senyum manis namun mematikan, "Tentu saja aku siap" ucap Yumna tersenyum, sedangkan Ke 3 pria tampan yang sekarang bersama mereka hanya diam membeku.

__ADS_1


__ADS_2