3 BEAUTIFUL DETECTIVE

3 BEAUTIFUL DETECTIVE
penyelamatan


__ADS_3

Jia masuk ke kamar yang ada dimarkas mereka, lalu ia keluar dengan membawa sebuah kantong, "Apa yang kau bawa?" tanya yumna pada jia, "Kau pegang ini" ucap jia memberikan kantong itu pada roh candra chan yang sedang duduk disamping emy, mereka semua bingung dengan apa yang sedang dilakukan jia namun mereka tak bertanya karena mereka tau apa yang dilakukan jia adalah hal yang pastinya untuk mengembalikan roh atau jiwa candra chan pada raga atau pada badannya, Kantong itu tiba-tiba melayang sebentar lalu jatuh kembali, "Gawat, kau seharusnya tidak disini sekarang, beri tahu aku dimana rumah sakit tempat kau dirawat"ucap jia, "Ada apa?" tanya emy, "Badan candra sekarang ada arwah yang mencoba mengendalikannya, jadi kita harus cepat membuat candra kembali kebadannya" ucap jia lalu bergegas keluar dari rumah diikuti juga oleh yang lainnya.


Mereka semua mengikuti arahan dari roh candra chan, akhirnya mereka sampai disebuah rumah sakit besar jia langsung turun dan mengikuti chan yang ia sampai didepan depan kamar vip yang memang khusus untuk orang-orang penting, ketika jia ingin membuka pintu, pintu itu ditahan oleh seseorang, "Apa yang kau lakukan? kau siapa?" tanya orang itu, "Saya jia teman chan" ucap jia yang terburu-buru, "Benarkah? apa kata sandinya?" tanya orang itu,n jia menatap roh candra chan yang berdiri dibelakang orang itu, candra chan mengatakan "Kodok dibelakangmu" awalnya membuat jia bingung namun roh candra chan menyuruhnya mengatakan kata itu, "Kodok dibelakangmu" ucapnya, "Baiklah, perkenalkan saya lucas chan adek sekaligus manajer candra chan" ucapnya memperkenalkan diri, "Saya jia temannya candra chan" ucap jia.

__ADS_1


Lucas chan mempersilahkan jia masuk, "Kata-kata bodoh apa yang baru saja ku ucapkan jia menatap sinis roh candra yang berada di depanya, "Kau tau? chan adalah nama ayahku, kau memang benar-benar mirip temanku, adekku sampai tak mengetahui kalau kau hanya berpura-pura menjadi temanku" ucapnya, "Dasar gila" ucap jia lalu mendekati tubuh candra chan yang berbaring di ranjang rumah sakit, ia memegang ibu jari candra chan dan keluar sesuatu, "Kau dukun?" tanya candra chan pada jia, "Dukun kau bilang? aku adalah detektif, lagi pula tidak ada dukun secantik aku" ucap jia kesal, "Hm terserah padamu, "Cepat bantu aku kembali kebadanku" ucap candra chan, "Duduk diatas badan mu" ucap jia, candra chan pun mengikuti apa yang diperintahkan oleh jia ia duduk diatas badannya, lalu jia mengambil air yang berada di samping ranjang candra lalu memasukan semacam kayu kedalamnya lalu meminumkanya pada candra, dan akhirnya roh candra masuk kembali ke raganya, iya bangun lalu berbicara pada jia, "Ah akhirnya aku kembali, terima kasih jia" ucapnya jia mengangguk lalu ia keluar dari ruangan candra dan memberi tahu adik candra bahwa candra sudah siuman.


Lucas yang mendengar yang disampaikan oleh jia pun masuk dan juga menarik jia masuk kembali kedalam ruangan candra chan, "Kenapa kau menarikku masuk lagi"ucap jia kesal, "Kau tak mau berpamitan dulu?" tanya lucas pada jia, jia menatap lucas lalu menatap cndra yang duduk ditempat tidur lalu pergi ketika ia membuka pintu ruangan ia tekejut karena aryan berada didepan ruangan, "Apa yang kau lakukan disini?" tanya aryan pada jia, "Aku datang untuk menjenguk chan" jawab jia gugup, "Kau mengenal candra?" tanya aryan lagi, "Tentu saja siapa yang tak kenal dengan candra chan? penyanyi muda top tanah air" ucap jia tersenyum ragu, "Tapi bagaimana bisa kau diizinkan masuk?" tanya aryan penasaran, "Hey ayran kenapa kau berdiri disana? masuklah" ucap candra yang menyela mereka berdua.

__ADS_1


Ketika jia berada tepat didepan rumah sakit tiba-tiba ia mendapatkan telpon dari pimpinan lin, "Jia, cepat kemari dengan semua anggotamu, cukup bersenang-senang sekarang waktunya bekerja" ucap pimpinan lin lalu mematikan panggilannya, Jia langsung bergegas masuk kembali kedalam sesampainya ia diruangan candra ia mengatur napasnya yang terenggah-enggah, "Ada apa?" tanya emy panik ketika melihat jia yang terngah-engah, "Atur dulu nafas mu baru bicara" ucap aryan dengan nada dinginnya, jia menatapnya sebentar lalu langsung berbicara, "Dalam waktu 20 menit harus siap semua, kita harus bergegas kekantor kakek lin" ucap jia, "Bukankah kita masih punya 3 hari?" ucap yumna, "Kau tak ingin kita cepat ganti rumah?" ucap emy, "Apa yang kalian bicarakan?" tanya candra, "Kami harus bekerja"Ucap jia, "Jadi kau benar-benar detektif?" tanya candra pada jia, "Aku dukun, ayo emy, yumna kita sudah ditunggu" ucap jia lalu keluar lebih dulu dari em dan yumna.


Tian. raka dan juga aryan tercengang dengan jawaban jia yang tiba-tiba, namun candra tersenyum lalu mengatakan, "Dia gadis yang unik" ucapnya tersenyum, aryan melempar bungkusan yang ada pada tangannya kewajah candra lalu pergi, "Hey kau kenapa? kau cemburu?" teriak candra namun tak digubris oleh aryan.

__ADS_1


__ADS_2