
Jia berjalan cepat,diikuti oleh Yumna dan Emy dari belakang ia berjalan tanpa menghiraukan orang-orang yang berada disekitarnya, Emy menggapai tangan jia dan menghentikannya, "Perlambat jalanmu, kau bisa terluka jika kau berjalan secepat itu" ucap Emy, "Tenang saja aku tidak akan terluka" ucap Jia tersenyum lalu melanjutkan jalannya, Emy dan Yumna saling menatap lalu menghela nafas dan kembali mengikuti Jia dari belakang.
Jia menatap Emy lalu bertanya "Kau yang menyetir?" tanyanya, "Tentu saja, aku tak ingin mobilku lecet" ucap Emy lalu memasuki mobilnya, Jia menghela nafas lalu masuk kedalam mobil, "Kau tak percaya padaku?" tanya Jia, "Bukan begitu, aku hanya memikirkan mobil ini belum lunas dan juga misi besar kita belum selesai, aku tak ingin pergi terlalu cepat" jawab Emy, "Tenang saja kau tidak akan pergi begitu saja" ucap Jia, "Hey jangan membahasnya lagi aku belum menikah" ucap Yumna, "Tutup mulut mu" ucap Jia lalu memainkan hpnya.
__ADS_1
Mereka tak mengeluarkan sepatah kata pun dan melanujutkan perjalanan mereka menuju kekantor pimpinan Lin, sesampainya didepan kantor seperti biasanya Jia turun lebih dulu dan berjalan cepat keruangan pimpinan Lin, Jia mengetuk ruangan pimpinan Lin lalu membuka pintu dan masuk kedalam ruangan, Jia berdiri tepat didepan meja pimpinan Lin, ia menatap pimpinan Lin dengan tatapan bertanya namun pimpinan Lin tidak memberi Jia jawaban ia hanya tersenyum pada jia, jia mengrenyitkan dahinya lalu bertanya pada pimpinan lin, "Kakek kau mempermainkanku?" Pimpinan lin tertawa kecil lalu menjawab jia dengan santai, "Aku hanya mengecek sesigap apa kalian akan datang ketika ku panggil" lalu pimpinan lin bangun dari tempat duduknya dan berjalan kearah jia.
Jia tersenyum lalu mengatakan, "Apakah kami sudah termasuk kedalam detektif yang terbaik?" tanya jia, "Hm kalian memang sigap namun kamu, seharusnya kamu menunggu teman-teman mu bukan meninggalkan mereka, "Ucap pimpinan lin, "Kakiku lebih pencek dari mereka, jika aku menunggu mereka aku akan tertinggal" jawab jia, "kau sangat cepat saat berjalan kau tak akan tertinggal oleh mereka" ucap pimpinan lin, "Baiklah lain kali saya akan menunggu mereka" ucapnya, "Bagus kau harus menghilangkan sifat tergesa-gesa mu itu akan membuatmu tidak fokus" ucap pimpinan lin.
__ADS_1
"Kalian tega sekali meninggalkanku" ucap yumna yang baru tiba, "Kau dari mana saja ?" tanya emy pada yumna, "Tadi aku dicegat oleh salah satu karyawan pimpinan lin, dia mengajakku berkenalan" ucap yumna tersipu, "Karyawan? dari bidang apa?" tanya pimpinan lin, "Entahlah dia sangat tampan" jawab yumna malu, "Sepertinnya Mata karyawan itu sedang bermasalah" ucap pimpinan lin, "Kakek maksudmu aku jelek?" tanya yumna, "Tidak kau cantik tetapi gayamu itu yang membuatku kesal" jawab pimpinan lin, "Hah?" yumna tak mengerti dengan apa yang baru saja di katakan pimpinan lin, "Sudahlah kalian bertiga duduk istirahat, aku akan menghubungi 3 polisi itu apakah mereka sesigap kalian" ucap pimpinan lin.
Pimpinan Lin mengambil handphone nya lalu menghubungi 3 polisi tampan.
__ADS_1