3 BEAUTIFUL DETECTIVE

3 BEAUTIFUL DETECTIVE
Jhonny? Jhonny?


__ADS_3

Yumna melihat jam yang melingkar ditangan indahnya, lalu melihat ke handphonenya, "Kemana Tian,Raka dan Aryan?" ucapnya, "Mungkin masih mencari berkas" ucap Emy, Jia juga melihat Handphone yang tergeletak diatas meja, ia mengambil handphone itu dan mencari sebuah kontak lalu menghubunginya.


"Hallo, Kalian dimana?" tanya Jia pada orang yang ia hubungi.


"Kami masih mencari berkas, karena kasus ini sudah terlalu lama, berkasnya sudah tertumpuk digudang" jawab seseorang.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu,kalau kalian tak menemukannya, kembali saja kami sudah mempunyai lumayan banyak berkas dan file" ucap Jia lalu mematikan sambungan telpon.


******************


Pov Aryan

__ADS_1


Aryan dan Tian pun mendekat kearah Raka dan melihat apa yang ditemukan oleh Raka, "Jhonny? Jhonny?" ucap Aryan menyebutkan nama yang tertulis sambil terheran, "Yes papa" Jawab Tian tiba-tiba membuat Raka tertawa, "Kau bisa serius sedikit?" ucap Aryan yang mulai terlihat kesal dengan tingkah sahabatnya, "Orang ini sepertinya tidak asing" Ucap Raka, "Kau benar namun entah dimana aku melihatnya" jawab Aryan membenarkan ucapan Raka.


Tian pun memperhatikan Foto orang tersebut, "Hm kalian benar, aku juga merasa orang ini tidak asing" ucap Tian, mereka bertiga memperhatikan foto orang yang tak asing bagi mereka namun mereka tidak tau dimana mereka melihat orang tersebut, "Sudahlah, lebih baik kita cepat kembali dan memberikan ini kepada 3 wanita itu, atau nanti mereka akan marah-marah" ucap Raka mengambil semua berkas yang bersangkutan dengan kasus lalu keluar dari ruang penyimpanan diikuti oleh 2 sahabatnya.


Mereka semua bergegas kembali kemarkas 3 detective, sesampai dimarkas 3 detective Raka mengetuk pintu dengan tak sabar, tok..tok.. tok.. "Cepat buka, kami menemukan hal yang mengejutkan" ucap Raka yang tak sabar, "Kalian tidak bisa mengetuk dengan pelan hah?" ucap Yumna kesal dengan tingkah Pria yang berada didepannya, Namun sepertinya Raka tidak mendengarkan Yumna, ia berjalan masuk bahkan menyingkirkan Yumna dengan tanganya.

__ADS_1


Yumna terkejut dengan hal tersebut lalu berteriak pada Raka, "Kau kasar sekali, Emy aku tak setuju kau dengan Raka" Raka yang mendengar pun berbalik, "Kau yang menghalangi jalan" ucapnya lalu melanjutkan jalannya menuju 2 wanita yang memperhatikannya sejak tadi, "Aku menemukan ini" ucap Raka memberikan berkas yang ia pegang pada Emy ,Emy pun membuka amplop dan menatapnya dengan mata berbinar, "Kerja bagus, kita menemukan alamatnya" ucap Emy dengan girang dan memeluk Jia.


Raka yang melihat ekspresi Emy pun betnya-tanya apa yang dimaksud oleh Emy, "Kalian sudah tahu tentang Jhonny?" tanya Tanya Raka, "Tentu saja pencari informasi kami lebih capak dibanding kalian" Jawab Jia,"Ya siapa dulu yang nyari? Yumna gitu loh" ucap Yumna dengan bangga, "Tapi kau tidak menemukan Alamatnya kan" ucap Raka lagi, "Itu karena banyak yang punya nama Jhonny, aku bingung harus mencatat yang mana" balas Yumna tidak mau kalah, "Tidak usah mencari alasan, kau tidak terlalu hebat" ucap Raka membuat Yumna kesal.


__ADS_2