
Jia mengerutkan keningnya lalu berbalik ketika dia berbalik ia terkejut dengan 4 orang yang berdiri dibelakangnya yang menatapnya dengan tatapan curiga, "Sebenarnya kau menyukai siapa?" tanya tian, "Aku menyukaimu" ucap jia lalu masuk kedalam rumah, "Hey sebentar kenapa kau suka padaku?" teriak tian mengejar jia, "Hey tian kau cari mati?" teriak yumna yang mengikuti tian, "Kau benar menyukaiku?" tanya tian pada jia yang duduk depan tv,"Kau kira aku buta?, aku hanya bercanda" ucap jia, "Baguslah aku takut kau dan yumna bertengkar hanya gara-gara aku" ucap tian, "Apa maksudmu?" tanya jia, "Em itu aku dan yumna" ucapnya melihat kearah yumna, "Kalian pacaran?" tanya jia, tian mengangguk, "Yumna kau yakin berpacaran dengannya?" tanya jia meyakinkan yumna, "Em aku pun masih belum yakin" jawab yumna, "Apa maksudmu?" ucap tian berdiri di samping yumna yang tertawa kecil.
__ADS_1
Jia melihat kearah pintu lalu memberi isyarat agar semuanya diam, "Ada apa?" tanya raka melihat kearah yang dilihat oleh jia, "Sepertinya ada seseorang yang datang" ucap jia, "Kau yakin?" tanya teman hantu emy, "Hey jelek jangan muncul tiba-tiba" ucap jia menatap tajam kesampingnya, raka dan tian saling bertatapan lalu mendekat ke emy dan juga yumna, "Apa kau tertekan karena kata-kataku?" tanya tian pada jia, "Aku beritau sekali lagi jangan mengagetkanku lagi, atau kau akan ku kurung" ucap jia lagi, tian dan raka menatap kearah jia yang seperti sedang bertengkar dengan seseorang, "Apa dia sedang sakit?" tanya raka pada emy, "Dia sedang berbicara dengan temanku" ucap emy, "Teman?" tanya raka, emy tersenyum sambil menatap kearah raka yang masih bingung dengan yang diucapkan emy, "Tadi siapa dipintu?" tanya jia pada teman hantu emy, "Itu kau yang memanggilnya" jawabnya pergi duduk kesofa, "Siapa? aku tidak memanggil siapa pun" ucap jia mengikuti teman hantu emy, "Kau akan tau nanti" ucapnya lalu pergi, "Hey aku belum selesai, hey jelek kenapa kau pergi" ucap jia.
__ADS_1
Jia,emy dan yumna bertatapan lalu tertawa, "Baik aku akan menjelaskan" ucap emy, raka dan tian pun mendengarkan dengan seksama penjelasan dari emy, "Jadi kami itu detektif, bukan hanya mencari bukti dari apa yang kami lihat tapi juga mencari bukti dengan cara menanyakan apa yang sebenarnya terjadi ditempat itu pada makhluk yang berada disana" ucap emy, "Pantas saja kalian sangat direkomendasikan oleh pimpinan untuk menyelesaikan kasus besar, apa kah orang lain tau tentang ini?" tanya raka, "Tak ada" jawab emy tersenyum.
__ADS_1