
Jia membaca semua data dengan teliti, menemukan sesuatu yang mencurigakan, "Emy bukankah tadi kamu bilang tidak ada saksi?" tanya Jia, "Ya benar diberkas warna kuning mengatakan begitu" jawab Emy, "Coba lihat diberkas ini,dikatakan ada satu orang saksi mata, bernama Jhonny, umur 23 tahun, kasus ini terjadi 30 tahun yang lalu, jika pak jhonny masih hidup, beliau berumur 53 tahun" Ucap Jia.
Mereka saling bertatapan, "Yumna cepat cari informasi tentang Pak Jhonny" ucap Emy yang, "Siap" jawab Yumna langsung mencari semua informasi yang berkaitan dengan Jhonny saksi dari kasus 30 tahun yang lalu, "Jia,Emy, bukankah ini pria yang yang berfoto bersama kakek Lin?" ucap Yumna, Emy dan Jia pn bergegas mendendatangi Yumna dan melihat apa yang Yumna dapatkan.
__ADS_1
"Screenshot Screenshot" ucap Emy, "Ngapain screenshot, download kan bisa" Ucap Yumna, "Ya udah download" ucap Emy, "Dimana 3 Pria tadi?" tanya Jia,"Ntahlah mungin masih mengumpulkan semua berkas yang berkaitan dengan kasus" jawab Yumna yang masih sibuk mencari sebuah artikel yang mungkin bisa ia temukan, "Sepertinya hanya kakek Lin yang bisa kita tanyai dimana alamat rumah pak Jhonny"Ucap Jia, "kamu benar, hanya kakek Lin satu-satunya yang harus kita selidiki juga" sambung Emy.
Jia menatap Emy lalu bertanya, "Apa kakek Lin boleh kita curigai?" Emy menatap balik Jia dan mengangguk pelan, "Oh ya jangan beri tahu Kakek Lin tentang orang ini" Ucap Jia, "Em memang lebih baik begitu, tapi apakah 3 pria itu harus kita beri tau?" tanya Emy, "Iya beritau mereka, tapi mereka juga harus merahasiakannya" Jawab Jia, "Hm aku akan menghubungi mereka agar mereka lebih cepat kesini" ucap Emy.
__ADS_1
Yumna masih sibuk dengan laptopnya, mencari informasi yang berkaitan dengan Jhonny, "Yumna sudah istirahatlah sebentar"ucap Jia yang khawatir meliht Yumna yang hampir seharian beradapan dengan laptopnya, Yumna menhadap kearah Jia lalu mengangguk ia mematikan laptopnya lalu duduk disamping Jia dan bersandar.
Emy tertawa kecil melihat Yumna yang kebingungan, "Dia tidak akan merasa kalau kamu sedang menyindirnya" ucap Emy, "Bnear dia memang Balok es" ucap Yumna menggeleng, "Kalian membicrakan apa?"tanya Jia, "Kami sedang menggosipkan kutub utara" jawab Yumna dengan nada sinis, "Memang ada apa dengan kutub utara?" tanya Jia lagi, "Ada Icha dan Tapasya disana" Jawab Yumna lagi.
__ADS_1
"Itu Utarran bukan Utara" ucap Jia, "Hah? terserahku saja aku ingin Icha dan Tapasya disana" ucap Yumna, "Kau ada salah makan? atau oper dosis?" ucap Jia meletakkan tangannya didahi Yumna, "Sudahlah sana pergi" ucap Yumna, "Ada apa dengan Yumna?"tanya Jia pada Emy, "Hm biasa suasana hatinya sedang tidak bagus" Jawab Emy, Jia hanya mengangguk mengerti, Jika suasana hati Yumna sedang tak bagus semua yang dilakukan orang disekitarnya pun serba salah.
Jia menunggu 3 Pria yang ia suruh untuk mengumpulkan berkas dan file namun tidak ada kabar yang datang entah dimana 3 Pria itu berada sekarang.
__ADS_1