3 BEAUTIFUL DETECTIVE

3 BEAUTIFUL DETECTIVE
Pria misterius


__ADS_3

Mereka berenam mengikuti jejak kaki tersebut hingga sampai kesebuah ruangan, mereka memerhatikan semua keseluruh ruangan Yumna melihat sseperti seseorang yang sedang bersembunyi dibalik meja kerja yang masih lengkap dengan komputer dan peralatan lainnya, Yumna berjalan pelan dan ia dikejutkan dengan keberada seorang pria dibalik meja itu.


"OMG siapa kamu?" teriak Yumna membuat semua orang bergegas kearahnya, Pria yang berada dibalik meja itu pun bangun dan ketakutan ketika melihat Yumna dan teman-temannya.


"Siapa kamu?" tanya Jia mendekati pria yang terlihat ketakutan itu, Jia berjalan pelan mendekati Pria itu, namun tangan Jia ditahan oleh Aryan karena Aryan khawatir Pria itu akan melakukan hal yang berbahaya pada Jia.


"Ini dimana?" Tanya Pria itu menatap takut pada Jia.


"Sebentar?, Bagaimana kamu bisa..., Jangan-jangan jejak kaki itu milik mu?" Tanya Jia menunjuk jejak kaki yang tadi mereka ikuti, Pria itu mengangguk dan memberanikan diri mendekat kearah Jia, Aryan yang melihat langsung menarik Jia kebelakangnya.


"Apa yang mau kau lakukan?" tanya Aryan pada pria tersebut.


"Tidak ada aku hanya merasa dia tidak berbahaya" Jawab Pria itu lalu mundur kembali.


"Kami memang tidak berbahaya, tapi kamu lah yang berbahaya" ucap Aryan menatap pria itu dengan tatapan tajam.


"Aku hanya manusia biasa, tidak membahayakan" Jawab Pria itu dengan polosnya.


"Tapi tetap saja kau mencurigakan"Ucap Aryan,.


"Sudahlah Jangan bertengkar" Teriak Jia membuat Aryan dan Pria tersebut terdiam.

__ADS_1


"Bagaimana kamu bisa sampai disini?" tanya Emy menatap heran Pria itu.


"Aku juga tidak tahu bagaimana aku bisa sampai disini, tadi aku sedang berjalan menuju ruanganku kenapa tiba-tiba semuanya berubah" ucap Pria itu bingung.


"Ruanganmu? TIba-tiba berubah? apa maksud mu?" tanya Raka.


"Sebelumnya aku sedang membawa berkas yang ku ambil dari sekretaris, dan berencana membawa berkas itu keruanganku, lalu saat aku sedang fokus membaca berkas yang ku pegang, tiba-tiba saja seperti aku menembus sesutu lalu aku sampai disini, tempat ini persis bangunan perusahaan ku tetapi kondisinya sangat jauh berbeda, bangunan ini seperti sudah lama tidak dijamah seseorang" Ucapnya kebingungan.


"Sebentar jadi maksudmu kamu berteleportasi?" Tanya Raka.


"Hm aku juga kurang yakin" jawab pria itu.


"2022" Jawab Pria itu.


"Hm berarti bukan time travel" Ucap Tian.


"Jangan-jangan kamu dari dunia parallel" Ucap Yumna.


"Benar jangan-jangan dia dari Duni Parallel" Ucap Tian.


"Benar bisa jadi begitu" ucap Jia.

__ADS_1


"Bagaiman caranya aku kembali? Apakah kamu tau caranya?" tanya Pria itu pada Jia.


"Bagaiman aku bisa tau, aku belum pernah pergi Ke Dunia lain" jawab Jia.


"Kalau begitu bagaimana aku bisa pulang? Aku tidak kenal siapa pun disini, dan sekarang aku merasa lapar" Ucapnya menatap kearah Jia.


"Kau lapar?" tanya Yumna.


"Hm aku lapar" jawabnya mengangguk.


"Kalau begitu ayo kita beli makan" ucap Yumna.


"Tunggu dulu kita baru bertemu dengannya,bahkan nama pria ini saja kita belum tau" ucap Tian menahan Yumna.


"Tenang saja menurutku dia Pria baik, siapa namamu?" ucap Yumna lalu bertanya pada pria tersebut.


"Nama ku Refan" ucap Refan mengulurkan tangannya pada Yumna namun dijabat oleh Tian yang mulai cemburu.


"Refan, aku Tian pacar Yumna" ucap Tian menatap Refan dengan tatapan mengerikan.


"oh iya" ucap Refan melepaskan tangannya yang sedang direemas keras oleh Tian.

__ADS_1


__ADS_2