Abi untuk Ami [Completed]

Abi untuk Ami [Completed]
chapter 19


__ADS_3

Abi setuju dengan pendapat Tante Mella. "Cari laki-laki lain aja, Tan. Cantik-cantik gini masa ngambil punya


arang"


"Pinter kamu, Hon." Tante Mella mencolek dagu Abi. "Kita samperin, yuk?"


*Tante aja, Abi tunggu di sini." Bukan tanpa alasan Abi menolak. Yang benar saja, di sana ada Ami. Apalagi


Ayahnya Ami sudah tau wajah Abi, bisa-bisa Ami dilarang bergad lagi. Dan Abi kehilangan berlian berharganya


"Ngikut aja, nggak pa-pa. Nanti kalau Tante khilaf godain suami orang gimana?"


Dengan pasrah Abi mengikuti Tante Mella. Biarlah, kalau hilang kacung seperti Ami juga tidak apa-apa, masih


banyak lagi yang bisa dimanfaatkan, pikir Abi.


"Selamat malam, Mr dan Ms Johnson?" sapa Tante Mella ramah.


"Malam," jawab Andrew dan Alea serempak, mereka menerima uluran tangan Tante Mella.


setelah menemukan yang pas. Tante Mella membayar dan mereka langsung menuju ke hotel, tempat pesta


diadakan.


Memasuki ballroom, Tante Mella mengamit lengan Abi. Jangan lupakan jas pilihan Tante Mella yang sangat pas di


tubuh Abi, bahkan Abi berkali-kali lipat lebih tampan dan gagah. Hampir semua wanita menatap terang-terangan

__ADS_1


dengan tatapan lapar dan tertarik.


Tante Mella mengajak Abi menyapa pemilik pesta, lalu menyapa rekan-rekan bisnisnya. Setelah hampir setengah


jam mengobrol, Tante Mella mengambilkan minuman untuk Abi. "Nih, jus jeruk untuk brondong manis seperti


kamu." Abi terkekeh menerimanya lalu mengucapkan terima kasih.


"Lihat itu, Bi." Tante Mella meneguk koktailnya lebih dulu. "CEO J Group. Tampan dan gagah, seperti itu tipe


Tante. Tapi sayang, sudah punya pawangnya. Sialnya lagi, dia terlihat bahagia."


Abi mengikuti arah pandangan Tante Mella. Abi kira dia tidak akan terkejut karena Abi tau J Group yang disebut


pasti Ayahnya Ami. Tapi yang membuat Abi terkejut karena Ami juga ada di situ, dengan Ibu dan Adiknya.


"Doublesial lagi, Bi." Pandangan Abi kembali pada Tante Mella. "Istrinya cantik dan terlihat masih muda tanpa


Abi setuju dengan pendapat Tante Mella. "Cari laki-laki lain aja, Tan. Cantik-cantik gini masa ngambil punya


orang?"


"Pinter kamu, Hon." Tante Mella mencolek dagu Abi. "Kita samperin, yuk?"


"Tante aja, Abi tunggu di sini." Bukan tanpa alasan Abi menolak. Yang benar saja, di sana ada Ami. Apalagi


Ayahnya Ami sudah tau wajah Abi, bisa-bisa Ami dilarang bergaul lagi. Dan Abi kehilangan berlian berharganya.

__ADS_1


"Ngikut aja, nggak pa-pa. Nanti kalau Tante khilaf godain suami orang gimana?"


Dengan pasrah Abi mengikuti Tante Mella. Biarlah, kalau hilang kacung seperti Ami juga tidak apa-apa, masih


banyak lagi yang bisa dimanfaatkan, pikir Abi.


"Selamat malam, Mr dan Ms Johnson?" sapa Tante Mella ramah.


"Malam," jawab Andrew dan Alea serempak, mereka menerima uluran tangan Tante Mella.


Ami yang tadi sibuk mengobrol dengan Alan kini menoleh dan terkejut menemukan Abi berada di pesta. Untuk


beberapa saat, Ami ternganga karena penampilan Abi, tapi buru-buru Ami menguasainya. "Kak Abi? Kok bisa di


sini?"


Tante Mella, Andrew, dan Alea menatap Abi dan Ami bergantian. Abi hanya meringis pelan lalu menjawab,


"Nemenin Tante Mella."


"Maaf? Kalau boleh tau, anak ini siapanya Anda?" tanya Alea pada Tante Mella.


Abi pasrah saja jika Tante Mella mengatakan kalau Abi simpanannya. Pandangan Abi beralih pada Ami, cewek


mungil itu terlihat makin imut dengan dress berwarna soft pink dan open-toe high heels senada.


Tente Mella tersenyum sensual lalu menjawab, "Ponakan jauh saya."

__ADS_1


*твс


See you next part..


__ADS_2