![Abi untuk Ami [Completed]](https://asset.asean.biz.id/abi-untuk-ami--completed-.webp)
Abi setuju dengan pendapat Tante Mella. "Cari laki-laki lain aja, Tan. Cantik-cantik gini masa ngambil punya
arang"
"Pinter kamu, Hon." Tante Mella mencolek dagu Abi. "Kita samperin, yuk?"
*Tante aja, Abi tunggu di sini." Bukan tanpa alasan Abi menolak. Yang benar saja, di sana ada Ami. Apalagi
Ayahnya Ami sudah tau wajah Abi, bisa-bisa Ami dilarang bergad lagi. Dan Abi kehilangan berlian berharganya
"Ngikut aja, nggak pa-pa. Nanti kalau Tante khilaf godain suami orang gimana?"
Dengan pasrah Abi mengikuti Tante Mella. Biarlah, kalau hilang kacung seperti Ami juga tidak apa-apa, masih
banyak lagi yang bisa dimanfaatkan, pikir Abi.
"Selamat malam, Mr dan Ms Johnson?" sapa Tante Mella ramah.
"Malam," jawab Andrew dan Alea serempak, mereka menerima uluran tangan Tante Mella.
setelah menemukan yang pas. Tante Mella membayar dan mereka langsung menuju ke hotel, tempat pesta
diadakan.
Memasuki ballroom, Tante Mella mengamit lengan Abi. Jangan lupakan jas pilihan Tante Mella yang sangat pas di
tubuh Abi, bahkan Abi berkali-kali lipat lebih tampan dan gagah. Hampir semua wanita menatap terang-terangan
__ADS_1
dengan tatapan lapar dan tertarik.
Tante Mella mengajak Abi menyapa pemilik pesta, lalu menyapa rekan-rekan bisnisnya. Setelah hampir setengah
jam mengobrol, Tante Mella mengambilkan minuman untuk Abi. "Nih, jus jeruk untuk brondong manis seperti
kamu." Abi terkekeh menerimanya lalu mengucapkan terima kasih.
"Lihat itu, Bi." Tante Mella meneguk koktailnya lebih dulu. "CEO J Group. Tampan dan gagah, seperti itu tipe
Tante. Tapi sayang, sudah punya pawangnya. Sialnya lagi, dia terlihat bahagia."
Abi mengikuti arah pandangan Tante Mella. Abi kira dia tidak akan terkejut karena Abi tau J Group yang disebut
pasti Ayahnya Ami. Tapi yang membuat Abi terkejut karena Ami juga ada di situ, dengan Ibu dan Adiknya.
"Doublesial lagi, Bi." Pandangan Abi kembali pada Tante Mella. "Istrinya cantik dan terlihat masih muda tanpa
Abi setuju dengan pendapat Tante Mella. "Cari laki-laki lain aja, Tan. Cantik-cantik gini masa ngambil punya
orang?"
"Pinter kamu, Hon." Tante Mella mencolek dagu Abi. "Kita samperin, yuk?"
"Tante aja, Abi tunggu di sini." Bukan tanpa alasan Abi menolak. Yang benar saja, di sana ada Ami. Apalagi
Ayahnya Ami sudah tau wajah Abi, bisa-bisa Ami dilarang bergaul lagi. Dan Abi kehilangan berlian berharganya.
__ADS_1
"Ngikut aja, nggak pa-pa. Nanti kalau Tante khilaf godain suami orang gimana?"
Dengan pasrah Abi mengikuti Tante Mella. Biarlah, kalau hilang kacung seperti Ami juga tidak apa-apa, masih
banyak lagi yang bisa dimanfaatkan, pikir Abi.
"Selamat malam, Mr dan Ms Johnson?" sapa Tante Mella ramah.
"Malam," jawab Andrew dan Alea serempak, mereka menerima uluran tangan Tante Mella.
Ami yang tadi sibuk mengobrol dengan Alan kini menoleh dan terkejut menemukan Abi berada di pesta. Untuk
beberapa saat, Ami ternganga karena penampilan Abi, tapi buru-buru Ami menguasainya. "Kak Abi? Kok bisa di
sini?"
Tante Mella, Andrew, dan Alea menatap Abi dan Ami bergantian. Abi hanya meringis pelan lalu menjawab,
"Nemenin Tante Mella."
"Maaf? Kalau boleh tau, anak ini siapanya Anda?" tanya Alea pada Tante Mella.
Abi pasrah saja jika Tante Mella mengatakan kalau Abi simpanannya. Pandangan Abi beralih pada Ami, cewek
mungil itu terlihat makin imut dengan dress berwarna soft pink dan open-toe high heels senada.
Tente Mella tersenyum sensual lalu menjawab, "Ponakan jauh saya."
__ADS_1
*твс
See you next part..