Abi untuk Ami [Completed]

Abi untuk Ami [Completed]
CHAPTER 2


__ADS_3

"Bangsati Lain kali, gue akan balas. Ingat itul" Si Codet dan Si kurus bangkit dan berlari tertatih-tatih.


"Dengan senang hati gue ladeni." Orang yang menolong Ami terkekeh. Setelah puas, dia menoleh dan mendekati


Ami. "Lo nggak pa-pa"


Rasanya Ami akan mimisan di tempat. Superhera yang menolongnya ini begitu ganteng, bahkan lebih ganteng


Captain Amerika. Sweater hitam, jeans panjang robek robek, dan sneakers putih yang terlihat buluk tidak


mengurangi sedikitpun kadar ketampanan laki-laki di depannya ini.


"Ck. lo baik baik saja, kan


Melihat superhero ganteng melambai-lambaikan tangan di depan wajah Ami, cepat-cepat Ami mengerjapkan


mata dan tersenyum canggung. "Eh, i-iya. Ami baik baik saja."


"Bagus kalo gitu, jadi gue nggak bakalan repot lebih jauh lagi" Laki-laki itu langsung berbalik untuk pergi.


*Tunggu, Superherol" Ami berlari untuk menyeimbangkan langkahnya. "Ami mau


apin terima kasih."


"Gue nggak butuh terima kasih"


"Terus butuh apa untuk membalas kebaikan, Superhero


Laki-laki itu menghentikan langkahnya, dia menyamping dan memandangi Ami untuk sejenak. Saat melihat


wajah polos itu, dia langsung menyeringai. "Lo punya uang berapa?"


Dengan tergesa Ami merogoh kantong celananya. "Ami ada uang tiga puluh ribu."


"Bagus, sini kasih ke gue semuanyal"


"lya." Uang itu langsung berpindah pada Si Superhero. "Tapi itu untuk apa?"


"Tanda terima kasih lo untuk gue."

__ADS_1


*Ooo. Mulut Ami membulat, dia mengangguk-anggukan kepala tanda mengerti.


Rupanya Si Superhero tidak satu arah dengan Ami, dia berbelok sedangkan tujuan Ami lurus. Sebelum


kehilangan jejak, Ami berteriak. "Superherol Boleh Ami tau nama kamu?"


Si Superhero menoleh, sudut bibirnya terangkat. "Beleh, asal lo kasih gue uang dua juta."


*Tapi Ami nggak punya uang?"


"Wah, sayang sekali tidak bisa." Ekpresinya dibuat seperti menyesal, lalu dia berbalik dan meneruskan


langkahnya dengan ringan.


Ami terus memandangi punggung Superhero yang semakin mengecil. Dia baru sadar kalau superhero itu tinggi


sekali, bahkan Ami memperkirakan tubuhnya hanya sebatas dada saja.


"Astaga! Mommy pasti nungguin mangganyal" Setelah sadar, Ami menepuk jidatnya pelan. Sedikit berlari, Ami


memeluk kresek mangga muda. Beruntung rumahnya sudah dekat, jadi Ami tidak perlu khawatir kecapean.


mangganyat"


lea keluar dari kamar dengan wajah yang terlihat pucat. "Ami, kamu dari mana saja? Mommy cemas tahu


nggak?" Alea memeriksa seluruh badan Ami, tekut ada yang lecet atau kurang. Setelah dirasa baik-baik saja, Alea


menghela napas lega.


Sedangkan Ami nyengir lebar. "Maafin Ami, Mom. Tadi ada kejadian kecil, jadi Ami sedikit terlambat." Dia


menyerahkan kresek mangga muda pada Alea. "Nih mangga mudarnrya. Masih segar-segar, loh."


Tangan Ami ditarik Alea. Mereka berdua duduk di ruang tamu, mangga muda ditaruh begitu saja di atas meja.


"Kejadian apa? Ceritain sama Mommytanpa terlewat satu katapun!"


"O oh, bu-bukan apa apa kok, Mom" Ami meneguk ludah gugup.

__ADS_1


"Ami, Mommy tau kalau kamu tidak pandai berbohong!"


Sebenarnya Ami tidak mau menceritakan karena Ami tidak ingin membuat Mommynya khawatir. Terlebih lagi


Alea sedang hamil muda. Kata dokter, kandungannya sangat rentan dengan keguguran. Tapi karena terus


didesak, terpaksa Ami menjelaskannya sampai akhir.


Setelah mendengar semuanya, Alea begitu terkejut dan langsung memeluk Ami. "Maafkan Mommy, Sayang.


Maafkan Momuny"


"Tidak apa-apa, Mom"


Alea menguraikan pelukannya. "Yasudah, sekarang kamu isrtirahat dulu. Pasti kamu kaget dengan kejadian tadi."


Tanpa membantah, Ami langsung berdiri, dia menaiki tangga menuju kamarnya. Semenjak hamil anak ke tiga


Andrew memutuskan untuk memindah kamar meroka ke lantai satu, sedangkan kamar lantai dua di isi oleh Ami


dan Alan adiknya.


Ami membaringkan tubuhnya di kasur, matanya memejam dan kembali terbuka. Ami memandangi langit langit


kamar dan tersenyum saat langit-langit bercat putih itu berubah jadi wajah seseorang, dan itu wajah


superheronya. Sepertinya Ami benar-benar love at the first sight


"Baiklah, Superhero. Karena Ami sudah bersumpah, maka Ami akan membuat Superhero jadi pacar Ami. Tunggu


sajal"


«твс


Aku paling suka kalau buat cerita ada castnya, biar lebih mudah ngebayangin aja gitu


Ini untuk cast Ami


__ADS_1



__ADS_2