Absolutely Void God System

Absolutely Void God System
Menyenangkan


__ADS_3

Merasa tidak ada satupun makhluk hidup yang dilihatnya, ia langsung turun ketanah dalam hutan untuk memancing makhluk itu keluar, lalu ia melihat kesekitar, dan berteriak "BONCEL KELUAR KAU"


Baru beberapa saat ia berteriak, tiba tiba Rei merasakan sesuatu yang datang dengan kecepatan Suara yang menyerangnya langsung, untung saja Reflek Rei bagus jadi bisa menghindarinya dengan meloncat keatas.


"Sialan kau boncel botak"Teriak Rei kaget karena kecepatannya tidak bersuara.


Rei melihat makhluk dibawahnya sedang menatap dirinya dengan tajam, ia lalu menutup mata menyuntikan 3 kali energi kedalam matanya, dan membuka mata lagi terlihat sekarang mata merah darah berpola Rumit.


Ia langsung turun setelah mengaktifkan mata sharingan, ia juga sengaja memakai mata sharingan agar bisa melihat kecepatan makhluk itu.


Baru bebrrapa detik menginjak tanah, makhluk itu menyerang kembali, dia menyerang Rei membabi buta tanpa ampun, bahkan kecepatan serangannya tidak terlihat jika dirinya tidak memakai Mata Sharingan.


Rei terus menerus menghindari serangan dari makhlut itu karena dirinya tidak diberi waktu untuk menyerang jika Makhluk itu masih bisa menahan kecepatannya, tetapi ia tersenyum lebar melihat kecepatan lawannya.


Ia langsung loncat kebelakang terlebih dahulu untuk mengambil 'Energy Sword' di inventory nya, baru bebarapa detik memegang pedang, makhluk itu sudah ada dihadapan dalam satu nafas.


"Arghhh hahahahaha"Ucap Rei karena perutnya terkena serangan tangan dari Belati Makhluk itu sedikit lebar, tapi langsung beregenerasi kembali, lalu ia tertawa sambil beradu serangan dengan makhluk itu.

__ADS_1


Mereka berdua saling menyerang dengan kecepatan cahaya yang tidak bisa dilihat oleh mata, mungkin Penyihir Rank S juga tidak bisa melihatnya.


"HAHAHAHAH AYO SERANG LEBIH KUAT"Teriak Rei tidak peduli dengan banyak luka di tubuhnya yang beberapa kali terkena serangan dari makhluk itu, bahkan bajunya berwarna merah karena darah, dan banyak sobekan, luka ia juga langsung di sembuhkan oleh 'Skill:Regenerasi Instan'.


Baik Rei maupun lawannya tidak memperdulikan semua luka yang ada di tubuhnya, mereka selalu menyerang secara membabi buta, mereka selalu berpindah pindah tempat karena kecepatannya, banyak pohon yang terbelah, banyak angin yang bertiup kencang karena kecepatan mereka, bahkan kecepatannya melebihi 1 nafas mereka.


'Flash Dance'


Saat menggunakan Skill itu permainan pedang Rei semakin cepat melebihi kecepatan suara sampai Makhluk itu tidak bisa terus menerus bertahan dari serangan Rei karena tidak bisa melihat serangan itu.


Jika Terlihat dari mata orang biasa sudah dipastikan Rei seperti menari karena tidak melihat setiap serangan pedangnya, hanya bisa melihat tubuhnya yang seperti menari dengan sangat indah.


Melihat lukanya tidak tertutup Rei langsung menggunakan kecepatan penuh bahkan menggunalan 'Sword Skill:10.000 Dark Rain', tiba tiba di seluruh hutan menjadi sangat gelap, bahkan sampai mencapai beberapa kota semua pedang itu menutupi langit.


Rei mengeluarkan Skill itu sambil terus menerus menyerang Makhluk itu, ia juga bertahan menyerang lalu melemparkan beberapa pedang gelap kearah Makhluk itu agar menganggu fokusnya.


saat Ia melihat ada celah dari makhluk itu karena lebih fokus menghindari pedang gelapnya, ia langsung memotong satu tangan dari makhluk itu agar kekuatan pertempurannya semakin berkurang.

__ADS_1


Setelah memotong tangannya, makhluk itu hanya menyerang Rei dengan satu tangan membuat setiap serangannya semakin banyak celah.


Dengan sangat mudah Rei memotong satu tangan dari makhluk itu lagi, lalu menebas kakinya agar tidak bisa kabur dari hadapannya.


Melihat Makhluk itu sudah terbaring lemas, Rei juga membaringkan diri sambil tersenyum bahagia karena sangat menikmati pertarungannya, ia mengatur nafasnya dulu.


"Huffttt sialan ini sangat menyenangkan,,, hahhh,,hahhh"Ucap Rei sambil mengatur nafas, ia tidak memperdulikan banyak sayatan dari tubuhmya, bahkan tidak beregenerasi.


Merasa nafasnya sudah teratur, ia langsung berdiri melihat makhluk itu yang sudah mati karena kedua tangan, dan kakinya sudah dipotong olehnya.


Rei langsung menyimpan semua tubuh makhluk itu ke inventory sebagai Bukti penyelesaian pencariannya, ia juga membawa kedua tangan, dan kaki yang sudah di potong itu.


Setelah menyimpan semua tubuh dari Makhluk itu kedalam inventory, lalu ia melesat ketempat Pria Berjanggut itu untuk melaporkan misinya.


Saat sampai di kota banyak orang menatap Rei karena tubuhnya dipenuhi sayatan, terlihat sayatan itu masih baru karena terus menerus mengeluarkan darah, bahkan sekarang Rei sudah hampir terlepas dari jubah yang dipenuhi dengan warna merah karena darah itu karena banyak sobekan.


Semua orang tidak melihat Tubuh Perfect Rei karena dihalangi oleh banyak darahnya, mereka terlihat takut melihat Rei yang di penuhi dengan darah.

__ADS_1


Beberapa menit berjalan menuju Kantor Pria Tua tadi, ia sekarang sudah mencapai luar kantor, dan langsung memasukinya langsung menghampiri Resepsionis tadi.


"Permisi Saya ingin melaporkan Pencarian tadi ke Tuan anda"Ucap Rei


__ADS_2