
"Bagaimana mungkin? Bukankah kamu masih bisa membantuku?"Tanya Rei.
"Yah, tapi kekuatanku juga setengah di segel jika berada dalam menara ini. Jadi kemenangan kita kurang dari 50% Jika melawannya sekarang"Ucap Eva.
"Apakah kekuatan mu tidak bisa pulih cepat?"
"Tidak, 10 tahun sudah paling cepat"
"Menghela nafas~ apakah jalan satusatunya hanya itu saja?"
""Ya, dia etitas yang berbahaya. Kalau Dewi tertinggi mungkin, aku bisa menyegelnya dengan mudah. Tapi, jika segelnya retak maka dia bisa mengakses Energi kehampaan lagi dan akan semakin cepat segel itu rusak"Ucap Eva.
Rei terdiam. Jika saja tau dari awal bos terakhir sangat berbahaya, maka Rei tidak akan pernah masuk dalam menara neraka ini dan lebih memutuskan menyelesaikan Plot Fairy Tail.
Melihat Rei terdiam, Eva mengelus kedua pipinya. Wajahnya ia dekatkan dengan Rei, dan mereka berciuman dalam beberapa detik tanpa pertarungan lidah.
Rei membulatkan mata melihat Eva mencium dirinya.
"Rei, aku mencintaimu. Aku tidak memaksamu untuk menjadikanku yang pertama, tapi aku hanya ingin mengungkapkan keinginanku sebagai Wanita"Ucap Eva.
__ADS_1
"Pertama?"Tanya Rei menaikan Alis.
"Y-ya, maksudku aku ingin kamu melakukan itu pertama kali denganku. Atau, aku ingin menjadi istri pertamamu"Ucap Eva berusaha menahan kegugupannya.
"Bukan itu maksudku, tapi kenapa kau bilang yang pertama? Aku tidak berharap itu keluar dari mulutmu"Ucap Rei sedikit kesal.
"Ma-maaf, a-aku hanya mengungkapkan keinginanku saja"Ucap Eva merasa bersalah dan menunduk karena tidak berani melihat Rei yang marah.
"Maksudku, kau yang akan menjadi Wanita pertama dan terakhir dalam hidupku"Ucap Rei memegang dagu Eva agar menatap matanya.
"Tidak Rei, aku tidak ingin kamu menyakiti Wanita lain hanya demi diriku"Ucap Eva menggelengkan kepala, meskipun dalam hatinya sangat senang.
"Baiklah jika itu yang kamu inginkan. Aku berjanji akan menjadikanmu yang pertama"Ucap Rei sambil mengelus rambut Eva.
"Baiklah, sekarang aku akan menjelaskan semua resiko saat aku tidur nanti. Mungkin, akses System akan sedikit rusak dan butuh beberapa waktu untuk kembali lancar. Beberapa barang dan kekuatanmu akan di segel sementara. Yang mengkhawatirkan, kamu akan dipindahkan ke Dunia Acak dan bukan Dunia Ekor Peri"Ucap Eva.
"Semakin kuat kamu, maka System akan bisa diakses dengan cepat dan barang yang telah kamu dapatkan akan kembali saat itu juga. Mungkin Kedua pedangmu akan di segel sementara karena sangat tidak diterima jika memasuki Dunia lain membawa pedang itu tanpa Inventory dari System. Kamu bisa menggunakan di Anime Ekor peri, karena kamu mengeluarkannya saat di Dunia itu, jadi jika kamu mengeluarkan pedang itu dari Dunia lain dan memasuki Dunia lain lagi, maka tidak akan di terima dalam dunia itu"
"Tidak masalah, dengan itu aku akan merasakan sensasi menyenangkan lagi"Ucap Rei Tersenyum dan masih mengelus rambut eva.
__ADS_1
"Baiklah, kita akan pergi keluar pintu menara dulu"Ucap Eva.
°°°°°°°°°
Setelah menutup dan memperbaiki Segel menara, Eva memandang Rei dengan air mata yang mengalir di pipinya, lalu ia memeluk Rei.
"Berjanjilah untuk kembali"Ucap Rei yang juga merasa sedih karena dari awal kehidapan barunya, ia selalu di temani oleh Eva dalam keadaan apapun.
"Ummu"Eva Mengangguk
Rei melepaskan pelukan itu dan mencium Eva sebagai perpisahan sementara. Tentu saja Eva terkejut dan tanpa sadar membuka mulutnya membuat Rei bisa mengakses setiap sudut dalam mulut Eva.
Ciuman mereka berlangsung 5 Menit, dan Rei melepaskannya saat melihat Eva kehabisan Nafas.
"10 Tahun mendatang. Kita akan melakukannya lebih, jadi berjanjilah untuk kembali ke sisiku lagi"Ucap Rei tersenyum dan pertama kalinya juga ia merasakan sensasi seperti itu.
"Umm, aku berjanji dan mentikan itu"Ucap Eva memerah, perlahan lahan tubuhnya bersinar dan menjadi butiran cahaya, dia memasuki tubuh Rei.
Melihat Eva pergi dan tidak bisa melakukan komunikasi dalam 10 Tahun. Rei merasa suatu perasaan yang pernah dirasakan lagi, yaitu 'Kesepian' dan 'Kesedihan'.
__ADS_1
Saat tenggelam dalam kesedihan dan fikiran, tiba tiba ada sebuah lubang dibawah kaki Rei dan menelannya.
"Sial, ini lubang apa!.."Teriak Rei sebelum seluruh tubuhnya terlahap oleh lubang tersebut. Meskipun sedikit menebak bahwa itu tempat teleportasi Kedunia lain, tapi ia juga khawatir jika Bos dungeon terakhir melakukan sesuatu terhadapnya.