
Seketika angin berhembus kencang dan berkumpul di satu titik, perlahan lahan membentuk sebuah burung sedikit besar di hadapan mereka.
"WHOAAAA, HEBAT SEKALI REI"Teriak Asta berbinar.
Mengabaikan expresi mereka semua, Rei berjalan menaiki tubuh elang dari element angin itu, lalu membalikan kepala dan menatap Noelle yang masih diam di tempat.
"3 Detik, jika masih diam dalam waktu itu, aku akan meninggalkanmu"Ucap Rei lalu menghadap kedepan lagi.
"Hmmmppp, bersyukurlah karena akan duduk denganku"Ucap Noelle menaiki tubuh elang itu dan duduk di sebelah Rei dengan sedikit ketakutan saat akan terbang.
"Hmm?"
"Preman, cepat pimpin jalan. Aku tidak bisa mempertahankan sihir ini lebih lama"Teriak Rei yang sudah terbang diatas dan melihat magna yang baru saja menyalakan sapunya.
"SIAPA YANG KAU PANGGIL PREMAN SIALAN!!.. AKU AKAN MENANGANIMU NANTI, JUNIOR SIALAN!!!.."Teriak Magna dengan kesal.
°°°°°°°°
"WHOAAA... Jadi begini rasanya terbang, keren"Teriak Asta bersemangat sambil memegang kedua pinggang Magna.
"Hmmpp mereka sangat kampungan"Ucap Noelle sambil menyibakan rambutnya kebelakang, mencengkram tubuh elang dengan sedikit kuat karena takut jatuh.
"Hmm?"Dehem Rei menatap Asta, lalu menoleh Noelle sesaat dan pandangannya kedepan lagi. Meskipun sedikit tidak suka dengan Noelle tapi, ia mewajarkannya karena dia hanya gadis kecil dimatanya.
'Ini pertama kalinya aku menggunakan sihir dengan menciptakan tubuh binatang, semoga saja bisa bertahan lama'.
°°°°°°°°
__ADS_1
'Sialan'
Rei tiba tiba membuka Grimoire, menarik Katana dan menyuruh katana itu terbang. Saat menaiki katana itu, tiba tiba Elang dari element angin menghilang dan Noelle langsung terjatuh.
"AHHHHHHHHH"Teriak Noelle.
Sontak Asta dan Magna menoleh kebelakang, mereka melihat Rei yang sedang terbang menuju kearah Noelle yang terjatuh dan mereka melihat kalau Rei mengangkat Noelle seperti seorang Putri.
"Le-lepaskan aku, binatang!!.."Teriak Noelle
Tatapan Rei dan Noelle saling bertemu sekilas "Diamlah, jika berteriak aku akan menjatuhkanmu" dengan tatapan tajam dan nada dingin, lalu melesat menuju sisi magna.
Noelle terdiam mencengkram baju Rei karena takut dijatuhkan, saat melihat tatapan dan nada dingin dari Rei, ia merasa sedikit terpukul dirinya di perlakukan seperti itu oleh orang lain.
"Preman, bawa gadis ini bersamamu"
'Sieghhh~ dia'
Mengalirkan sihir ke pedang dengan tingkat tinggi, kecepatan Rei seketika meningkat dan menyusul magna yang sudah berhenti di sebuah hutan.
°°°°°°°°
Setelah memburu beberapa babi hutan, keempat orang anggota banteng hitam itu menuju suatu desa. Asta mengangkat banyak babi besar di bahunya dan sisanya diangkat oleh sihir angin Rei.
"Sepertinya babi ini enak.. Aku akan membawa beberapa dan meminta charmy untuk masak"Gumam Rei mengingat semua masakan Charmy sangat enak.
Setibanya diujung hutan, mereka melihat sebuah desa yang di penuhi oleh kabut tebal.
__ADS_1
"Apa-apaan ini? Darimana semua kabut ini berasal"
"Bukankah disana ada desa?"Tanya Asta sambil menunjuk kearah kabut itu, dan berkata "Tempat itu cuacanya sangat buruk sekali" sambil memperhatikan area yang dikeliling oleh kabut.
"Kabut itu dari sihir"Noelle angkat bicara sambil mencibir mendengar itu, dan berkata lagi "Jika kita memasuki area itu, mungkin kita akan tersesat".
"Asta, pakai pedangmu untuk menghilangkan kabut itu"Ucap Rei membuat mereka menatapnya dengan bingung.
"Ehh? Bagaimana bisa aku melakukan itu?"Tanya Asta dengan bingung dan terkejut.
"Bukankah pedangmu Anti-Sihir? Nah, kabut itu terbuat dari sihir, jadi kau bisa menghilangkannya dengan pedangmu"Rei menjelaskan agar asta dan yang lainnya mengerti.
"WOAAA, BAIK"Teriak Asta memahami apa yang dikatakan oleh Rei. Membuka Grimoire dan menarik pedang hitam besar itu, lalu menyayat nyayat kabut dihadapannya.
"Potong itu!! Potong itu!! Potong itu!!.."Magna memberitahu jalan dan mengiris semua kabut sampai muncul dihadapan beberapa orang. Mereka mematung melihat kondisi dihadapannya.
"Apa yang terjadi?"
Berkerumunan di satu tempat, semua penduduk Desa Sosshi mempunyai expresi ketakutan melihat sejumlah Es tajam diatas mereka dan siap membunuh.
"Eksekusi"
"Sialan!!..."
[Sihir Penciptaan Api - Ledakan Bola Api]
[Nafas Api - Kekuatan Api]
__ADS_1