
Saat memasuki Portal Lantai 10, Rei melihat ada Serigala Besar berwarna Perak yang sedang memakan bangkai dari binatang lain, terlihat matanya yang berwarna merah pekat yang semakin terlihat indah bersamaan dengan mengerikan.
'Besar sekali.. Apakah di Menara ini Monsternya memang besar semua?'Fikir Rei sambil mendongak keatas untuk melihat serigala itu, lalu ia sedikit kaget ketika saling bertatapan dengan serigala itu.
'Sialan, mungkin jika kekuatanku dibawahnya.. Bisa bisa aku mati hanya dengan tatapan yang menusuk itu'Fikir Rei sambil mengelus dadanya, ia bersyukur karena kekuatannya sudah berada diatas Serigala dihadapannya.
"Yoo anjing kecil kemari, biarkan pria tampan ini mengelus rambutmu"Ucap Rei sambil mengayunkan tangannya seperti menyuruh Serigala itu untuk mendekatinya.
'Grrrrrrr' Serigala itu melakukan Posisi Bertahan ketika melihat Seorang Manusia dihadapannya.
'Jika dia menjadi kecil, mungkin akan sangat imut'Fikir Rei sambil memegang dagunya, lalu ia menatap serigala itu dengan tatapan berbinar.
'Eva, jika aku mengambil dia.. Apakah aku masih bisa melanjutkan lantai ini?'Tanya Rei kepada Eva, ia berharap jawabannya sesuai dengan harapannya.
[Umm, Jika Rei bisa mengkontraknya.. Maka otomatis lantai ini sudah diselesaikan, itu juga kalau Serigala dihadapan kamu mau berteman denganmu]
'Hmm? Tidak mungkin dia menyetujui dengan mudahkan? Mungkin aku harus bersikap sedikit kasar kepadanya'Fikir Rei sambil memegang dagu, lalu ia menatap Serigala dihadapannya, dan bertanya "Yo serigala besar, aku tidak ingin bersikap kasar kepadamu.. Jadi bisakah kita berteman dengan Kontrak Nama saja? Tidak usah dengan Kontrak Jiwa"
__ADS_1
"Grrr, Bocah kau kira aku akan mudah Berteman dengan seorang manusia licik sepertimu... Aku juga penasaran, kenapa kau manusia bisa memasuki Menara Kematian ini?"Ucap Serigala itu yang masih waspada.
"Hmm? Apakah menara ini tidak bisa dimasuki oleh manusia biasa?"Tanya Rei menaikan alisnya sambil menatap serigala dihadapannya.
[Hehe maafkan Eva karena tidak memberitahu tentang ini.. Menara Kematian ini tidak bisa dimasuki oleh Manusia Biasa, jika manusia fana memasuki menara ini maka hanya akan ada kematian sebelum melangkah Masuk karena di Penuhi oleh Aura Kematian yang Pekat.
Tapi tenang saja kalau untuk Rei itu tidak akan berpengaruh karena mempunyai Darah Absolutely ****Void**** God, sekeliling Rei akan dilindungi oleh Aura Suci yang lebih pekat dan tidak akan berpengaruh oleh Aura itu]
'Menghela nafas~ untung saja sebelum memasuki menara ini, aku memasangkan darah itu.. Jika tidak, mungkin hanya ada kematian kedua kalinya'Fikir Rei sambil mengelus dadanya, ia bersyukur kembali.
"Bocah, berani sekali kau tidak mendengarkanku"Ucap Serigala itu dengan nada tingginya dan terlihat sangat kesal.
'Haaaa?? Lebih kuat dariku? Memang dia mempunyai Level berapa'Tanya Rei tercengang karena ia kira kekuatannya lebih kuat, tapi ia salah perhitungan.
Meskipun kekuatan Serigala dihadapannya lebih kuat, tapi darah Rei melonjak seperti bersemangat menemukan Lawan yang lebih kuat, ia juga mempunyai seringai ketika mendengar itu.
[Level dia sudah mencapai 500 Juta, lebih kuat puluhan Lipat darimu.. Eva juga tidak tau kenapa dia bisa menjaga di lantai 10, padahal seingat Eva dia penjaga Lantai 500]
__ADS_1
Mendengar itu, Rei menjatuhkan rahangnya karena serigala dihadapannya mempunyai Level Ratusan Juta, lalu ia menghela nafas sambil menatap Seragal dihadapannya, dan bertanya "Kenapa Penjaga Lantai 500 Sepertimu bisa disini? Apakah ada yang menendang Pantadmu dari kursimu?
Mendengar itu, Serigala Putih mempunyai Expresi tercengang, lalu ia menatap Rei, dan Bertanya "Manusia siapa kau sebenarnya? Kenapa kau tau kalau aku adalah penjaga Lantai 500?".
"Hmm? Aku ya?"Ucap Rei sambil memegang dagu, ia sedikit bingung harus jujur atau berbohong tentang dirinya yang sudah menjadi Absolutely Void God.
[Rei beritahu saja dia tentang kamu yang seorang Absolute, itu juga bisa menjinakkan dia dengan mudah.. Bukankah itu kemauanmu untuk berteman dengannya?]
Mendengar itu, Rei mengangguk, lalu ia menatap Serigala dihadapanmya dengan serius, dan berkata "Aku adalah 'Sang Absolute' awal dari segalanya.. Bahkan darahmu itu pecahan dari darahku".
Dalam Beberapa Saat Suasana menjadi hening ketika Rei mengucapkan Hal itu, lalu serigala itu sedikit tertawa, dan dia semakin tertawa terbahak bahak.
"Hahahaha, kau sangat lucu sekali Bocah.."Ucap Serigala itu semakin tertawa terbahak bahak, bahkan sampai berguling guling saking lucunya.
Sedangkan untuk Rei menyipitkan alisnya melihat tingkah kekanakan dari Serigala besar dihadapannya, ia juga sedikit ingin tertawa karena dengan tubuh besar itu berguling guling bisa membuat Hutan disekitarnya berjatuhan runtuh.
[Hmmpp dia hanya pecahan dari darahku, tapi sangat berani sekali menertawakanmu.. Padahal itu memang kenyataannya, tapi kamu malah ditertawakan seperti itu]
__ADS_1
'Tidak.. Jika dilihat lebih jelas, dia lebih bagus disebut sebagai Anjing imut atau kucing imut', dari pada di sebut penghancur"Ucap Rei sambil melihat Tingkah serigala dihadapannya yang lucu, mungkin jika tubuhnya kecil seperti kucing akan lebih lucu.
.