
Tak lama setelah Rei dan Luck pergi meninggalkan kedua orang yang bersamanya yaitu, noelle dan asta. mereka berdua bertemu dengan teman lamanya.
"Yunoo!..."
"Asta!..."
Berdiri didepan Noelle dan Asta, Yuno bersama dengan kedua orang yang sebelumnya saat Rei berada di desa hage dan menyelamatkan sister lily.
Mimosa teman lama dari Noelle atau bisa dianggap sepupunya, dia mempunyai rambut berwarna oranye, senyuman yang hangat dan dada yang numayan bagi usianya.
Satunya lagi Klaus, seorang Pria berkacamata dengan expresi angkuhnya, usianya terlihat lebih dewasa dari yuno, rambutnya berwarna biru.
"YUNOOOO"Meneriakan nama anggota pasukannya, Klaus maju selangkah kedepan, sama seperti Noelle yang pertama kali melihat Asta dan Rei, dia mempunyai expresi jijik saat melihat Asta.
°°°°°°°°
"Melihat kau sangat santai, memakai baju yang sama dengan mereka. Aku menebak, kalau kau adalah pemimpin dari mereka, ya?"Rei berkata kepada Pria dewasa itu dan menebak kalau dia adalah pemimpinnya, terlihat dia mempunyai sihir yang besar dari pada kelompok tadi.
"Ohh, anak muda yang bersemangat.... Pasti menyenangkan menjalani masa muda"Pria itu menjawab sambil mengelus janggut dengan nada santai.
"Hey Rei" tanpa mengalihkan perhatian sambil memanggil Rei "Dia Kuat..."
"Aku tahu..."Rei mengangguk menyetujui penilaian Luck, tidak ada rasa takut dari dirinya, dalam hatinya merasa sangat amat penasaran dan ingin melihat kekuatan Pria itu.
"Jadi..... Siapa yang akan mendapatkan dia?"
Sementara kedua pemuda dihadapannya sedang melakukan percakapan, Penyihir kerajaan berlian mengamati dengan cermat, mencatat setiap kemampuan dari karakter mereka berdua.
Dari Luck, Penyihir kerajaan diamond menyadari bahwa dia mempunyai sihir element petir dengan tangan dan kaki yang di selimuti oleh petir, dari karakternya mungkin sedikit ceroboh karena gila akan pertarungan,
Di sisilain yang paling menyusahkan menurut penyihir kerajaan diamond itu adalah Pria berambut putih yaitu Rei, bukan hanya mempunyai sihir yang besar dan element ganda, tetapi karakternya juga tidak menentu. Mskipun mereka berdua terlihat mirip akan nafsu pertarungan, tetapi berbeda dengan pandangan pria berambut putih itu, dia seperti memiliki kesan yang dingin dan menakutkan daripada Luck.
__ADS_1
"Oii paktua!!.."Panggil Rei.
"Hmm?"Penyihir kerajaan diamond mengangkat alis.
"Beritahu kami.... kami kesulitan memutuskan siapa yang akan pertarungan denganmu, jadi bisakah kau membantu kami tentang itu?"
"Yah, itu cukup merepotkan bertarung dengan kalian berdua pada saat yang sama... Kurasa aku lebih memilih opsi- "Dengan kata terakhirnya, Penyihir kerajaan itu menggunakan sebuah sihir dan kabur dari mereka.
"Huh?"
"..."
"..."
"Luck, apa dia melarikan diri?"
"Mungkin dia ingin bermain dulu, lalu bertarung heheh"
"Aku tidak akan membiarkanmu, hahaha"
°°°°°°°°°
"Sepertinya aku sudah lolos, haha"Penyihir dari kerajaan Diamond terkekeh pada dirinya sendiri, tiba tiba tubuhnya melompah kearah sisi saat merasakan suatu serangan menuju kearahnya.
Untungnya dengan cepat menghindari serangan itu, jika tidak maka aliran api akan membakar dirinya sampai tulang karena sudah tua.
'Anak muda yang berbahaya'
Melihat sihir api yang lumayan besar seperti aliran dihadapannya, penyihir kerajaan diamond mempunyai keringat dingin dan bersyukur pergerakannya cepat.
"Hahah, Kau kena"Suara seseorang dari atas, tiba tiba Luck muncul diatas mengenakan jubah petir dan bersiap menyerang penyihir kerajaan diamond itu.
__ADS_1
Tidak ingin di tangkah oleh anak nakal, penyihir kerajaan diamond melambaikan tangan di depan luck sebelum terkena serangan, dan menciptakan sebuah awan asap tebal yang menelan dirinya sendiri serta daerah sekitarnya.
"Huh?.."Melewati asap dan muncul di sisi lain, luck mempunyai expresi terkejut "Asap?..."
Melihat sebuah awan asap menelan dirinya secara tiba tiba, Rei menaikan alis. Beralih ke nafas petir, mengucapkan sebuah mantra dari bentuk keduanya sebagai pertahanan dan melepaskan gelombang petir yang menyerang ke semua arah.
'SWOSHHHH'
"Ohoo? Pintar juga, mengambil keuntungan dari asap tebal untuk meluncurkan serangan area, tidak buruk anak muda" Sambil keluar dari puncak awan asap, penyihir diamond itu menghindari serangan Rei dan memujinya atas tindakan dia.
"Tapi harus kukatan, sihir kilatmu benar benar mengejutkanku. Aku tidak menyangka sihir intinya akan sama dengan bocah berambut pirang itu"
Mendengar penilaian tentang kemampuan sihir dirinya, Rei tersenyum dalam hati karena apa yang dia katakan salah dan benar.. Benarnya dia mengira kalau pria muda itu menganggap Element Petir atau kilat adalah sihir intinya, tetapi salahnya dia tidak memperhitungkan element api dan itu kerusakan serangannya lebih parah.
Mendarat kembali ke tanah, penyihir diamond masih memasang expresi yang santai di wajahnya saat memandang kedua anak muda itu "Begitu muda tapi, mempunyai kekuatan yang besar.. Sieghh~ Kelihatannya masa depan kerajaan semanggi akan semakin makmur.. Saya sebagai warga kerajaan diamond, dengan rendah hati meminta pengampunan untuk semua keluhan yang di sebabkan kerajaanku yang telah menganggumu dan kerajaanmu"
"Tetapi kau harus mengerti, kerajaan semanggi tidak seperti kerajaan diamond ku.. Kerajaanmu memiliki banyak sumber daya sehinggai kami dari kerajaan diamond tidak punya pilihan lain selain menyerang dan memperhatikan kita sendiri"
"Sieghhh~ hidup sangat sulit... Kau tau, aku mempunyai tiga putri yang imut dan aku membenci kalau mereka harus menderita karena-"
Sebelum menyelesaikan kalimatnya, kedua anak muda menerobos menembus asap hitam, mereka berdua menyerang dengan cukup kekuatan mengarah pada penyihir kearajaan diamond itu.
'BANG'
"Menghela nafas~ Anak muda yang semangat..."Bersyukur reaksinya cepat menghindari kedua pemuda itu, jika tidak maka hanya akan ada kematian untuk dirinya, dan itu terbukti saat melihat serangan itu mempunyai kehancuran yang hampir menembus dinding tebal.
"Sieghhhh~ Orang tua, kau sangat menyebalkan sekali... Dalam kondisi begini masih sempat bercerita, apa kau tidak mempunyai sihir serangan dan hanya bisa bersembunyi saja?"Menatap mata penyihir diamond itu, Rei berteriak dengan nada sindiran dan berencana memprovokasinya agar dia tidak bersembunyi dalam Asap Hitamnya.
"Hahaha, ini semakin menarik..."dengan tawa mengerikan, luck menatap penyihir diamond dengan antusiasme.
"Oww.. Perkataanmu akan membuat orang tua ini menangis"
__ADS_1