
Sontak semua orang di dalam Gedung Guild Ekor Peri langsung melihat kearah pintu yang terbuka, mereka sangat terkejut karena melihat Pria dengan tubuh yang di penuhi dengan darah, sebenarnya mereka sedikit bingung siapa Pria itu karena mukanya terbaring jadi tidak terlihat.
Sebelum mereka menghampiri Pria yang terbaring dengan darah disekujur tubuhnya, Reysa langsung berlari kearah Pria itu sambil meneteskan Air mata, ia sangat kenal kalau Pria yang terbaring adalah Rei karena dirinya merasakan bahwa kondisi Rei sedang melemah.
"Hikss~ Reiii bangun"Ucap Reysa terisak lagi karena mengingat kejadian yang dulu, lalu ia mengangkat kepala Rei keatas pangkuannya, dan Menggunakan Skill penyembuhannya karena dirinya seorang Dewi jadi mudah untuk menyembuhkan luka seperti itu, tetapi tetap saja ia sangat takut kejadian yang pernah dialami bersama Rei terulang kembali.
Semua Penghuni Guild Ekor Peri terkejut saat mendengar kata 'Rei' yang di ucapkan oleh Reysa, mereka dengan cepat menghampiri Rei yang sedang terbaring, bahkan Erza/Mira yang biasanya tenang langsung berlari dengan tergesa gesa karena sangat khawatir.
Beberapa menit berlalu semua luka sayatan di tubuh Rei sudah tertutup semua berkat penyembuhan dari Reysa, bukan hanya dari penyembuhan itu, tetapi 'Skill:Regenerasi Instan' juga ikut menyembuhkan semua lukanya.
Perlahan lahan Rei membuka mata, ia mendengar beberapa tangisan di dekatnya, ia melihat Reysa diatasnya sedang menangis terisak, lalu melihat kearah lain banyak orang yang menatapnya, dan bertanya "Heyy kenapa kalian berkumpul sambil menatapku?"
Semua penghuni Guild Ekor Peri bernafas lega ketika mendengar ucapan Rei, tetapi untuk ketiga wanita langsung memeluk Rei dengan erat membuatnya sesak nafas.
"Uhuukkk,,,,uhuukkk,,, lepaskan"Ucap Rei terbatuk karena pelukan mereka sangat erat membuatnya sesak nafas.
Ketiga Wanita itu langsung melepaskan pelukannya, lalu menatap tajam Rei, Mira Bertanya "Kenapa kamu bisa terluka parah?"
"Hmm? Aku mendapat lawan yang sangat kuat"Ucap Rei lalu bangun ingin melaporkan Pencarian misi Rank S selesai kepada Makarov, tetapi sebelum ia bangun di dorong untuk tertidur lagi oleh Reysa.
__ADS_1
"Diam Rei aku lagi menyembuhkanmu"Ucap Reysa kesal
"Ini hanya luka kecil, nanti juga tertutup oleh skillku sendiri"Ucap Rei lalu bangun lagi karena dirinya juga memang sudah tidak merasakan rasa sakit di tubuhnya.
Saat sudah berdiri ia merentangkan tangannya terlebih dahulu, melihat baju yang banyak sobek, bahkan sudah berwarna merah darah, lalu berkata "Yah pertempuran yang seru" lalu berjalan menuju ruangan Makarov tanpa memperdulikan tatapan semua orang.
Ketiga wanita itu sangat kesal melihat Rei yang tidak memperdulikan kekhawatirannya, mereka ingin mengejar tetapi membiarkan dulu Rei untuk melaporkan misinya.
Sambil berjalan keruangan makarov, ia bertanya 'Eva kenapa tadi luka ku tidak beregenerasi?'
(Setiap serangan dari makhluk yang Rei lawan tadi mengurangi kecepatan beregenerasi, jadi semakin banyak serangan, semakin lambat Skill Regenerasi Rei, bahkan tadi sampai tidak aktif beberapa menit karena Rei terlalu banyak mendapatkan serangan dari makhluk itu)
(Sekarang sudah aktif kembali karena berkat bantuan dorongan dari Penyembuhan Dewi Tertinggi itu)
'Baiklah Terimakasih Eva'Ucap Rei lalu mengetuk Pintu makarov, ia langsung masuk karena mendengar Suara dari dalam pintu.
"ada apa anakmuda"Tanya Makarov bingung karena melihat banyak sobekan dari baju yang Rei pake.
"Yah aku hanya ingin melaporkan penyelesaian Pencarian Rank S tadi"Ucap Rei lalu memberikan Pamflet misi agar tau, soalnya ia tidak memberitahu dulu saat mengambil misi.
__ADS_1
Makarov mengangguk, ia terkejut saat melihat Pamflet Pencarian yang di selesaikan oleh, lalu ia menatap Rei, dan bertanya "Anakmuda ini sangat berbahaya, apa anda benar sudah menyelesaikannya?"
"Yah itu memang sangat berbahaya, aku juga sudah terkena serangan dari makhluk itu beberapa kali, bahkan sampai pingsan saat memasuki Guild"Ucap
Rei lalu tersenyum, dan berkata lagi "Aku sudah membawa mayat makhluk itu kehadapan Orang yang memberi pencariannya, tentu saja aku menerima uang 10 Juta sebagai hadiahnya"
"Anda terlalu nekat anak nakal, bagaimana jika terjadi masalah kepadamu"Ucap Makarov sekarang mengerti dari sobekan baju Rei.
"Hey jika tidak cepat membunuh makhluk itu maka akan banyak nyawa lagi yang akan diambil oleh makhluk itu,,,, soalnya saat aku sedang mencari makhluk itu di hutan banyak mayat dari Hewan, bahkan mayat manusia juga banyak"Ucap Rei
Mendengar penjelasan dari Rei semuanya, Makarov sangat terkejut karena tidak menyangka Makhluk yang disebutkan dari pencariannya akan membunuh banyak makhluk hidup, lalu ia mencoba membaca Pamflet penjelasan dari makhluknya.
Setelah membaca semua penjelasannya ia terkejut lagi karena Makhluk yang sudah Rei lawan selalu membunuh tanpa alasan, pantas saja banyak nyawa yang melayang karena makhluk itu, lalu ia menatap Rei sambil menghela nafas, dan berkata "Yah untung anda membunuhnya, jika terus dibiarkan akan menjadi ancaman bagi semua orang"
"Tentu saja aku tidak akan menyianyiakan Lawan yang kuat"Ucap Rei tersenyum, lalu berkata lagi "Kalau begitu aku akan pulang karena hari sudah malam"
"Anak nakal jangan terlalu nekat untuk mencari lawan kuat"Ucap Makarov tersenyum, lalu berkata lagi "Lebih baik anda mengambil misi Rank bawah juga untuk membantu menaikan Reputasi Guild Ekor Peri"
"Tentu itu mudah, besok aku akan memborong semua misi dari bawah sampai atas"Ucap Rei sambil tersenyum, lalu berdiri, dan berkata "Sampai jumpa" lalu keluar ruangan berjalan keluar pintu Guild, tetapi di hentikan oleh ketiga Wanita.
__ADS_1