
"Aku tidak peduli jika aku tidak mempunyai sihir..... Tidak peduli berapa kali aku terjatuh..... Tidak peduli apa yang dikatakan oleh orang lain padaku. Suatu hari... AKU AKAN MENJADI RAJA PENYIHIR!!.."Ucap Asta dengan penuh tekad dan semangat.
"Ohooo~"
"Dia sudah gila masih membicarakan itu di hadapan semua kapten"
"Aku tidak percaya dia akan membuat malu diri sendiri"
Keributan, hinaan, dan cemoohan dari semua orang hiraukan. Asta tidak bergeming dan masih melakukan kontak mata dengan yami untuk membuktikan tekadnya.
"Bwahahahah" Yami tertawa terbahak bahak "Kau anak yang lucu. Kau dan Pria tampan itu bisa bergabung dalam pasukanku"
"Ehhh"
"Hmm?"
Asta dan Rei mempunyai expresi berbeda.
"Memang kapan aku bilang akan masuk dalam pasukanmu? Aku tidak setuju dengan keputusanmu"Tanya Rei tidak setuju dengan keputusan sepihak.
"YAMIII"Teriak Suara Seorang Pria Dewasa dari atas.
Semua orang mencari pemilik suara itu dan menemukan seorang Pria Dewasa, rambut panjang berwarna jingga, sedang berdiri sambil memandang Yami.
Dia adalah Fuergelion Vermilion ketua dari pasukan 'Singa Merah'. Melihat Element api yang besar di keluarkan oleh Rei, tentu saja Fuergelion sebagai pengguna api sangat tertarik dan berniat memberikan tempat di pasukannya.
"Haaaa?"Ucap Yami dengan wajah datarnya dan menatap kapten bergiliran, tatapannya terpaku pada seorang berambut jingga itu.
"Apa masalahmu? Aku hanya memberi tawaran yang bagus buat mereka"Ucap Yami Dengan wajah tanpa salahmya.
"Tawaran kau bilang? Kau menawarkan itu saat bukan gilirannya. Fakta bahwa kau sama saja memaksa dia untuk bergabung dalam pasukanmu. Kau sama sekali tidak cocok menjadi kapten Ksatria Sihir!!.."Ucap Fuergelion
"Aku setuju denganmu, kapten Fuergelion"Ucap William mengangguk sambil memandang Rei dengan tatapan tertarik.
__ADS_1
"Sebagai kapten dari Fajar keemasan, saya ingin menawarkanmu tempat dalam pasukanku"Lanjut William.
"Ehhhh"Semua orang terkejut.
Furgelion yang tidak ingin kalah, langsung menawarkan tempat juga.
"Saya sebagai kapten 'Singa Merah', menawarkan tempat dalam pasukanku juga"Ucap Furgelion.
Sontak seluruh kapten berdiri dan menatap Rei, tanpa basa basi, mereka langsung menawarkan tempat dalam pasukan mereka.
"Tidak Mungkin"
"Ini sangat mengejutkan!.."
"Bagaimana mungkin, dia hanya rakyat biasa bisa masuk pasukan bangsawan?"
"Kekekeke jangan harap aku akan memberikqn pria yang pandai memotong kepadamu, yami"Ucap Seorang Pria berwajah seram dan seperti ada sebuah sayatan dari alis sampai mata, dia menggunakan sebuah jubah pendek berwarna hijau.
Melihat semua kapten menawarkan tempat, Yami mengerutkan kening dan memandang asta dengan senyuman misterius.
Mendengar itu, dengan cepat asta melompat dan memeluk kaki Rei seperti sedang memohon.
"Rei, Tolong bergabung dalam pasukan dia"Ucap Asta dengan sedikit putus asa.
"Aku akan melakukan apapun yang kau mau.... Aku akan mencuci semua pakaianmu... Aku akan membuatkanmu sarapan... Aku akan mematuhi semua perintahmu!!"Ucap Asta.
"Ohh sialan, apa kau tidak benar benar membiarkan dia hanya karena aku tidak bergabung kan?"Tanya Rei memastikannya.
"Ingin bertaruh? Aku tidak punya kerugian kalaupun kehilangan dia"Ucap Yami dengan senyuman liciknya.
"Keparat, beritahu keahlian bertarungmu"Ucap Rei.
"Haa? Keahlian bertarungku? Kalau kau ingin melihatnya langsung, maka masuk dalam pasukanku. Nanti, bawahanku akan mengantarmu ketempat keahlian bertarungku"Ucap Yami.
__ADS_1
"Sialan, bukan itu maksudku tapi, apa kau hanya mengandalkan sihir saja? Tidak menggunakan senjata sepertiku?"Tanya Rei.
"Hummm, kau akan tau sendiri jika masuk dalam Pasukanku. Aku jamin, kau bisa bersenang senang dan bebas ingin melawan siapa saja di pasukanku. Disana juga ada orang yang mirip denganmu, gila bertarung"Ucap Yami.
"Kau tidak mempermainkanku agar bisa masuk pasukanmu, kan?"Rei memastikan terlebih dahulu.
"Tentu tidak, berani bertaruh?"Ucap Yami.
"Kau menang, aku akan bergabung dalam pasukanmu. Tapi, Dengan syarat, aku tidak akan tunduk padamu"Ucap Rei.
"Ya terserah"Ucap Yami
"Serius?"Ucap Asta melompat kegirangan
"Ya".
"Ini memang Dunia Sihir, dimana orang yang punya 'Mana' lebih berkuasa daripada orang yang tidak punya mana. Tapi, bukan tidak mungkin bagimu untuk menjadi penguasa."
"Aku tidak percaya kau bisa berkata seperti itu"Ucap Yuno tersenyum dengan ucapan Rei.
"Siap Pak"Teriak Asta semakin bersemangat.
"Bwahahahahaha, menarik sekali kau.. Aku tidak percaya akan mempunyai anggota sepertimu"Ucap Yami tertawa terbahak bahak sampai memegang perutnya.
"Kau akan menjadi Rivalku juga, Rei"Ucap Yuno.
Asta tercengang dengan pernyataan, ia dalam sekejap sadar dan menatap Rei juga.
"Aku juga akan menjadi Rivalmu"Ucap Asta dengan semangatnya.
"Lupakan, aku tidak tertarik"Ucap Rei datar
"Kapan kita akan pergi?"Lanjut Rei pada Kapten Yami.
__ADS_1
"Setelah acara ini selesai"
"Baik" Lalu Rei pergi meninggalkan mereka dengan kata terakhir itu.