Absolutely Void God System

Absolutely Void God System
Ujian Ksatria Sihir II


__ADS_3

Setelah beberapa Tes dari ujian selesai, William kapten Fajar keemasan akhirnya memberitahu tes terakhir ujian.


'Semua ujian ini sangat membosankan'Batin Rei.


"Ahem~ Sebelum kita mulai tes terakhir, saya mengucapkan terimakasih kepada kalian semua karena telah menghadiri ujian masuk ksatria sihir ini.


"Untuk masa depan kerajaan Semanggi, saya berharap kalian akan habis-habisan selama tes terakhir ini untuk membuktikan kepada kami bahwa kalian layak menjadi Ksatria Sihir"Ucap William tersenyum, dan menatap semua peserta.


"Untuk Ujian terakhir ini, itu akan menjadi ujian dari semua kemampuan dan kekuatan kalian melalu pertempuran.


"Kalian diizinkan berpasangan dengan siapapun yang kalian inginkan, tunjukan dan buktikan kepada kami semua kekuatan kalian"Lanjut William.


"Inilah yang aku tunggu. Sekarang mari kita cari lawan"Gumam Rei dan sedikit bingung siapa yang akan dilawannya dalam ujian terakhir.


Tiba tiba ada seseorang yang mencengkram bahu Rei dengan sedikit kuat namun, Rei tidak merasakan rasa sakit sedikitpun.


Rei berbalik untuk melihat siapa yang menyentuhnya, ia melihat seorang Pria Gendut bangsawan itu.


"Ahh pas sekali kau datang, tuan gendut. Sekarang kau akan menjadi lawanku, semoga tidak membuatku bosan"Ucap Rei sedikit seringai muncul di bibirnya.


"Sialan, aku akan memperlihatkan perbedaan antara bangsawan dan semut jelata yang rendahan sepertimu"Ucap Sang Bangsawan Gendut.


"Ohh? aku menantikannya"Ucap Rei


°°°°°°°°°°°°

__ADS_1


"Nah, ujian terakhir ksatria sihir dimulai!!"Ucap Wiliam Vangeance


Saat mendengar itu, Rei tadinya ingin maju duluan bersama Pria Bangsawan gendut itu. Namun, tiba tiba seorang pria yang dikenalnya sudah berada di tengah arena bersama pria berambut pirang dan menggunakan anting di kedua telinganya.


"Fuh-hahahaha.. Jangan menahan, keluarkan semua kekuatanmu, asta!"Ucap seorang Pria berambut Pirang.


[ Sihir Penciptaan Perunggu - Magnum Cannonbal ]


tiba tiba Sebuah sihir Biru mengelilingi pria berambut pirang tersebut dan membentu sebuah lingkaran besar yang menyelimuti seluruh tubuh, di setiap sisinya memiliki beberapa meriam.


°°°°°°°°°°°°


Menyaksikan ujian terakhir dan pertarungan pertama dari peserta, para kapten sedikit kagum dengan kepintaran Pria Berambut pirang itu.


Tapi, ada satu kapten yang tidak memperdulikan pria berambut pirang itu dan seperti tidak membuatnya tertarik. Kapten itu dari sebuah pasukan 'Banteng Hitam'.


°°°°°°°°°°°°


"Ayo mulai, asta"Ucap Pria Berambut Pirang.


"Bersiaplah"Ucap Asta mengganguk sebelum memanggil Grimoire berwarna hitam kemerahan.


Mendorong kakinya ditanah, meretakan sebuah tanah yang diinjakinya sambil mengeluarkan sebuah pedang hitam besar didalam Grimoirenya.


Sosok Asta langsung melesat menjadi Kabur sekilas.

__ADS_1


*DUAR*.


Membelah Sihir yang diciptakan oleh Pria Berambut Pirang tanpa ada sedikit kesulitan, Kekuatan pedang Asta mengenai serta menimpa Pria itu sampai membuatnya pingsan, terlihat juga tanah dibawahnya berubah menjadi kawah.


'Wow, aku tidak menyangka cebol itu bisa mengalahkan penyihir dengan mudah'Batin Rei sedikit senyuman terukir dibibirnya.


"Apa itu?"


"Mustahil"


"Dia Mengalahkan penyihir hanya dengan pedang hitam?"


Semua orang yang tadinya mencemooh Asta langsung terdiam mematung melihat kekuatannya. Bahkan, para kapten pasukan mempunyai expresi berbeda beda.


Hanya dua Pria saja yang tidak terlalu terganggu dengan itu karena mereka sudah menebaknya, kedua pria itu yaitu Yuno dan Rei.


Asta menatap Pria Berambut Pirang yang terbaring Pingsan sekilas, asta mengangkat pedang di bahunya dan menatap keatas pada kapten ksatria sihir.


"Dengarkan semuanya! Aku bergabung menjadi ksatria sihir bukan untuk mendapatkan kehidupan yang nyaman dan menghindari bekerja keras. "


"Aku disini menjadi Ksatria sihir untuk bekerja keras, dan menjadi Raja Penyihir!."Ucap Asta dengan lantang, terlihat dari wajahnya yang tidak ada sedikitpun keraguan dan matanya mempunyai tekad yang kuat.


"Ohooo"Salah satu kapten bersenandung dan merasa tertarik dengan Asta.


'Hahaha, bahkan dihadapan semua kapten dia dengan lantang mengucapkan itu'Batin Rei.

__ADS_1


__ADS_2