Absolutely Void God System

Absolutely Void God System
Terserah


__ADS_3

"Anak nakal jangan terlalu nekat untuk mencari lawan kuat"Ucap Makarov tersenyum, lalu berkata lagi "Lebih baik anda mengambil misi Rank bawah juga untuk membantu menaikan Reputasi Guild Ekor Peri"


"Tentu itu mudah, besok aku akan memborong semua misi dari bawah sampai atas"Ucap Rei sambil tersenyum, lalu berdiri, dan berkata "Sampai jumpa" lalu keluar ruangan berjalan keluar pintu Guild, tetapi di hentikan oleh ketiga Wanita.


Tangan Rei langsung di tarik oleh ketiga wanita itu, lalu di dudukan di kursi.


"Kenapa kamu bisa sampai terluka banyak seperti itu?"Tanya Reysa


"Tentu saja karena melawan makhluk dari pencarian misi Rank S"Ucap Rei bingung karena tiba tiba mereka kompak.


"Sekarang kita sudah merencanakan akan membuat Tim berempat agar kamu tidak pergi menyelesaikan misi sendiri lagi"Ucap Erza tegas.


Rei menaikan alis karena tidak menyangka mereka akan berfikir untuk membuat tim dengannya, bahkan mira juga ikut, lalu ia berkata "Yah terserah kalian, sekarang aku ingin pulang dulu" lalu berdiri lagi.


"Aku akan mengantarkanmu"Ucap Mira tersenyum


"Rei akan tinggal bersamaku karena rumahku masih ada satu kamar kosong"Ucap Reysa


Erza, dan Mira melototi Reysa karena menawarkan Rei untuk tinggal bersama, lalu Erza bertanya "Bagaimana bisa kamu mengajak seorang Pria untuk tinggal bersama?"

__ADS_1


"Memangnya kenapa? Lagian aku mengajak Pria yang aku cintai"Ucap Reysa lalu menarik tangan Rei untuk keluar dari Guild.


"Tidak bisa, jika kalian ingin tinggal bersama, maka kami juga akan ikut"Ucap Mira menarik tangan Rei juga.


Reysa tersenyum mereka karena ia memang sengaja memancing kedua wanita itu, lalu ia berkata "Tentu kalian bisa tinggal bersama, tetapi aku hanya ada dua kamar" lalu Reysa berfikir sebentar, dan berkata lagi "Jadi kalian akan tidur bersama, aku akan tidur dengan Rei"


"Tidak bisa, lebih baik aku yang bersama Rei karena kita sudah pernah tidur sekamar"Ucap Erza tidak sadar


Sontak Mira maupun Reysa melototi Erza karena ucapannya yang pernah tidur sekamar, mereka tidak menyangka wanita galak tidur dengan Pria.


Rei menghela nafas melihat perdebatan mereka, lalu ia berkata "Aku akan tidur di penginapan karena kalian hanya menganggu waktu tidurku nanti"


Rei menghela nafas karena jika terus menolaknya hanya akan membuatnya lama, lalu ia berkta "Yah terserah kalian, tapi jangan menganggu waktu tidurku"


Reysa tersenyum mengangguk karena tidak seperti dulu Rei akan menerimanya dengan cepat, ia langsung menarik tangan Rei keluar tanpa memperdulikan semua tatapan penghuni Guild Ekor Peri.


Mira, dan Erza juga mengikuti mereka keluar karena tidak ingin meninggalkan Rei dengan Wanita lain.


Mereka berdua akan mengemaskan barangnya besok karena mempunyai firasat jika meninggalkan Reysa berduaan dengan Rei maka akan terjadi hal yang buruk, jadi lebih baik untuk tinggal dengan mereka dulu.

__ADS_1


Sebenarnya Keempat orang itu sudah menjadi Pusat perhatian semua orang Guild karena Rei yang menjadi Rebutan Ketiga Wanita, bahkan Ketiga Wanita itu tidak ingin melepaskannya.


Semua orang sangat terkejut dengan obrolan mereka, dan tidak menyangka Rei akan menjadi rebutan langsung oleh ketiga Wanita itu, apalagi untuk Erza yang selalu terbiasa bertarung, bahkan tidak terlalu memperdulikan orang lain.


Natsu, dan Grey juga melebarkan matanya melihat kejadian dihadapannya, mereka tidak mempercayai Wanita Galak yang selalu memukulnya bisa menjadi seorang Wanita asli jika dihadapan Rei.


Setelah Satu Pria bersama Ketiga Wanita keluar dari Gedung Guild Ekor Peri, mereka langsung menuju Rumah Reysa untuk beristirahat karena hari memang sudah malam.


Saat sudah mencapai Rumah besar, Satu Pria bersama Kedua Wanita itu terkejut karena Reysa bilang kalau rumahnya hanya mempunyai 2 Kamar, tetapi dihadapannya mungkin ada banyak kamar.


Mereka semua langsung masuk kedalam rumah, lalu duduk dulu di sofa karena Mira/Erza ingin berbicara dengan Reysa, dan Mira menatap Reysa sambil berkata "Kenapa kamu bilang hanya ada dua kamar?"


Reysa tertawa kecil karena rencananya berhasil, lalu ia berkata "Yah aku hanya memancing kalian, dan ternyata kalian dengan mudahnya percaya"


"Huh sudahlah bagus jika ada banyak kamar jadi aku bisa tidur sendiri"Ucap Rei lalu menatap Reysa, dan Bertanya "Sekarang dimana kamarku?"


Reysa melotot saat mendengar ucapan Rei karena ucapan tentang akan tidur bersamanya memang tidak berbohong, lalu ia berkata "Kamu tetap sekamar denganku karena Erza sudah pernah tidur denganmu"


Saat Rei ingin berkata untuk membela diri, tiba tiba Mira berkata "Hey itu curang"

__ADS_1


Sedangkan untuk Erza mempunyai Muka Merah karena ia tidak sadar saat berkata dirinya sudah pernah tidur dengan Rei, lalu ia berusaha tenang, dan berkata "Meskipun waktu itu aku sekamar dengannya, tetapi Rei tidur di sofa, jadi kita tidak berbagi ranjang" lalu menghela nafas, dan berkata lagi "Kita juga sekamar karena di penginapan hanya tersisa satu kamar"


__ADS_2