
Mentari pagi menyinari bumi, terlihat di sebuah kamar kos ada seorang gadis yang sedang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah nya, dia adalah Dhea.
Dhea berangkat ke sekolah nya menggunakan angkutan umum, dia mendapatkan beasiswa di sekolah yang sangat terkenal, sekarang Dhea kelas 3 SMA.
Dhea sering di bully karena dia hanya anak beasiswa, karna kepintaran nya dan karna kecantikan nya.
Walaupun di bully Dhea tidak memperdulikan nya.
Tetapi jika yang membully nya sudah melewati batas dia akan melawan.
Sesampai nya Dhea di sekolah, ternyata Dhea terlambat dan pak satpam sedang menutup gerbang sekolah.
"Gimana nih, gerbang nya mau di tutup gw lari ajalah" ucap Dhea dalam hati.
Sebelum gerbang sekolah tertutup rapat Dhea langsung berlari memasuki sekolah dan berlari menuju ke kelas nya tanpa menghiraukan ucapan pak satpam.
"Neng.. neng terlambat, Gak boleh masuk neng" ucap pak satpam dengan suara sangat keras.
Pak satpam hanya dapat menghela nafas sa'at melihat Dhea tidak menghiraukan ucapannya.
Sa'at sedang berlari di lorong menuju kelas, Dhea tidak sengaja menabrak seseorang.
brukkk.
"ma'af" ucap Dhea.
Tanpa menunggu jawaban orang yang dia tabrak, Dhea kembali berlari menuju kelas nya.
"Lain kali hati-hati kak" ucap orang yang Dhea tabrak dengan nada sedikit berteriak.
__ADS_1
Ternyata yang Dhea tabrak adalah seorang perempuan yang merupakan adik kelas nya.
Sesampainya di kelas, ternyata guru yang mengajar belum memasuki kelas. jadi Dhea masih dapat mengikuti pelajaran.
#
Pelajaran berakhir, semua murid di sekolah x meninggalkan kelas mereka termasuk juga Dhea.
Pada sa'at Dhea melewati gerbang sekolah, ada yang memanggil nya.
"Neng" suara orang yang memanggil nya.
Dhea menghentikan langkahnya, ternyata yang memanggil nya adalah pak satpam.
"Neng, lain kali jangan terlambat lagi" nasihat pak satpam.
"Anak zaman sekarang di nasihatin malah diem aja" ucap pak satpam menggerutu.
Dhea pulang dari sekolah menaiki angkutan umum.
Sesampainya di kos an, Dhea langsung mandi dan mengganti pakaian nya menggunakan seragam mini market.
Setiap sepulang dari sekolah Dhea bekerja part time di sebuah mini market.
Dhea menaiki sepeda miliknya menuju ke mini market. Dhea membeli sepeda itu dengan menggunakan uang nya sendiri.
Dhea mengayuh sepedanya menyusuri jalanan.
Setelah sampai di mini market dia berpapasan dengan pemilik mini market di tempatnya bekerja, orang tersebut bernama Cika.
__ADS_1
Dhea bersifat dingin dimana pun dia berada dan semua orang menjauhi nya, kecuali Cika.
Cika adalah gadis cantik berumur 20 tahun. Sifatnya ceria, ramah dan sangat baik.
Dia sangat yakin bahwa Dhea adalah gadis yang baik tetapi tertutup oleh sifat dingin nya.
"Dhea kamu udah dateng?" tanya Cika dengan senyum manisnya.
"iya" jawab Dhea.
"Yaudah aku mau pergi dulu" ucap Cika.
"Ya" jawab Dhea.
Cika keluar dari mini market, dia berjalan menuju mobil miliknya dan pergi entah kemana.
"Ma'af kak, aku gak bisa membalas kebaikan kak Cika" ucap dhea dalam hati.
Sa'at Dhea sedang mengerjakan pekerja'an nya ada yang menghampiri nya.
"Eh Dhea, lo pake apa sih kok kak Cika baik banget sama lo?!" ucap rekan kerja Dhea, namanya adalah Riri.
Riri sangat membenci Dhea dari awal Dhea bekerja, karena Riri merasa Cika sangat baik terhadap Dhea.
Dhea hanya diam dan meneruskan pekerja'an nya seperti tidak mendengar suara apapun.
"Huh, awas lo" ancam Riri.
Riri yang sudah kehabisan kesabaran menunggu jawaban dari Dhea pun langsung berjalan pergi meninggalkan Dhea dan melanjutkan pekerja'an nya.
__ADS_1