
Di waktu yang sama, di rumah keluarga Ghibran.
mobil yang di naiki Nira dan juga papahnya baru saja berhenti di kediaman keluarga Ghibran.
"Pah, temenin Nira masuk yuk" ucap Nira.
"Papahkan sudah bilang, papah cuma bisa nganterin Nira. papah harus ke kantor"
"Yaudah deh pah"
"Nanti sore papah jemput kamu lagi"
"Iya pah, kalau begitu Nira masuk dulu.
Assalamu'alaikum"
"Wa-Wa'alaikum salam" jawab papah Nira.
Papah Nira pergi dari kediaman keluarga Ghibran.
Sementara Nira memasuki sebuah rumah, dan di sambut oleh kepala pelayan.
"Selamat pagi non Nira"
"Pagi bi" jawab Nira dengan senyuman yang sangat manis.
Walaupun Nira sudah berumur Empat belas tahun, tetapi sifatnya masih kekanakan.
Nira juga termasuk anak yang manja, tetapi hatinya sangat baik.
"Assalamu'alaikum.
Om, tante, kak Ghibran" ucap Nira dengan nada sedikit keras.
"Wa'alaikum salam" terdengar suara seorang laki-laki dan perempuan dari arah ruang makan.
Nira langsung menuju ke arah suara.
Sesampainya di ruang makan, Nira melihat Seorang wanita paruh baya yang memakai pakaian gamis dan juga berhijab syar'i. dia juga melihat seorang pemuda.
Nira mencium punggung tangan Tantenya dan juga kak Ghibran.
"Nira, kamu ke sini sama siapa?" tanya Tante Nira yang bernama Karina.
"Sama papah tant, tapi papah langsung pergi. katanya mau ke kantor" jawab Nira.
Nira duduk di salah satu kursi di meja makan.
"Kamu sudah sarapan belum?" tanya kak Ghibran.
"Udah kak. tapi ngeliat masakan tante, Nira jadi laper lagi he he" jawab Nira cengengesan.
"Kamu ini.." ucap kak ghibran ikut tersenyum.
"Yasudah, kamu makan lagi" ucap tante Karina.
__ADS_1
"Iya tant" Nira mengambil makanan yang ingin dia makan, kemudian memakannya.
Ketika sedang makan, Nira bertanya.
"Om mana tante?" tanya nya dengan mulut yang penuh dengan makanan.
"Om sudah berangkat bekerja, dan juga kalau kamu lagi makan jangan berbicara" ucap tante Karina.
Nira hanya menjawabnya dengan anggukan, karena tantenya bilang jangan berbicara ketika sedang makan.
Selesai makan.
"Bun, Nira, kak Ghibran berangkat kerja dulu ya?" ucap Ghibran.
"Yahhh, kak Ghibran gimana sih?
aku lagi main ke sini malah mau di tinggal pergi" ucap Nira.
"Kak Ghibran harus ke cafe, lagian kamu lebih milih bolos sekolah" ucap Ghibran.
"Akukan kangen sama om, tante, terus kak Ghibran" jawab Nira.
"Tapi kak Ghibran harus kerja"
"Mmm, aku mau ikut sama kakak.
Bolehkan tant? Nira gak akan gangguin kak Ghibran" ucap Nira.
"Kalau tante sih boleh, tapi kamu harus tanya sama kak Ghibrannya" jawab tante Karina.
"Yasudah, ayo.
Bunda, Ghibran pamit ya" ucap Ghibran.
"Tante, aku juga pamit"
Ghibran dan Nira mencium punggung tangan Karina.
"Assalamu'alaikum" ucap Nira dan Ghibran.
"Wa'alaikum salam, kalian hati-hati" jawab Karina.
.
Ghibran dan Nira menaiki mobil menuju ke arah cafe milik Ghibran.
Sesampainya di sana, mereka berdua keluar dari mobil.
Nira berjalan sambil memperhatikan cafe yang berada di depannya dan berkata.
"Udah lama aku gak pernah ke sini"
"Iya, kamu juga udah lama gak pernah main ke rumah kakak" jawab Ghibran.
"Kakak kayaknya suka deh kalau aku gak main ke rumah kakak, buktinya aku ke sana malah mau di tinggal kerja" ucap Nira.
__ADS_1
"Tapikan sekarang kamu ikut kakak kerja, nggak kakak tinggal" jawab Ghibran.
"Iya deh, kakak memang selalu benar.
Tapi memang aku gak pernah main ke rumah kakak sihh, soalnya papah tidak mengizinkan" ucap Nira.
Mereka berdua memasuki cafe dan masuk ke ruangan Ghibran.
Ghibran langsung duduk di kursi dan membuka laptopnya.
Sementara Nira, dia duduk di sofa dan memainkan handphone nya.
.
Siang hari.
Ghibran dan Nira baru saja kembali ke cafe setelah sholat Dzuhur bersama di musholla terdekat.
Beberapa menit sekali, Nira keluar dari ruangan Ghibran dan melihat-lihat para karyawan yang sedang bekerja dan juga para pelanggan yang sedang menikmati makanan dan minuman mereka.
karena Nira merasa kebosanan.
"Ternyata nunggu di sini lebih membosankan dari pada mendengarkan guru yang sedang mengajarkan materi pelajaran" batin Nira.
Dia masuk ke ruangan Ghibran, duduk di sofa dan membuka ponselnya.
ketika dia merasa bosan kembali, dia keluar dari ruangan Ghibran.
Sa'at sedang melihat-lihat para karyawan, pandangan Nira tertuju ke arah salah satu karyawan yang sedang mengelap meja.
"kakak itu kan yang nolongin aku, ternyata dia kerja di sini?" batin Nira.
Nira berjalan menghampiri Dhea yang baru saja selesai mengelap meja.
"Hai kak" ucap Nira.
Dhea hanya melirik sekilas kemudian pergi karena ada pelanggan yang memanggilnya, mau memesan.
"Sepertinya kakak itu lupa pada ku" batin Nira.
Nira terus memperhatikan Dhea, dia kembali menghampiri Dhea setelah Dhea mengantarkan pesanan ke pelanggan.
"Kakak, inget aku nggak?" tanya Nira.
Dhea melihat ke arah Nira, tetapi hanya terdiam tidak menjawab pertanya'an Nira.
"Aku Nira kak" ucap Nira.
"Ini anak yang jatuh dari motor kan?" batin Dhea.
Dhea kembali meninggalkan Nira tanpa kata, karena ada pelanggan yang memanggilnya lagi.
"Sepertinya kakak itu sibuk, lebih baik aku kembali ke ruangan kak Ghibran dan bertanya kepadanya" batin Nira.
Nira kembali masuk ke ruangan Ghibran.
__ADS_1