Aksa Dan Dhea

Aksa Dan Dhea
25


__ADS_3

"Anak-anak, kita main lagi yuk" ucap seorang wanita yang sepertinya adalah seorang pengurus di panti asuhan.


Mendengar ucapan ibu pengurus, semua anak yang mengerumuni Aksa membubarkan diri.


mereka semua bermain-main kembali.


kecuali seorang anak perempuan yang berada di samping ibu pengurus.


"A..." ucapan ibu pengurus terpotong oleh ucapan anak tersebut.


"Kakak ganteng mau cari siapa?" tanya anak perempuan tersebut.


"Kakak mau ketemu sama ibu panti" jawab Aksa tersenyum ramah.


"Ooh mau ketemu sama ibu" ucap anak itu.


"Mau ketemu sama bu Rani ya mas?" tanya ibu pengurus.


"Iya bu" jawab Aksa.


"Mari silahkan masuk" ucap ibu pengurus.


"Terima kasih" jawab Aksa.


Aksa mengikuti ibu pengurus masuk ke dalam rumah panti.


anak perempuan yang berada di samping ibu pengurus juga terus mengikuti langkah Aksa.


"Silahkan duduk, saya akan panggilkan bu Rani" ucap ibu pengurus meninggalkan Aksa dan anak perempuan tersebut.


"Cepet duduk kak" anak tersebut menarik tangan Aksa untuk duduk.


"Iya" ucap Aksa.


Setelah Aksa duduk, anak tersebut juga ikut duduk di samping Aksa.


"Kakak ganteng, kenalin nama aku Ria.


kalo nama kakak siapa?" tanya sang anak perempuan yang ternyata adalah Ria.


Ria mengulurkan tangannya ke arah Aksa.


"Nama kakak, kak Aksa" jawab Aksa menyambut uluran tangan Ria.


Bu Rani datang dengan ibu pengurus yang berada di samping nya.


Bu Rani terlihat membawa nampan berisi dua cangkir teh.


Sedangkan ibu pengurus terlihat membawa tiga buah toples berisi sebuah makanan ringan.


Bu Rani dan ibu pengurus menaruh barang yang mereka bawa di meja yang ada di depan Aksa.

__ADS_1


"Ria, kita main dulu yuk" ajak ibu pengurus.


Ria turun dari kursi dan menggandeng tangan ibu pengurus.


"Kakak ganteng, Ria main dulu ya" ucap Ria.


Aksa hanya menjawab ucapan Ria dengan senyuman.


Ria dan ibu pengurus meninggalkan bu Rani dan Aksa hanya berdua.


"Silahkan nak, di minum" ucap bu Rani.


"Iya bu, terima kasih" jawab Aksa.


Aksa meminum tehnya, dan kembali menaruh cangkirnya di meja.


"Ada apa nak mencari ibu?" tanya bu Rani.


"Ma'af bu sebelumnya jika saya mengganggu waktu ibu, nama saya Aksa.


saya kemari karena ada suatu hal yang harus saya tanyakan langsung kepada ibu" ucap Aksa.


"Nak Aksa tidak mengganggu waktu ibu sama sekali.


Silahkan nak, jika ada yang ingin kamu tanyakan kepada ibu" ucap bu Rani.


"Saya mau bertanya, apakah ibu mengenal seseorang yang bernama Dhea?" tanya Aksa.


"menemukan Dhea? apa maksud dari perkata'an bu Rani" batin Aksa.


"Ma'af bu, apa maksud dari menemukan yang ibu katakan?" tanya Aksa.


"Oh ma'af, ibu mungkin salah faham.


ibu kira kamu menemukan Dhea anak ibu" jawab bu Rani.


"Dhea anak nya bu Rani?" batin Aksa.


"Apakah Dhea yang kau maksud adalah rekan kerja Riri?" tanya bu Rani.


"Iya bu" jawab Aksa.


"Kalau itu ibu mengenal nya, dia pernah datang ke sini bersama dengan nak Cika" ucap bu Rani.


"Dari apa yang ibu katakan, apakah ibu pernah mempunyai anak bernama Dhea?" tanya Aksa.


"Iya nak, wajah anak ibu juga sangat mirip dengan Dhea rekan kerja Riri" ucap bu Rani.


"Apakah itu suatu kebetulan?" batin Aksa.


"Memangnya kalau ibu boleh tahu ada apa nak Aksa menanyakan tentang nak Dhea?" tanya bu Rani.

__ADS_1


"Ma'af bu, untuk sekarang Aksa tidak bisa menjelaskannya" jawab Aksa.


"Baiklah kalau begitu" ucap bu Rani.


"Sekali lagi Aksa minta ma'af ya bu.


dan juga terima kasih banyak atas waktunya.


Aksa mau pamit" ucap Aksa.


"Iya nak tidak apa-apa.


nak Aksa kenapa buru-buru pergi?" tanya bu Rani.


"Iya bu, Aksa masih ada urusan lain" jawab Aksa.


Aksa mencium punggung tangan bu Rani.


"Assalamu'alaikum" ucap Aksa.


"Wa'alaikum salam" jawab bu Rani.


Bu Rani mengantarkan Aksa sampai keluar rumah panti.


Aksa memakai helm dan menaiki motornya.


Ria yang melihat Aksa yang sudah mau pergi, langsung menghampiri nya.


"Kakak ganteng udah mau pulang?" tanya Ria.


"Iya Ria" jawab Aksa.


Aksa kembali membuka helm dan turun dari motornya.


"Ria, kak Aksanya mau pulang dulu" ucap bu Rani.


"Ria kan belum main sama kakak" ucap Ria menunduk, wajahnya menampilkan raut sedih.


"Lain kali kalau kak Aksa datang ke sini lagi, kita main sama-sama" ucap Aksa mencoba membujuk Ria.


"Beneran kak?" tanya Ria antusias.


"Iya" jawab Aksa.


"Kalau kakak ganteng ke sini lagi nanti ajak kak Dhea sama kak Cika ya" ucap Ria.


"Iya, InsyaAllah nanti kak Aksa ngajak kak Dhea sama kak Cika datang ke sini lagi" ucap Aksa.


Ria mengulurkan tangannya.


"Apa maksudnya? kita kan sudah berkenalan" batin Aksa.

__ADS_1


__ADS_2