AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par 21 Menghindar 2


__ADS_3

Outhor FOV


''Aluna''.sebuah panggilan disertai tepukan lembut dipundaknya membuat wanita itu menoleh.


keningnya mengernyit menatap wanita yang biasa selalu membully dirinya.namum sudah dua hari ini wanita itu bersikap baik padanya entah karna apa''?


''Iya ada apa ya''?.tanya Aluna dengan kening mengernyit binggung.


''Kakak lho manggil. oh iya Aluna sampaikan salam gue buat Kakak lho ya''?..


"Oh pantasan saja dia baik sama gue ternyata karna itu to".batin Aluna.


"Iya''. jawab Aluna malas.setelahnya gadis remaja itu melangkah dengan gontai.namun bukan menuju parkiran melainkan menuju belakang sekolah.


Untuk saat ini Aluna malas bertemu Alvin.


"Hey lho kenapa melamun terus"?.Aluna menoleh saat lagi-lagi pundaknya ditepuk.entah kenapa orang-orang suka sekali menepuk pundaknya.


"Hai Sean ".lho mau apa kesini"?.Aluna mematap Sean yang kini duduk diseblahnya.


"Ck''. gue nanyak lu kali Lun''!!!.. kenapa lunya balik nanya"?.


"He..he...maaf ini memang tempat favirit gue".


"Ini gue bawain sarapan buat lu"?.lu kayaknya lagi sakit ya Lun''!!! wajah lu pucat banget"?.


"Eeeh engak gue...gue baik".jawab Aluna gelagapan.membuat Sean mengerutkan alisnya binggung dan menatap curiga pada Luna.

__ADS_1


"Hey ''.elah lunya lagi berduaan disini' dicariin jugak".celetuk Dara yang baru saja datang dengan wajah masam.


''Kau kenapa''?.


''Kau tau Erika sicewek lampir itu dari tadi nyariin lu''!!!..


Aluna mendesah malas.kemudian bersuara ''Biarkan saja''.


''Entah kenapa akhir-akhir ini Erika baik banget sama gue''!!!.. biasanya jahat banget''.


''Ada maunya kali''.celetuk Sean membuat kedua wanita itu memganguk.


Entah kenapa saat Erika menitipkan salam untuk suaminya Aluna meresa tak suka dan geram.apa mungkin karna iya sudah mulai menyukai laki-laki itu''?..


"Tidak Aluna jagan sampai kau menyukainya karna sudah jelas Alvin hanya mencintai kekasihnya,kau hanya dijadikan pelampiasan nafsunya saja".batin Aluna.


Aluna langsung memekannya, namun bukan makan sendiri melainkan mereka memakan Sendwich itu bertiga, karna kebetukan memang ada tiga,mungkin Sean memang menyiapkan sarapan itu untuk mereka bertiga.


Selesai sarapan ketiganya kembali melangkah menuju kelas.sambil tertawa-tawa kecil saat ada yang lucu dan mengelitik hati mereka.


πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯


Sementara diparkiran.


Alvin sudah sedari tadi menunggu Aluna namun yang ditunggu tidak menampakkan batang hidungnya.


"****''. kenapa dia tidak kemari".??. kesal Alvin sambil memukul stir mobil dengan kesal.

__ADS_1


"Tok...tok..tok...


Suara jendela mobil yang diketuk membuat Alvin segera menoleh.


"Ck''. wanita buluk ini lagi".gerutunya pelan saat melihat Erika berdiri disamping pintu mobil.


"Mana Aluna "?.Tanya Alvin dengan nada lembut kerna jika iya berbicara kasar do'i takut wanita jadi-jadian yang ada disebelahnya akan menaruh curiga.


"Tau''. tadi udah dikasi tau jugak. tapi ngak nongol juga".jawab Erika sambil tersenyum semanis munkin.


Namun melihat itu semua bukannya Alvin senang malah laki-laki itu semakin jijjk.


"Ya sudah nanti katakan padanya Aku menunggunya disini".


"Baik Kak,oh ya apa Kakak mau sarapan dulu"?.


"Tidak aku akan kembali kekantor sekarang. nanti aku kesini lagi".lebih baik iya kekantor saja dari pada dirinya berurusan dengan wanita jadi-jadian ini.itu pikir Alvin.


Selang beberapa saat mobil yang dikendarai Alvin sampai diparkiran kantor.


"Pak Alvin sebentar lagi ada rapat".


πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Mohon kritik dan saran yang mendukungπŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2