AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par 49


__ADS_3

Alvin Fov


Tak ku indahkan panggilan Elice yang memintaku bertanggung jawab.apa yang mau kupertangung jawabkan''?.siapa suruh dirinya sok baik membantuku''?.paling juga setelah membantuku dirinya akan minta dibelikan barang-barang mahal.


Sory ''.ini Alvin yang sekarang,bukan Alvin yang dulu.


Alvin yang sekarang sudah punya istri,bentar lagi punya Beby''.ah''. senangnya''. membayangkan punya anak dan hidup bahagia dengan Aluna saja sudah membuatku senyum-senyum tidak jelas.


Baru saja aku berjauhan darinya hati ini rasanya sudah sangat rindu.gila cinta benar-benar gila.


Sepanjang perjalanan aku hanya tersenyum-senyum sendiri saat mengingat perlakuan istrku tadi pagi.


Oh gadis kecilku rindunya''.


Aku langsung berhenti saat mobil ini sudah sampai diparkiran khusus petingi prusahaan.


''Pagi Pak''.sapaan karyawan yang biasanya sama sekali tidak pernah kuindahkan, namun kali ini entah kenapa bibirku sangat ringan untuk tersenyum. bahkan diiringin dengan angukan kepala.membuat semua karyawan menatapku aneh.


Bahkan kudengar mereka berbisik-bisik yang sama sekali tidak kuperdulikan.


Apa perduliku yang penting saat ini hatiku bahagia,aku sebentar lagi akan mempunyai anak.aku tidak perduli anakku dan Luna wanita atau laki-laki,yang terpenting mereka sehat dan selamat.


*****


''Pagi Pak''.


Baru saja diri ini mendaratkan bokongku dikursi, asistenku sudah langsung datang.


''Pagi''.ada apa''?.


''Lima belas menit lagi ada rapat Pak''.


''Iya baik''.


''Lho ada apa lagi sakit''?.


Mataku mendelik kesal menatap laki-laki perusuh yang satu ini.


''Emang gue kelihatan sakit''?.


''Kagak sih''.tapi gue heran aja ngak biasanya lho senyam-senyum ngak jelas gini''.


''Memangnya ngak boleh''?.kesal juga melihat wajah tengilnya. bahkan kini dirinya merangkul pundak ini membuat diriku semakin kesal.


''Boleh sih,tapi gue takut lho''.


''Kanapa''?.serkasku kesal.


''Giiila''.


''Setan lho''.wajahnya yang kini sangat dekat dengan diri ini sambil berbisik mengatakan diriku gila, langsung saja kudorong dengan kuat.hinga membuatnya terhuyung kebelakang.


Dasar anak ini bukannya marah atau paling tidak pergi.malah dirinya kini tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


Membuatku kesal dan melempar dirinya dengan pulpen yang sedang kupegang.


Namun sial dirinya dengan gesit berkelit. membuat pulpenku meleset entah kemana''?.


''Cari pulpen gue Jer''.


''Hah''. gue''?.sentak dirinya bertanya sambil berusaha untuk berhenti tertawa.


''Iya lah lho''. gue mau kerungan rapat sebentar lagi, buruan cari''.


''Enak aja. lho yang lempar gue yang nyari''.


''Lho cari atau gue ngak akan pergi rapat''?.


''Elah''.ancaman lho lucu,ngak pergi rapat lho yang bakal dimarihin bokap,gue perduli apa''?.


Setan nie laki-laki, dia melah mentertawakan diri ini sambil melangkah keluar dari ruangan.


Aku mengusap wajahku kasar.kemudian meraih pilpenku yang lain dan juga beberapa map yang tadi diserahkan Jerry padaku.


Kemana perginya pulpen kesayanganku''?.aku mencoba melihat-lihat dimana tadi aku sempat melemparkan pulpen pemberian Papa, saat diri ini pertama kali bekerja.


''Ah''. sudah lah nanti akan kucari''.


Karna waktu yang sudah mepet akhirnya kuputuskan untuk pergi menuju ruangan rapat.


Saat diri ini sampai disana, ternyata semua petingi perusahaan dan juga rekan bisnis Papa sudah berkumpul termasuk Papa.kulangkahkan kaki ini dengan tegap saat semua yang ada disana kini sedang menatap diri ini dengan lekat.


Hampir pukul dua belas diri ini keluar dari ruangan rapat.ternyata bukan hanya rapat saja, melainkan Papa mengenalkan diriku pada semua petinggi perusahaan dan juga rekan bisnisnya.


''Mas''.


Kulirik seseorang yang memangil diri ini Mas.


''Hufh''.kutarik nafas dengan kesal.


Ini adalah wanita yang sempat dikenalkan rekan bisnis Papa padaku,yang katanya pewaris tunggal dari perusahaan berlian.


Tapi sungguh aku benar-benar tidak tertarik pada wanita yang satu ini,dan juga wanita yang lainnya.


''Huek''.


Tu kan''?. perutku mual lagi,entah kenapa sejak tadi pagi setiap bertemu wanita lain perut ini rasanya bagaikan diaduk-aduk.mual sekali rasanya, apa lagi wangi parfumnya yang sangat mneyengat, membuat perutku semakin mual dan ingin muntah.


''Eh Mas kenapa''?.


Sama sekali tidak kuindahkan pangilannya aku langsung berlari menuju toilet terdekat.


''Huek..huek..huek...''.


Ya allah sakitnya,perutku yang sudah kosong karna sudah kumuntahkan tadi pagi,kini semakin sakit.perutku yang mual membuatku memuntahakn cairan kekuningan yang rasanya sangat pahit.


Setelah diri ini puas muntah yang hanya mengeluarkan cairan kekuningan yang membuat tengorokanku menjadi pahit.kini tubuhku yang lemah kusandarkan didinding toilet umum.

__ADS_1


''Mas,apa kamu baik-baik saja''?.


''Sial wanita ini,masih mengikutiku''.kesalku mengumpat dengan nada pelan sambil menoleh kearah pintu toilet.namun sama sekali diri ini tidak berniat untuk membukakan pintu.kubiarkan dirinya yang sedari tadi masih mengetok-getok pintu toilet.aku tetap menyandarkan kepalaku didinding toilet dengan mata yang terpejam.


Setelah kurasakan tubuh ini mulai membaik kulangkahkan kakiku untuk keluar dari toilet.


''Allah huakbar''.aku langsung berjingkrak terkejut.saat kulihat wanita yang katanya bernama Talita itu masih berdiri didepan pintu toilet.


''Maaf Mas,membuatmu terkejut''.kau tak apa''?.


Tampa menjawab pertanyaan darinya, diri ini langsung melangkah dengan setengah berlari.bahkan aku melewatinya dengan wajah menunduk.tujuanku agar diriku tidak lagi melihat wajahnya.


Sungguh entah apa yang kurasakan saat ini''!!. setiap melihat wanita lain rasa mualku kembali kambuh.anehnya perutku akan mual jika diri ini berdekatan dengan wanita yang mencoba ingin mendekatiku.


Bukannya aku Pd tapi diriku tau jika Talita tertarik pada diriku.


Tapi sungguh diriku benar-benar tidak tertarik pada wanita lain lagi sekarang.jika dulu mungkin aku tidak akan menolak wanita secantik dan seseksi Talita,tapi sekarang entah kenapa aku merasa hampa jika berdekatan dengan wanita lain.


*****


''Hah''.ya allah''.aku terbagun dari tidur siang ku.


Setelah selesai rapat tadi aku langsung masuk kedalam ruangan pribadiku.karna tubuhku lemah dan kepalaku juga pening bahkan pandangnku juga berkunang-kunang.hinga membuatku akhirnya terlelap.


''Astaufirullah pukul dua''?.Luna''?.aku langsung berdiri dari berbaringku kemudian meraih kunci mobil dan berlari keluar dari ruagan.


Hatiku benar-benar khawatir.istriku pasti sudah pulang sekolah sekarang.


Bagai mana ini ''?.


''Sial''.kenapa gue pakai ketiduran sih''.dumelku terus melangkah menuju loby.


''Pak mau kemana''?.


Aku langsung menoleh saat kudengar suara yang sangat aku kenal.dan sangat tidak ingin ku dengar.


Tampa menjawab diriku langsung saja pergi dari hadapan laki-laki menyebalkan ini.


''Siang Pak''.


Sapaan dari karyawan sama sekali tidak ku perdulikan. kini otak dan pikiranku benar-benar hanya ada nama Aluna.


Kutekan pedal gas dan pergi meleset dengan cepat dari kantor menuju sekolah istriku.


Hampir satu jam aku diperjalanan karna tepat dipusat kota tadi sempat macat karna ada kecelakaan.


Saat sampai digerbang sekolah dengan cepat diriku turun dari mobil dan berlari mendekati satpam yang kini sedang berdiri saat melihat aku yang datang mendekatinya.


''Pak sisiwa kelas 3 A sudah pulang belum''?.


🌹🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏


Tbc.


__ADS_2