
Hari ini adalah hari dimana diriku berharap waktu akan berhenti berputar untuk sementara waktu.hari ini adalah hari dimana istriku akan pergi dengan waktu yang cukup lama.
Bukannya diriku tidak suka istriku menjadi wanita yang hebat, wanita pintar, wanita karir.tapi aku berharap jangan pergi dengan cara seperti ini,dadaku sesak rasanya membayangkan akhir dari pertemuan ini,semalaman aku memilih tidur dengannya seperti biasa aku masuk setelah dirinya terlelap.
Sean bahkan mentertawakan penderitaanku hingga terpingkal-pingkal,dirinya tidak tau hatiku remuk rasanya,tapi setidaknya dengan adanya Sean disana, aku bisa sedikit lebih lega.
Pukul enam pagi semua keluarga sudah duduk dimeja makan.kali ini Mama memintaku sarapan bersama.
''Ayo Vin makan yang banyak,kau terlihat kurusan sekarang''.
''Ah iya Ma''.jawabku sambil curi-curi pandang dengan istriku,entah kenapa pagi ini dirinya begitu cantik dan wangi.
Ingin hati membawanya lari dan menguncinya didalam kamar,agar dirinya tidak bisa kemana-mana,tapi apa lah dayuku anak dari seorang wanita jahat.aku hanya mampu berharap tampa bisa berbuat banyak.
Harapanku setelah Aluna pulang keindonesia lagi dirinya akan memjadi Alunaku lagi, bukan Aluna yang membenciku seperti ini.
Selesai sarapan kami semua pergi menuju mobil.
"Dek"?.
"Ikut sama Kakak ya"?.tak ada keinginanku lagi agar istriku bersedia memangilku Abang,mau memangil diriku dengan sebutan Kakak saja sudah membuatku senang.
"Iya Luna sama Alvin saja Nak".sambung Ibu mertuaku sambil mengusap kepala putrinya lembut.
"Tapi Ma"?.
"Tidak boleh mambantah Nak,dia suami kamu"?.
"Iya Ma".
Ah''. aku ingin menari sekarangy ya Allah bahagianya tak dapat ku ungkapkan.dengan cepat kaki ini melangkah membukakan pintu mobil dan memintanya masuk.
"Adek benci Kakak"?.kata yang pertama ku ucapkan saat mobil ini melaju.
__ADS_1
"Dek"?.
"Tolong jangan bahas ini bisa tidak Kak"?.
"Kenapa Dek"?.kenapa tidak bisa"?.Adek akan pergi jauh dari Kakak,Adek tau bagai mana rasanya Kakak,Hati Kakak"?.
"Hancur Dek".disini bukan Adek saja yang terluka tapi Kakak juga".kenapa Adek jadi sekejam ini sama Kakak"?.apa salah Kakak"?.emosiku yang meluap hingga membuat air mataku kembali menetes.
"Maafkan Luna Kak,tapi mungkin ini adalah jalan yang terbaik untuk kita,karna memang seharusnya kita berdua tidak bersatu dalam pernikahan".
"Kenapa"?.karna Kakak orang miskin"?.tidak tentu asal usulnya"?
Aluna diam.
"Jawab Kakak Dek".biar Kakak tau alasannya".
Aluna tetap diam.
"Maaf Kak Aluna ngak bisa janji, selagi Mama masih membenci Aluna".
"Itu semua bisa kita lewati bersama Dek".
"Dengan cara kehilangan nyawa Aluna Kak"?.
"Bukan begitu maksud Kakak".
"Lalu".
"Apa Adek cinta sama Kakak"?.
Aluna diam.
"Jawab Kakak Dek".
__ADS_1
"Maaf Kak Aluna ngak pernah cinta sama Kakak".
"Deg".
Tubuhku melemah. benarkah selama ini istriku tidak pernah mencintaiku"?.kejam sekali dunia ini,mempermainkan hati dan hidupku.
"Baik lah".jawabku disertai setitik air mata yang jatuh tampa bisa kitahan.
Mobil kuhentikan saat sampai didepan parkiran bandara.
"Cup".
Kutarik pinggang ramping istriku dan kukecup bibirnya lembut.wanita ini tidak menolak, bukankah itu artinya dirinya juga berat berpisah dariku"?.bukankah itu artinya dia juga mencintaiku"?.
Ciuman yang awalnya hanya aku yang mendominasi kini dirinya juga ikut membalas setiap apa yang aku lakukan.
Kupeluk tubuhnya erat setelah ciman kami terlepas.
"Hati-hati disana,jaga diri baik-baik.ingat Kakak akan selalu menunggu Adek sampai kapanpun".
"Cup".
Kembali kukecup keningnya berkali-kali.bisa kulihat dengan jelas matanya yang mengembun,aku yakin istriku pasti berat melakukan ini semua,aku sedikit bersyukur karna sekarang dirinya sudah tidak histria lagi saat bertemu diriku.paling tidak disaat perpisahan ini kami masih bisa berkomunikasi dengan baik tidak seperti kemaren.
"Woy"?.buruan ntar telat".
🌹🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1