
''Tolong bantu Elice supaya Alvin mau mengakui bayi ini Tente''?.pinta Elice dengan linangan air mata.
''Tenang saja sayang''.Tante akan melakukan apapun untuk masa depan cucu Tante''.
''Ya sudah kalau gitu Tante pamit sebentar. ada urusan''.
''Terima kasih Tente''.
Ayri tak menjawab. wanita itu hanya menganguk sambil tersenyum menatap Elice sekilas kemudian melangkah pergi.
Dirinya ingin pergi ke Aparteman Alvin sekarang.wanita paruh baya itu sangat penasaran ada hubungan apa antara putranya dengan remaja yang selama ini paling iya benci.
Sepanjang perjalanan pikirannya menerawang jauh.
''Aku harus cari tau apa sebenarnya yang terjadi diantara mereka''.gumam Ayri lirih.
*****
hampir satu jam dirinya mengendarai mobil. hinga kini wanita paruh baya itu sudah sampai didepan Aparteman tempat putranya tinggal.dengan cepat wanita itu menuju pos penjaga.
''Pak tolong perlihatkan rekaman cctv Aparteman ini ".Ayri langsung saja pada tujuan dirinya datang kesini.
''Maaf nyonya''.kami tidak bisa memberikan pada sembarang orang''.
''Eh''?. apa kamu bilang''?. sembarang orang''?.wajah Ayri sudah terlihat kesal, bahkan kini pipinya sudah menerah.
''Maaf nyonya ''?. saya hanya menjalankan tugas''.jawab laki-laki paruh baya itu sambil menunduk.
''Ok''. kalau kamu ngak mau ngasi lihat''.saya pastikan ini hari terakhir kamu bekarja disini''.Ayri dengan cepat meraih smartpthone miliknya kemudian mencari nomor seseorang yang bisa membantunya.
📱''Hallo Tuan Adriew''.
''Nyonya jangan nyonya''. Ok''. saya akan kasi lihat rekaman cctvnya''.
Ayri mengembangkan senyuman saat melihat laki-laki paruh baya itu sudah gemetaran. saat mendengar nama pemilik Aparteman tempat laki-laki paruh baya itu bejerja.
Padahal tadi diriya hanya berpura-pura.bukankah Aparteman Alvin milik putranya sendiri.
''Ayo nyonya ikut saya''.
Ayri tersenyum cerah sambil melangkah mengikuti laki-laki paruh baya itu menuju ruangan monitor.
''Mau lihat dibulan berapa nyonya''?.tanya laki-laki paruh baya itu sambil mengotak atik komputer.
Terlihat Ayri seperti berpikir-pikir.
''Dari dua bulan yang lalu Pak''.
''Baik nyonya''.
Awalnya iya tersenyum senang saat melihat Alvin marah-marah dengan Aluna bahkan sepat menarik-narik wanita itu.
''Lagi Pak''.apa didalam Aparteman tidak ada cctvnya Pak''?.
''Maaf Bu''?. tuan Alvin melarang kami memasang Cctv didalam Aparteman yang dia tempati''.
''Oh gitu ya''.desahnya kecewa.
''Coba telusuri lagi Pak, sampai hari ini''.
''Baik nyonya''.
''Berhenti Pak''.berhenti''.Ayri langsung tegang saat melihat Alvin yang menbopong tubuh Aluna untuk membawa wanita itu masuk kedalam Aparteman.
''Sial ''?. ada hubungan apa mereka''?.gumam Ayri yang membuat laki-laki paruh baya itu bersuara.
''Bukankah wanita remaja ini adiknya tuan Alvin Nyonya''?.
''Bukan dia hanya anak pungut''.
''Oh pantas saja Den Alvin selalu bersikap kasar padanya''.
''Benarkah''?.
''Iya nyonya''.
''Tapi ini''?.Ayri menunjuk rekaman Cctv yang menunjukkan Alvin menbopong tubuh Aluna.
''Oh itu,saya ingat nyonya''.waktu itu Non Luna sakit dan tidak bisa jalan Nyonya, makanya digendong tuan''.
__ADS_1
''Oh baik lah''.
''Kalau begitu boleh saya minta kunci Aparteman putra saya''?.
''Maaf nyonya, tuan tidak menitipkan kunci cadangan pada saya''.
Ayri menarik nafasnya kecewe,kemudian melangkah pergi dengan kegagalan.
''Awas saja kalau sampai ketahuan, kalian punya hubungan''?.guman Ayri sambil melajukan mobil kembali menuju rumah sakit.
Kali ini dirinya akan bertanya pada dokter yang menangani anak pungutnya itu.
Saat sampai dirumah sakit, Ayri langsung melangkah menuju ruangan Dokter yang menagani Luna beberapa saat yang lalu.
''Maaf nyonya''.Mbak Luna bukan saya yang menagani''.
''Lalu''?.
''Dia ditangani dokter Heru Nyonya''.
''Dokter Heru''?.
''Iya nyonya''.
''Dokter Heru Dokter bagian apa''?.
''Obgyn nyonya''.
''Hah''?.memangnya wanita itu hamil''?.
''Sepertinya begitu nyonya''.
''Ok''. terimakasih''.Ayri keluar dari rungan dokter dengan ribuan pertanyaan dibenaknya.
''Hamil''?.gumamnya lirih.dengan kaki yang terus melangkah menuju rungan dokter yang disebutkan dokter wanita yang tadi.
''Tok..tok..tok''.
''Silahkan masuk''.
''Permisi Dok''?.
''Eem ''?. itu Dok''. saya mau nanya''.
''Iya bu silahkan''.
''Kalau boleh tau''?.pasien yang bernama Aluna itu sudah hamil berapa bulan ya Dok''?.
''Maaf ibu siapanya''?.tanya sang dokter dengan wajah menyelidik.
''Saya Mamanya dokter,dia putri angkat saya''.dengan terpaksa Ayri mengatakan itu semua,itu semua iya lakukan untuk melancarkan rencananya.
''Oh''. benarkah''?.
''Benar dokter''.
"Dasar anak sialan membuat ku malu saja".umpat Ayri dengan wajah memerah menahan malu.
''Sudah hamil berapa bulan ya Dok''?.
''Sudah masuk dua bulan Bu''.
''Hah''?.benarkah''?.
''Iya Bu''.
''Oh ya sudah, kalau gitu saya permisi''.
"Baik Bu''. silahkan".
"Menyesal aku mengakui dirinya putri angkatku".gumamnya lagi sambil melangkah dengan tergesa-gesa.
*****
"Ayo makan sayang''.
Malam yang seharusnya mereka berada dirumah. kini malah berakhir dirumah sakit.
''Luna ngak mau Kak''.
__ADS_1
''Ayo lah sayang''. anak kita juga butuh makan Dek''.
''Brak''.
Suara pintu yang didorong dengan kuat membuat kedua pasangan yang ada didalam tersentak kaget.
''Mama''?.lirih keduanya dengan wajah terkejut.
''Kau wanita sial''.Ayri langsung nyelonong masuk dengan wajah nyalang dengan tatapan tajam menghunus pada Aluna.
Wanita remaja yang awalnya hanya terdiam kini langsung meringkuk melindungi perutnya saat Ayri langsung menerjang dirinya.
''Plak''.
''Mama''?.Ayri langsung terpaku saat menyadari bahwa yang ditampar bukan Aluna melainkan putranya, yang kini pasang badan untuk melindungi istrinya.
Aluna yang awalnya meringkuk dengan mata terpejam kini perlahan mengangkat wajahnya dan mendongak.
''Apa yang Mama lakukan''?.kenapa Mama mau menampar Aluna''?.
''Bukan Mama yang seharusnya menjawab pertanyaan kamu''. tapi kamu yang seharusnya menjawab pertanyaan Mama''.
''Katakan apa benar wanita sialan ini hamil''?.
''Deg''.
Tubuh Aluna langsung bergetar ketakutan, bahkan kini wanita muda itu langsung memeluk perutnya semakin kuat.
Sebagai bentuk perlindungan pada sibuah hati.
''Dari mana Mama tau''?.Alvin mencoba untuk tenang meskipun dirinya juga ikut kawatir.
Bukan kawatir tentang dirinya melainkan dirinya kawatir tentang keselamatan sang Istri dan calon anaknya.
''Mama bukan wanita bodoh Vin''.awas kamu biar Mama kasi pelajaran wanita murahan ini''.lagi-lagi Alvin menghalangi tubuh Mamanya yang sempat merinset untuk masuk mendekati Aluna.
''Apa-apa-an kamu ini Vin''?.
''Minggir kamu''?.pintanya dengan tatapan tajam penuh amarah.
''Ngak akan Ma''.
''Apa maksud kamu Vin''?.kamu berani melawan Mama''?. demi wanita murahan ini''?.Ayri menujuk-nunjuk wajah Alvin dengan penuh kekesalan, bahkan wajahnya sampai memerah.
''Alvin akan melakukan apa saja untuk melindungi Aluna Ma''.
''Cih''.
Ayri berdecih dengan tatapan menghunus pada Aluna yang kini masih meringkuk.bahkan wanita itu sudah sejak tadi menangis sesegukan.
''Apa kamu mau melindungi anak haram itu''?.
''Dia bukan anak haram Ma''?.
''Lalu''?.anak apa''?.tempa kedua orang tua, tampa saudara''.
''Dan sekarang dia juga mengandung anak haram''?.
''Dia bukan anak haram Mama''.
''Lalu apa''?.katakan sama Mama''.anak siapa Alvin''?.
🌹🌹🌹
''Uuuhh..semakin memanas.maaf kalau outhor bikin novel ngak terlalu vilger.
Pertama kerna outhor ngak terlalu ngerti caranya.
Kedua outhor takut anak dibawah umur yang baca.outhor takut merusak anak-anak dibawah umur, karna pikiran mereka masih labil.
Dinovel outhor rata-rata adegan 21+ diskip meskipun kadang ada ditulis sedikit tapi tidak terlalu detil.
Kadang anak-anak dibawah umur sangat suka mencari tau apa yang belum mereka tau.meskipun sudah ditulis warning 21+ yang penulis harap agar anak-anak tidak membaca.tapi biasanya anak-anak akan mampir juga meskipun sudah ada tulisan 21+.
Kenapa''?.karna rasa penasaran mereka yang tinggi.
Ya sudah itu aja outhor mau pamit dulu besok datang lagi Ok''?.semoga suka sama novel receh dari penulis abal-abal.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1