
Outhor FOV
''Sayang Kakak pengen''.
'' Bukankah kekasih Kakak ada''?.lalu kenapa Kakak masih kesini,sana pergi''?.perih sekali rasa hati seorang istri,karna hanya dibutuhkan saat suaminya mengiginkan tubuhnya.
''Aluna bilang apa tadi''?.tanya Alvin dengan mata yang menatap Aluna lekat.
''Pacar Kakak kan ada, kenapa tidak dengannya saja bukankah Kakak mencintainya bukan Aluna''?.
''Oh Ok ''.sekarang jawab pertanyaan Kakak, Elice adalah pacar Kakak,lalu apa karna Elice pacar Kakak kakak bisa berhubungan intim dengannya''?.
''Mungkin dulu Ok lah Kakak belum punya istri, tapi sekarang''?.Kakak sudah punya istri,kau akan berdosa jika menolak permintaan Kakak. apa adik Kakak yang baik ini mau berdosa karna tidak mau melayani suaminya''?.
Aluna mengelengkan kepalanya.
Mambuat Alvin menarik sudut bibirnya membentuk senyuman.
''Apakah itu artinya boleh''.
Aluna menarik nafasnya panjang meskipun dirinya tidak begitu ahli dalam bidang agama namun Aluna tau dirinya akan berdosa besar karna sudah menolak suaminya.
Lagi pula Alvin adalah laki-laki yang pintar dalam menaklukkan lawan jenis. apa lagi hanya seorang ABG seperti Aluna.itu sangat kecil bagi Alvin.
''Iya''.akhirnya hanya kata itu yang mampu iya ucapkan.dalam hatinya Aluna hanya berharap semoga suatu saat Alvin bisa mencintai dirinya dan akan menjadikan dirinya wanita satu-satunya dalam hidup Alvin.
Tampa pikir panjang Alvin langsung menjalankan aksinya karna kebetulan sudah sejak tadi miliknya On.
''Kak''.erangan lirih dari bibir Aluna membuat Alvin semakin semagat untuk melakukan hal lebih.
''Dret''.getaran diponselnya sama sekali tidak Alvin hiraukan karna jika sudah seperti ini maka yang ada didalam otaknya hanya kepuasan batinya saja.saat ini dirinya sama sekali tidak bisa berpikir jernih.
''Dret'l..dret...dret''.
Lagi-lagi smartpthone miliknya kembali bergetar.
''Kak hendphone Kakak bunyi''.
''Biarkan saja sayang''.jawabnya dengan suara berat sambil terus membuka kancing piama Aluna.
''Dret..dret...dret''.
''Kak bunyi lagi''.
Alvin tak menjawab karna kini dirinya bermain-main didada milik Istrinya.
''Kak''.lirih Aluna sambil membenamkan kepala suaminya agar cumbuannya semakin dalam.
''Dret...dret..dret''.
''Kak hendphone Kakak bunyi lagi''.
''Diam lah sayang''.jawabnya sambil membuka penutup bawah Aluna dan juga dirinya.
''Kakak lakukan sekarang ya''?. takut nanti Mama malah kesini''.Aluna hanya menganguk.entah apa yang iya lakukan sekarang ''?.yang jelas dihatinya berharap jika iya sudah melayani Alvin dengan baik. iya berharap suaminya tidak lagi meniduri wanita lain.
''Seeett Kak''.lirih Aluna saat milik suaminya kembali menerobos masuk kedalam miliknya, meskipun sudah kali kedua mereka melakukannya, namun rasanya masih sedikit perih. mengingat milik suaminya yang mengerikan menurut Aluna.
Keringat kini membasahi tubuh keduanya,suara getaran smartphone mengiringi permainan mereka malam itu.
''Sayang''.lirihnya masih terus berpacu diatas tubuh sang istri.
''Kak''.Alvin langsung mengecup bibir istrinya agar suara ******* keduanya tidak keluar karna do'i takut suara yang keluar dari bibir mereka terdengar keluar kamar.
Jika kini bibir keduanya saling mengcap dan mengecup satu sama lain. begitu juga yang ada dibawah sana,bahkan kini Alvin semakin mempercapat gerakannya.membuat Aluna berkali-kali mencengkram punggungnya untuk menyalurkan kenikmatan yang belum pernah iya rasakan
__ADS_1
Kali ini Alvin dan Aluna benar-benar nekat. andai saja Mama dan Papa mereka tau sudah bisa dipastikan mereka akan mendapatkan masalah besar.namun kembali lagi jika sudah diselimuti kabut birahi pikiran pun menjadi buntu dan melayang.
Hampir empat puluh menit mereka saling memberikan kenikmtan, hinga akhirnya mereka berdua saling berpelukan.
Rasa hangat menjalar dirahim Aluna membuat Alvin tersenyum dan mengecup kening istrinya
bertubi-tubi.
''Makasih sayang''?.ucapnya pelan sambil melepaskan miliknya dan kembali berdiri.
''Kakak kekamar dulu''.ucap Alvin setelah dirinya selesai mengenakan pakian.
Aluna hanya menganguk lirih dengan mata yang sudah mengembun
"Cup".
"Kakak pergi dulu".setelah mengecup kening sang istri kemudian Alvin kembali masuk kedalam kamarnya melalui Balkon.dirinya takut jika masuk dari pintu depan maka tidak bisa dipunkiri Elice yang ada disebelah kamar dirinya akan curiga.awalnya wanita itu memaksa untuk tidur bersama dirinya namun setelah dibujuk akhirnya Elice mau menuruti ucapannya.
"Malang nasipmu Aluna".gumam Aluna dengan air mata yang sudah mulai menetes.
''Jangan menangis Aluna,jangan menangis''.gumam Aluna sambil melangkah menuju kamar mandi.
Tubuh dan hatinya yang lelah, iya biarkan begitu saja basah karna air yang mengucur deras dari shower.
Sakit hati pasti ''.namun kembali lagi, sekarang Alvin adalah suminya,lalu pantaskan mereka melakukannya''?.halal kah''?. jawabanya tentu saja pantas.lalu sekarang apa kah dirinya pantas untuk memperjuangkan Alvin''?.entah lah untuk itu dirinya belum mampu menjawab apa-apa. karna Aluna hanya lah istri pemuas nafsu saja.bahkan tujuan Alvin menikahi dirinya pun Aluna tidak tau.ingin dirinya menolak tapi apa dirinya mampu''?.jawabannya tentu tidak''.sekarang apa yang harus iya lakukan''?.pernikahan ini bagaikan bom waktu yang bisa meledak kapan saja.
Apa yang harus iya lakukan sekarang ''?..lari''?.kemana''?.dirinya tidak punya siapa-siapa hanya keluarga ini yang dia punya.walau-pun Ayri selama ini tidak menyukai dirinya tapi paling tidak wanita itu sampai sekarang tidak berani mengusirnya.
Dinginnya air yang menusuk ketulang ,membuat Aluna melangkah kan kakinya keluar kamar mandi setelah meraih handuk yang selalu iya siapkan didalam kamar mandi.
Lelah yang mendera membuat Aluna merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur, setelah dirinya selesai mengnakan piama tidur.
🔥🔥🔥
Kicauan burung yang mengirungi hari yang cerah. membuat seorang wanita remaja yang awalnya lelap dalam mimpi perlahan mengerakkan matanya, kemudin spontan terduduk.
Selesai mandi dan mengenakan pakaian Aluna menuruni tangga dengan langkah setengah berlari.
''Eh sayang ''.anak Papa udah bagun''?. ayo sini sarapan''.
''Eh Papa ngak usah Pa,Aluna sarapan dibelakang saja''.
''Udah deh Pa biarkan saja''.
''Aluna duduk''.tegas tampa mau dibantah.
''Iya Pa''.lirih Aluna menjawab sambil melihat Airy dengan ekor matanya.
''Aluna kenapa pakai seragam sekolah''?. bukan kah ini hari minggu''?.
pertanyaan Aiden membuat Semua orang tertawa mengejek. sementara Aluna hanya meneliti penampilannya sambil berpikir.
''Hah''??..hari minggu''?.
''Iya apa kau lupa sayang''?.
''Maaf Pa Aluna lupa''.
''Cih''.pura-pura kali, bilang aja mau keluyuran mau pacaran kali''?.celetuk Airy dengan wajah kesal.
''Ma''?.
''Iya dibela terus anak pungut''.
''Udah lah Ma,ada Elice disini ngak enak kalau kita berdebat dimeja makan''.
__ADS_1
''Lanjut aja Om Elice ngak masalah kok,kan sayang''?.Elice bertanya sambil menatap Alvin penuh cinta.
''Hem''.Alvin hanya bergumam.namun ekor matanya menatap Aluna sekilas.
''Oh iya sayang, hari ini ajak Elice jalan-jalan.blanja atau apa gitu''.
''Iya benar ajak adik mu sekalian Alvin''.
''Hello Pa,Mama itu bukannya nyuruh bawa Aluna,Alvin dan Elice itu pacaran Pa, masak iya harus bawa Aluna juga''.
''Ngak masalah Ma, Ok nanti Alvin bawa Aluna''.iya kan sayang''?.
''Iya ''.malas Elice mrnjawab. sambil menatap Aluna tajam.sepertinya wanita ini benar-benar tidak akan menyukai Aluna.yang katanya anak pungut.
''Ngak usah pa Aluna dirumah aja''.
''Aluna nanti ikut Kakak. Ok''.
"Bicara sih enak Kak,ya ikut ''.kau pikir aku ini patung yang tidak punya perasaan"?.
"Ikut Ok"?.
"Iya Pa".dari pada urusannya semakin rumit lebih baik iya kan saja.
"Buruan ganti pakaian,apa mau pakai seragam sekolah aja"?.ledek Alvin yang membuat Airy mau pun Elice tidak suka.
"Ganti Kak. bentar Aluna ganti pakaian dulu".
🔥🔥🔥
''Aku pakai baju apa''?.lirih Aluna sambil melihat-lihat semua koleksi baju yang iya miliki.
''Bufh". tarikan nafas terdengar jelas dari bibirnya.
Pakaian yang iya miliki hanya beberapa saja,sebenarnya Aiden selalu membelikan dirinya pakaian mewah. namun kembali lagi, Airy selalu mengambilnya entah wanita itu letakkan dimana''?. Aluna sama sekali tidak tau.
''Ini aja deh''.gumamnya lagi sambil meraih kaos putih dan rok tutu berwarna hitam.hanya itu pakaian yang masih bisa iya gunakan untuk keluar rumah,selain jam sekolah.
Lainnya-'?. hem kusam dan buruk.
Selesai mengenakan pakaiannya Aluna kembali melangkah kan kakinya menuruni tangga.
"Astaga wanita ini apa-an''!!. masak iya pakaiannya kayak babu gitu".bikin malu".gumam hati Elice saat melihat penampilan katrok Aluna.
"Sayang kenapa pakai baju kayak gitu''?.yang kemaren Papa belikan mana kok ngak dipakek"?.
"Itu Pa".
"Udah lah Pa biarkan saja mungkin Alunanya lebih nyaman pakai pakaian kayak gitu".belum sempat Aluna menjawab Airy sudah menjawab duluan membuat Aluna kembali menutup mulutnya rapat-rapat.
"Alvin nanti belikan pakaian untuk Adikmu".
"Ok Pa".
"Ini Alvin kenapa sih main Ok aja''?. ngak-ngak aku ngak rela kalau uang putraku dinikmati wanita ini".batin Airy.
"Dasar wanita ini,enak banget lihat aja entar".batin Elice.
Hufh semunya jahat*.
🔥🔥🔥🔥
Jangan lupa like vote hadiah and komen.
Mohon kritik dan saran yang mendukung.
__ADS_1
Masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.