AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par 80


__ADS_3

''Bagai mana Vin''?tanya Aiden berharap jawaban yang akan diberikan putranya itu sesuai apa yang dirinya inginkan.


''Alvin terserah Papa saja,tapi alvin mohon Pa,tolong jangan pisahkan Alvin dengan Luna Pa''.mohon laki-laki itu penuh harap.


''Tenang saja Nak''.jawab Aiden disertai senyum tulus, sambil menepuk pundak Alvin dengan sayang.


"Selama disana Alvin boleh menemui Luna ngak Pa"?.


Aiden terdiam.


"Pa"?.


"Maaf Nak, lebih baik jangan ditemui dulu,sebelum Aluna kembali lagi kesini".


"Tapi Pa"?.


"Ini semua demi masa depan kalian Nak,ingat Vin,Luna harus segera pulih seperti sedia kala. jika seandainya kamu selalu datang menemuinya,maka Papa yakin Aluna akan semakin tertekan dan sulit untuk melupakan segalanya"?.


"Tapi Pa"?.


"Papa mohon Nak"?.ini semua demi keselamatan Luna,kamu tau sendirikan jika seandainya kamu selalu menemui Luna Maka mama kamu akan dengan mudah menemui Luna dimana pun dia berada".apa kamu mau istri kamu dalam bahaya lagi,hingga nyawanya melayang"?.


Alvin mengelang.


"Tolong Nak, berkorbanlah sedikit saja demi masa depan rumah tangga kalian"?.


Alvin diam.bahkan terdengar laki-laki itu menarik nafasnya keras dan sulit.


Aiden dan Lina tau ini semua sangat berat buat Alvin, tapi mau bagai mana lagi''!!. ini adalah jalan yang terbaik yang harus mereka lakukan.


"Kadang-kadang untuk mencapai suatu kebahagiaan kita harus berkorban sedikit saja Vin"?.tolonglah Nak''?. iklaskan istrimu menuntut Ilmu,apa kau mau Aluna dihina terus"?.mungkin selama ini kamu selalu hidup dengan kemewahan,namun tidak dengan Aluna,karna selama ini Aluma hidup dalam tekanan dan siksaan".Lina menarik nafasnya panjang kemudian melanjut kembali ceritanya.


"Apa kau tau selama ini Mamamu sering menyiksa dirinya"?.Lina menatap Alvin sekilas dengan senyum pahit menghiasi wajah cantiknya.


"Mama tau dari mana"?.tanya Alvin yang memang selama ini dirinya tidak tau sedetaile-detelnya apa yang Mamanya lakukan dengan Aluna.


"Dari Luna sendiri,kau tau''?. dia sering disiksa dengan pengaris besar yang biasa digunakan untuk mengukur,meteran yang terbuat dari Papan tebal dan juga panjang"?.


"Bahkan kau mungkin tidak tau saat kau mengajak Aluna pulang sekolah denganmu, malam itu juga Luna disiksa dirumah yang tak jauh dari rumah utama kalian tinggal".


Aiden yang mendengarkan cerita dari istrinya langsung mengepalkan tangannya,gigi laki-laki itu bergemeletuk menahan amara.

__ADS_1


Sementara Alvin juga melakukan hal yang sama.ingatannya berputar pada saat dirinya mengantarkan Aluna pulang.pantas saja setelah itu Aluna selalu menghindari dirinya,ternyata ini kah jawaban dari pertanyaan Alvin selama ini.


''Mama''.


''Airy''.


Geraman penuh emosi keluar begitu saja dari kedua laki-laki beda usia itu.


''Jadi Mama mohon berkorban lah sedikit saja Vin,demi Aluna,kasian dia Nak, sedari dulu hidupnya selalu menderita''.lirih Lina berbicara, karna wanita itu kini sudah sesegukan.hatinya benar-benar perih saat mengingat bagai mana penderitaan dirinya dan juga sang putri.


Jika iya mampu dan tidak memikirkan dosa, sudah lama dirinya menghabisi Airy sampai keakar-akarnya,begitu benci dan sakitnya hati Lina dengan wanita kejam itu,namun kembali lagi, dirinya hanya manusia biasa yang tidak punya hak untuk menghukum atau pun dendam.


Tapi untuk kali ini dirinya akan berusaha semampunya untuk kebahagiaan putri satu-satunya itu, apa pun caranya dan apa pun akan iya lakukan meskipun nyawa taruhannya.


''Baiklah Ma''.tapi tolong jaga Luna untuk Alvin''.lirih laki-laki itu berbicara karna kini Alvin sudah mulai terisak.


''Alvin mohon Ma''.Pa''.jangan pisahkan Alvin dengan istri Alvin Ma''.mohon Alvin dengan penuh harap.


''Iya Nak,Mama janji''.Lina mengusap punggung Alvin yang berguncang dengan lembut dan dan penuh kasih sayang.


''Ma''?.Pa''?.


''Iya Nak''?.jawab Aiden dan Lina serentak.


''Tapi Nak''.


''Alvin janji Ma,Alvin akan bersembunyi jika Aluna sudah bangun,bahkan Alvin siap pergi disaat siang dan akan datang disaat Aluna sudah terlelap''.


Aiden dan Lina saling tatap.entah kenapa kedua suami istri itu benar-benar merasa iba dengan semua perjuangan dan cinta Alvin.


''Baiklah Nak,sekarang kau mandilah dikamar tamu, sudah malam,sebentar lagi Mama pangil untuk makan malam''.


''Tapi Ma''?.kalau Lunanya bangun bagai mana''?.tanya Alvin yang takut jika istrinya akan ketakutan lagi.


Lagi-lagi Lina dan Aiden mendesah panjang,mereka benar-benar tak tega dengan apa yang terjadi dengan anak dan menantu mereka.


Dilain sisi Aidan dan Lina tak tega melihat Alvin seperti ini, namun disisi lain Aidan dan Lina juga mengiginkan kebahagiaan untuk putri mereka.


''Mandi lah dulu''.nanti kalau Aluna masih tidur Mama pangil ''.


''Iya Ma''.entah kenapa sekarang hubungan pernihan mereka seperti berada diujung tanduk. bahkan pernikahan mereka sudah seperti mainan yang kapan saja bisa berhenti.

__ADS_1


Alvin langsung merebahkan tubuhnya ditempat tidur yang ada diruang tamu.


Matanya terpejam menikmati semua cobaan yang teramat berat yang iya jalani sekarang.


Kenyataan hidup yang begitu pahit yang Alvin rasakan sekarang, benar-benar mentakitkan.mungkin kah ini yang disebut hukum karma''?.hukuman atas dosa yang selama ini Mamanya lakukan,tapi kenapa harus dengan kehilangan putrinya''?.bukankah dengan kehilangan putrinya Aluna istrinya juga ikut menderita''?.


Lelah hati dan tubuh yang mendera membuat laki-laki itu terlelap dalam tidurnya disore itu.


''Den''.den Alvin bangun''?.sayup-sayup Alvin mendengar suara seseorang memangil dirinya dari luar kamar.


''Iya sebentar''.jawab laki-laki itu sambil mengeliatkan tubuhnya yang kaku.


''Krek''.


''Ada apa Ma''?.pandangan Alvin yang masih buram membuat laki-laki itu salah mengenali orang.


''Ini Bibik Den,bukan Bu Lina''.


''Hah''.oh Maaf Bik''?.Alvin ngak lihat''.


''Memangnya ada apa Bik''?.tanya laki-laki itu lagi.


''Itu Anu Den, Bu Lina meminta Aden untuk makan malam''.


''Tapi Lunanya Bik''?.


''Non Luna meminta makan malam dikamar Den''.


''Oh baiklah, bilang sama Mama dan Papa Alvin mandi dulu''.


''Iya Den Bibik permisi dulu''.


''Iya Bik''.jawab Alvin sambil melangkah masuk kembali kedalam kamar dan langsung melangkah menuju kamar mandi.


Hampir sepuluh menit Alvin dikamar mandi, kini laki-laki itu sudah keluar dari kamar masih mengunakan pakaian yang sama, karna pada kenyataannya Alvin memang tidak membawa pakaian.lagi pula Alvin tidak membawa banyak pakaiannya yang dulu,hanya beberapa saja yang iya bawa, sebagian iya tinggalkan dirumah lama, sebagian lagi pakaiannya ada diAparteman.


''Lho Vin''?.


🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2