
''Katakan sama Mama Vin,anak siapa yang wanita sialan ini kandung''?.Ayri terus saja mencecar Alvin dengan deretan pertanyaan.
''Ada apa ini''?.semua yang ada didalam spontan menoleh saat mendengar suara yang sangat mereka kenal.
''Papa''?.lirih ketiganya serentak.
''Ada apa ini''?.kau ini kenapa Ma''?.tanya Aiden saat menatap istrinya seperti sedang marah.
''Tanyakan sama anak pungut kesayangan Papa itu''.
''Kenapa dengan Aluna''?.Aiden bertanya sambil melangkah mendekati Aluna yang kini menunduk tampa berani menatap dirinya.
''Anak haram kamu itu, sekarang sedang mengandung anak haram Pa''!!.serkas Ayri dengan nada penuh penekanan dan gejolak kebencian yang memuncak.
''Ma''?.Aluna tidak mengandung anak Haram Ma''?.
''Lalu apa ha''?.katakan sama Mama,apa kau tuli sudah sejak tadi Mama bertanya padamu,tapi tidak ada yang mau menjawab semua pertanyaan Mama''.
''Boy ada apa ini''?.
''Pa''.Alvin langsung berlimpuh dikaki sang Papa.
Mambuat ketakutan akan apa yang ada dipikiran Ayri bertambah.
''Ada apa ini Nak''?.kini Aiden berbalik menantap pada Aluna yang masih diposisi yang sama.membuat laki-laki paruh baya itu semakin heran.
''Maafkan Alvin Pa''?.tangisan Alvin kini pecah.dirinya benar-benar takut kemarahan sang Papa,tapi dirinya lebih takut jika harus kehilangan Aluna.
''Katakan Vin, jangan hanya bisa mengucapkan kata Maaf saja''.Mama sama Papa butuh jawaban bukan permintaan maaf''.
''Ma''. pelankan suaramu''.kau mau diusir dari sini,ini rumah sakit Ma''.Ayri langsung bungkam mendengar penuturan suaminya.
Namun tatapannya terus mengarah pada Aluna dengan tatapan menghunus tajam.
''Apa benar yang dikatakan Mama kamu sayang''?.kini Aiden ingin bertanya pada Aluna langsung. agar hatinya bisa percaya dengan semua kekonyolan yang iya dengar dari mulut istrinya.jujur Aiden kurang percaya dengan wanita itu.
''Tolong Nak katakan sama Papa''?.pinta Aiden lagi karna tak kunjung mendapatkan jawaban.
Bahkan kini tangisan Aluna semakin kencang hinga menbuat pundak wanita itu berguncang.
''Hay kau wanita sialan. katakan dengan Papa kesayanganmu itu, jika sekarang kau itu sedang mengandung anak haram''.
''Stop Ma''. berhenti mengatakan anak yang dikandung Aluna anak haram''.itu anak Alvin Ma''?.
''Deg''.
Semua yang ada disana hanya terpaku kecuali Aluna yang kini tangisnya semakin menjadi-jadi.dengan tubuh yang bergetar menatap wajah terkejut sang Papa dengan penuh ketakutan.
''Plak''.
''Kakak''?.
Tamparan keras mendarat dipipi Alvin diikuti jeritan histris Aluna, saat lagi-lagi melihat suaminya mendapatkan tamparan.
''Apa yang kau katakan Alvin''?.tanya Aiden dengan tatapan tidak percaya.
''Alvin sudah menikahi Aluna Pa''.
''Apa yang kau lakukan Alvin''?.kenapa kau membuat Papa kecewa''?.
__ADS_1
''Maafkan Alvin Pa''?.Alvin masih tetap bersujut dikaki sang Papa, meskipun berkali-kali laki-laki paruh baya itu mencoba menjauhinya.
Sementara Ayri wanita itu hanya mampu terpaku tampa bisa berucap sepatah katapun.
Namun detik berikutnya kakinya melangkah cepat.
''Plak..plak..plak''.
''Kenapa kamu melakukan ini sama Mama Alvin ''?.katakan Alvin kenapa''?.Ayri kini menarik kerah kaos yang dikenakan putranya hinga tamparan dipipi iya berikan berkali-kali.
Sudut bibir Alvin yang mengeluarkan darah membuat Aluna semakin histris.
''Kau wanita iblis''?.Ayri dengan cepat melangkah menerjang tubuh ringkih Aluna''.
''Plak''.
''Mama''?.
''Plak''.
''Kurang ajar wanita ini, kenapa kau selalu saja mengakimi putriku''?.tamparan yang diberikan Aiden saat setelah Ayri menampar pipi Aluna, hinga membuat darah segar mengalir dari sudut bibirnya.begitu juga dengan Aluna
''Kenapa kau menamparku Pa''?.apa begitu besar kasih sayangmu dengan anak haram ini''?.
''Kau''?.
''Ada apa ini ribut-ribut''?.saat satu tamparan lagi akan mendarat kepipi Ayri yang sudah memerah seorang Dokter datang memasuki ruangan perawatan Aluna.
''Eh tidak ada dokter''.jawab Aiden sambil melangkah mendekati sang Dokter.
''Maaf Pak''?. jika ada masalah silahkan selesaikan diluar.ini rumah sakit anda sekeluarga bisa memgangu pasien lain yang ingin beristirahat''.
Setelah dokter laki-laki itu keluar Aiden kembali mendekati semua keluarganya.
''Setelah pulang dari rumah sakit datang lah kerumah Papa''.
''Ayo Ma pulang''.
''Mama ngak mau pulang Pa''.kesal Ayri karna tadi suaminya sempat menampar dirinya hinga membuat bibirnya pecah.
''Kalau Mama ngak mau pulang sama Papa,selamanya Mama jangan pulang kerumah.
''Pa''.Aiden sudah tidak perduli laki-laki paruh baya itu sudah melangkah pergi keluar dari rungan PIV tempat Aluna dirawat.
''Awas kamu ya''?.jangan pikir aku sudah menerimamu sebagai menantu''?.sampai matipun aku ngak sudi punya menantu seperti mu''.ingat itu''?.setelah mengatakan itu semua,Ayri langsung melangkah pergi.
Sementara Alvin yang sedari tadi sudah berdiri perlahan memutar tubuhnya menghadap sang istri yang sekarang masih menangis sesegukan.
Perlahan jemarinya terulur untuk menyeka darah segar yang keluar dari sudut bibir Aluna ,karna tamparan yang diberikan Ayri.
''Maafkan Abang sayang''?.tubuh ringkih Luna langsung iya tarik kedalam dekapan dada bidangnya.
Disana Aluna menumpahkan segala kesedihan dan kehancuran yang sedari tadi menyesak dadanya.
''Papa Kak''?.
''Sabar sayang''.Papa sangat menyayangimu Dek.Papa akan sangat mudah untuk memaafkan mu''.
''Kakak sangat yakin itu''.sambungnya lagi.
__ADS_1
''Tapi Kak''?.
''Sudah-sudah sekarang tidur, istirahat biar kita bisa cepat pulang dan meminta Maaf sama Papa dan Mama''.ayo''.
Aluna hanya menurut saja saat suaminya membantunya berbaring.
Kecupan hangat Alvin berikan pada kening sang istri.
''Tidurlah Kakak akan menemani Adek disini''.
''Tapi Kakak-kan belum makan malam kak''?.
''Sudahlah''.kakak ngak lapar''.lagian sekarang sudah tengah malam.ayo tidur''.
''Iya Kak''.
Akhirnya setelah menunggu beberapa saat Aluna bisa terlelap dalam tidurnya.
Setelah memastikan sang istri tertidur pulas,Alvin melangkah keluar dari ruangan.
Kepalanya iya sendarkan didinding bercat putih itu dengan mata yang terpejam.bahkan berkali-kali dirinya mengusap wajahnya kasar. dengan air mata yang sudah merembes dikedua sudut matanya.
Entah apa yang sedang dipikirkan laki-laki itu sekarang''?.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Subuh pukul 4.
Seperti biasa Aluna sudah terbangun dari tidur lelapnya.
Pandangannya menyapu seisi rungan.
Kini pokus matanya menatap sesuatu yang kini sedang meringkuk dikursi tunggu.
Matanya kembali berkaca-kaca mengingat kejadian tadi malam.apa lagi saat mengingat kemarahan sang Papa dan Mama angkatnya itu.
Namun sejurus kemudian sudut bibirnya yang masih perih tertarik saat mengingat bagai mana Alvin sangat melindungi dirinya dari amukan sang Mama.
''Maafkan Luna Kak''?.lirihnya disertai tarikan nafas frustasi.
''Eh''.?.sayang sudah bangun''?.hampir pukul setengah lima Alvin baru terbagun dari tidur lelapnya.
''Sudah sejak setengah jam yang lalu Kak''.
''Oh ya''?.tanya Alvin sambil melangkah mendekati sang Istri dengan mata yang masih setengah melek.
''Cuci muka dulu Kak''.
''Oh iya lupa''.he..he''.jawabnya sambil terkekeh.
''Luna juga ikut Kak''.
''Mau kekamar mandi doang sayang.masa ikut sih'''?.
🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo 🙏🙏🙏
__ADS_1
Tbc