AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par 42


__ADS_3

Alvin Fov


Jantungku rasanya mau lepas dari tempatnya saat aku mendapatkan telfon dari nomor yang tidak ku kenal,tapi aku kenal itu suara siapa''?.dia mengatakan jika istriku sedang dirawat dirumah sakit.tampa menunggu kelanjutan kata-katanya lagi aku langsung mematikan sambungan telfon.kemudian langsung berlari menuju mobilku. aku memasuki mobil dengan cepat dan meleset cepat menuju rumah sakit yang disebutkan laki-laki yang paling ku benci itu.


''Ya Allah kau jahat sekali Alvin''?.aku mengumpat kebodohanku sendiri hingga air mata penyesalanku menetes tampa permisi.


Kenapa aku bisa sekejam itu pada istriku''?.hanya karna melihat dirinya berdua-an dengan laki-laki lain.


Berkali-kali aku mengusap wajahku kasar bahkan berkali-kali aku memukul stir mobil dengan penuh emosi.


''Bodoh kau Alvin''.kesalku lagi-lagi membodohi diriku sendiri.kenapa aku bisa setega itu memperlakukan istriku padahal dirinya sama sekali tidak pernah protes apa pun yang aku katakan.namun entah kenapa saat melihat dirinya dekat dengan laki-laki lain emosiku bahkan sampai keubun-ubun.sakit sekali.


Apakah aku sudah mencintai dirinya''?.entahlah aku sungguh tidak mengerti dengan semua yang aku rasakan.


Aku langsung berlari menyusuri kolidor rumah sakit saat diri ini sudah mendapatkan ruangan tempat Aluna dirawat setelah aku sempat bertanya pada resepsionis.


''Dek''.aku langsung menerobos masuk kedalam ruangannya tampa mengetuk pintu terlebih dahulu,mata ini terpaku saat melihat dirinya disuapi makan oleh laki-laki yang yang membuatku marah besar pada istriku,namun untuk saat ini biarlah kutepis terlebih dahulu ego dan kesalku.


Apa lagi saat diri ini melihat istriku menatapku dengan tatapan takut.sakit sekali rasanya hati ini saat istri ku sendiri begitu ketakutan saat melihatku.


Kubutuhkan tatapan cinta dari istriku bukannya tatapan takut seperti ini,aku tau ini semua karna salahku yang sempat marah besar padanya hinga membuatnya berakhir dirumah sakit.


''Sayang''.aku langsung mengecup keningnya berkali-kali setelah kupastikan laki-laki itu pergi.setelah dirinya tadi sempat berpamitan.tak lupa aku juga mengucapkan terima kasih padanya,karna walau bagai mana pun dirinya lah yang menyelamatkan istriku,tapi meskipun begitu aku tidak ingin terlihat lemah jika didepannya.


''Sayang Maafkan Abang''.pilu rasanya hati ini melihat mata istriku kini mulai berkaca-kaca.


''Jangan menagis cup...cup''.aku menepuk bahunya yang berguncang karna menangis,sungguh melihatnya seperti ini hatiku sangat sakit,bahkan sedari tadi aku langsung merangkuhnya kedalam dekapan hangatku,dia istriku sekarang, kenapa aku bisa seegois ini padanya''?.ya Allah biasanya aku akan bersikap seperti ini jika aku sudah mencintai wanita itu,namun apa mungkin aku sudah mencintai Aluna hingga sedalam itu''?.sungguh aku binggung dengan hatiku sekarang yang jelas aku marah saat melihat Aluna dekat dengan laki-laki lain.


Apa itu yang dinamakan cemburu''?.


Bukankah cemburu itu tanda cinta''?.

__ADS_1


''Maafkan Abang sayang''.kata maaf ini entah sudah berapa kali aku ucapkan''?. yang jelas sungguh saat ini aku benar-benar menyesal sudah membuatnya seperti ini.


''Permisi''?.kepalaku menoleh saat diri ini mendengarkan pangilan dari arah belakang.terlihat seorang dokter dan dua orang perawat kini sudah berdiri dibelakangku dengan tatapan yang aku tidak mengerti apa arti dari tatapan itu''?.


''Eh Dokter''.sapaku setelah rungan ini hening beberapa detik.


Aku melepaskan pelukan ku dari tubuh istriku kemudian mengusap buliran bening yang masih membasahi pipinya.


''Cup..cup...jangan sedih lagi''.pintaku agar istriku berhenti menangis.sungguh aku tidak ingin jika dokter berpikir aku ini orang jagat.


"Maaf anda siapa gadis ini"?.terlihat jelas jika kini dokter yang ada didepanku sekarang sedang menatapku dengan wajah mengintimidasi.


Entah karna apa"?.aku sampai mengernyitkan keningku binggung.


"Saya".entah jawaban apa yang akan aku berikan''?. apa kah aku harus mengakui jika aku suaminya"?.tapi jika aku mengakui akan semakin aneh. ditambah lagi saat kuingat waktu Aluna masuk rumah sakit dirinya mengenakan seragam sekolah.


"Sayang Kakaknya Dok".tampa berpikir lama lagi aku langsung menjawab dengan cepat.namun entah kenapa kulihat Dokter yang ada didepanku kini menarik nafasnya panjang.


"Dia sudah pulang Dokter,memangnya ada apa ya"?.


Dokter itu sama sekali tidak menjawab dirinya malah melangkah mendekati Aluna kemudian ku lihat dia memeriksa dibeberapa bagian tubuh istriku, namun yang membuat keningku berkerut saat dirinya menekan pelan perut wanitaku,apa yang iya lakukan"?.


"Apa disini sakit"?.kulihat Aluna mengeleng lemah kemudian menatap ku sekilas juga dengan tatapan sama-sama binggung.


"Dok ini sebenarnya ada apa ya"?.aku sudah tidak tahan dengan rasa penasaran yang ada didalam kepalaku.


"Lebih baik kamu tanyakan langsung sama laki-laki yang membawanya kesini,karna saya sudah menjelaskan semunya pada teman laki-lakinya.dan saya harap kamu bisa memintanya untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatannya secepat mungkin".sumua yang diucapkan dokter itu dengan satai'membuat ku semakin binggung.


Kenapa Dokter yang ada didepannya ini sangat suka berbelit-belit.tanggung jawab apa yang iya maksud"?.apa mungkin laki-laki sontoloyo itu berbuat sesuatu pada istriku"?.


"Dok tolong jelaskan apa sebenarnya yang terjadi"?.akhirnya aku mencoba untuk meminta penjelassan sang Dokter plin plan ini,berharap dirinya mau berbicara padaku jika tidak dengan terpaksa aku harus pergi menemui coro yang satu itu.

__ADS_1


Malah aku tidak tau alamatnya lagi.


"Dok"?.aku masih mencoba untuk meminta penjelasannya.


Terlihat Dokter itu menarik nafasnya panjang kemudian menatap diri ini dan Aluna secara bergantian.


"Maaf ''?.jika yang akan saya sampaikan ini akan membuat anda terluka,tapi saya harap anda jangan pernah berbuat kasar pada adik anda''!!. apa lagi melukai dirinya dan juga janinnya".


"Janin apa maksud Dokter".aku mencoba untuk mendesak karna Dokter ini terlalu berbelit-belit.membuat kepalaku semakin pusing.


"Adik anda hamil".


"Apa Dok"?.aku mencoba bertanya kembali takut-takut jika apa yang aku dengar barusan salah.


"Adik anda hamil dan diaknosa saya mengatakan jika kandungannya sudah masuk enam minggu''.


Penjelasan yang dokter ucapkan membuat aku dan Aluna langsung mengaga tak percaya.


Hamil anakku''?.Ya allah aku akan punya anak''?.aku tidak tau lagi harus bicara apa''?.harus senang atau sedih''?.disisi lain aku merasa senang, tapi disisi lain aku juga binggung bagai mana cara ku menjelaskan ini semua pada keluargaku ''?.terutama pada ibuku.ditambah lagi kini Aluna masih sekolah.


''Saya permisi dulu,saya sarankan selesaikan semunya dengan cara kekeluargaan''setelah mengatakan itu semua dokter itu melenggang pergi keluar.pantas saja dokter ini memintaku bertemu Curut itu, mungkin dirinya pikir anak yang dikandung istriku anak dari bocah kecil itu''?.enak saja aku yang membuatnya dengan susah payah dia yang mendapatkan namanya.


Mimpi''?.sampai kapan pun itu tidak akan pernah terjadi.


''Jangan menangis sayang''.aku mencoba untuk membujuk Aluna karna wanita itu sudah menangis sesegukan.


''Kak aku harus bagai mana sekarang''?.


🌹🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2