AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par 33


__ADS_3

Hampir sepuluh menit Aluna duduk termenung diruanggan satpan sekolah,baru lah terlihat beberapa siswa yang datang.


''Luna lho ngapain disini''?.


"Ngapain ulat bulu ini baik sama gue"?. biasanya jahat banget".batinya sambil menatap Erika yang kini sedang berdiri didepannya dengan tatapan heran.


"Aluna masuk yuk"?.


"Eh duluan aja, gue disini aja dulu".malas sekali rasanya Aluna melihat wanita yang ada didepannya ini,iya tau Erika mendekatinya hanya untuk dekat dengan Alvin Kakaknya.namun maaf sekali ".tidak ada istri yang rela suaminya didekati wanita lain termasuk dirinya.


"Eh Luna gue titip ini ya buat Kakak lho"!.Erika mengulutkan satu buah paper bag didepan Aluna.


"Hah"???.. apa tadi dia bilang "?.nitip hadiah untuk Kakak gue"?.hello dia itu suami gue kali.dasar perempuan gila".umpatnya dalam hati sambil menatap paper bag yang diulurkan Erika tampa meraihnya.


"Luna yuk masuk kelas bentar lagi lonceng".uh"??.senang sekali rasanya seorang Aluna saat melihat Rara datang menghampiri dirinya dan langsung membawanya pergi.


"Luna ini"?.Erika masih terus berlari mengejar Aluna untuk menitipkan pemberiannya, entah apa Aluna sendiri tidak tau.


Namun Aluna dan Rara tetap terus melangkah menuju kelas.


"Dia ngapain lho"?.


"Ngak ada".


"Tumben.biasanya tiap hari kerjanya cuman nge bully lho".


"Tau ah gue binggung.udah ngak usah bahas sitirek itu,yuk masuk udah lonceng".


"Ok ".Aluna".jawab Rara disertai dengan kekehan dirinya dan juga Aluna.


"Lho ngapin"?.bisik Rara saat melihat Aluna membuka kaos kakinya,kemudian iya masukkan kedalam tas.sejurus kemudian terlihat gadis remaja itu mengeluarkan body lotion.


"Elah kebiasaan lho mah,bisa ngak sih sekali aja lho itu ngak buka sepatu dikelas".malah kaos apek lho dimasukin kedalam tas lagi,pantasan aja tas lho bau"?.


"He..he..maaf penggap udah terbiasa".jawab Aluna sambil tersenyum mengesalkan menurut Rara.


Pasalnya sejak pertama mereka bersahabat, yah ini lah kebiasaan buruk Aluna.suka sekali melepas kaos kaki disaat berada didalam kelas.tapi giliran ada yang minta body lotion, nah disitu lah nanti sigadis berjerawa kalang kabut,dirinya tidak akan mau ada yang membuka isi tas miliknya.alasannya takut ketauan.kebiasaan buruknya.


"Serah lu dah. jorok banget lho jadi cewek".


''Tapi lho suka kan sama gue''?.


''Elah terpaksa jugak gue temanan sama lu''.


''Iya serah lu dah''.diem ngak udah disambung lagi, gurunya udah datang. ntar kalau berisik lho dihukum mau''?.


''Ogah''.


''Ya udah diem''.


Dirumah


''Bik Luna mana''?.Alvin melangkah menuju dapur saat melihat wanita paruh baya itu hanya sendirian.


''Oh Non Alunanya sudah berangkat kesekolah pagi-pagi sekali Den''.


''Emangnya tiap hari Aluna kayak gini ya Bik''?.


''Iya Den''.


''Oh ya sudah,Alvin pergi dulu''.


''Iya Den''.


''Sayang kamu dari mana Nak''?.

__ADS_1


''Mama''.Alvin dari belakang''.


''Belakang ngapain''?.


''Minum lah Ma, ngapain lagi''.jawab Alvin asal sambil terus melangkah kakinya keluar rumah.


''Lho sayang, mau kemana ngak sarapan dulu''?.


''Ngak Ma Alvin masih kenyang''.nanti Alvin sarapan dikantor''.


''Sayang ikut''.


''Ck''.malas sekali rasanya Alvin saat melihat Elice berlari mendekatinya.


''Aku mau kerja El,kau mau kemana''?.


''Ikut kemana pun kamu pergi''.


Haduh''???.


''El plis aku mau kerja Ok"?.tolong mengerti''?.


''Alvin ini kenapa pagi-pagi sudah ribut"?.


"Tau ah Ma Alvin berangkat dulu".


"Sayang"?.panggil Elice yang sama sekali tidak digubris Alvin,membuat wanita itu kesal bukan main.


"Elice Alvin kenapa "?.


"Ngak tau tente, tiba-tiba aja berubah".Tante Alice ngak mau kehilangan Alvin Tante".


"Sabar sayang,mungkin dia lagi capek atau mungkin ada masalah dikantor.hingga membuat Alvin bad mood"?.


"Tau ah Tante Elice pusing.ya sudah Elice keluar dulu, bosan dirumah terus".


"Is". belum juga sempat ngomong udah pergi duluan".dumelnya saat melihat Elice sudah melangkah menuju mobilnya sendiri.


Jam istirahat sekolah sudah tiba semua siswa sudah berhamburan kekantin sekolah. kecuali Rara dan Aluna.


"Lun"?.tepukan dipundak membuat Aluna yamg sedang duduk menoleh kesumber suara.


"Sean".


"Lun yuk kekantin"?.


"Lho aja, gue udah ada ini".Aluna menunjukkan kotak bekal yang disiapkan Bik Atun untuk dirinya.


''Yah ngak seru kalau gitu,masak iya gue makan sendiri''.


''Gini aja, bekal lho kita bawa kekantin,lagian lho makan disini bukannya ada minuman,masak iya lho makan tampa air''?.


''Iya juga ya''?.


''Udah ayo kelamaan mikir tau ngak''?.Sean dengan cepat menarik tangan Aluna dan membawa remaja berjerawat itu menuju kantin.


''Lho pesan apa''?.tanya Sean sambil menatap Aluna yang hanya diam saja tampa berbicara.


''Lah gue kan udah ada ini''?.


''Bekal lho buat gue aja''.lho pesan yang lain. Ok''?.


''Eh Sean itu buat gue''.


''Iya gue tau siapa bilang buat tetangga''.celetuk Sean sambil membuka penutup bekal.

__ADS_1


Beberapa potong Sendwich tersusun rapi didalam kotak bekal.


''Wah enak nie''??Aluna dan juga Rara ikut melihat kearah kotak bekal.


''Glek''.


Keduanya langsung meneguk ludahnya sendiri.


''Enak tu gue minta''.pinta Rara.


''Gue juga mau, itu kan punya gue''.sambung Aluna.


''Idih''. bagi Ok''?.jawab Sean enteng.


''Lah malah dia yang bikin peraturan''?.dasar Ikan asin''.celetuk Rara membuat ketinganya terkekeh geli.


''Sikat''.ketiga bocah Abg itu akhirnya memakan sendwich dengan lahap.


''Yah ngak kenyang''.lirih Rara sambil mengusap perutnya yang belum merasa kenyang.


''Pesan aja hari ini gue yang traktir''.


''Serius''?.Rara bahkan Aluna bertanya dengan nada antusiasi.jika kemaren-kemaren dirinya takut pada Erika .namun untuk saat ini dirinya masih aman karna entah kenapa sekarang wanita itu berubah menjadi baik,So". Aluna tidak perduli, yang penting dirinya terbebas dari bully-an.


Jam pulang sekolah telah tiba.


''Ra gue nebeng sama lho ya''?.


''Ok ".cintaku''.


''Lun''?.Sean yang baru saja keluar dari kelas langsung berlari mengejar Aluna dan Rara yang lewat didepan kelasnya.


''Ada apa''?.tanya Aluna sambil menghentikan langkahnya diikuti Rara.


''Lho pulangnya gue antar ya''?.


''Eh ngak usah gue sama Rara aja''.


''Ayo lah lun, lho itu kenapa sih suka sekali menolak ajakan gue''?.


''Ra'?.


''Pergi aja gue ngak masalah''?.


''Benaran''?.


''Benaran serius,lho santai aja Ok''?.


''Ayo Lun''.


''Ya sudah gue duluan''.Aluna berbicara sambil melangkah menjauhi Rara karna sean sudah menarik tangannya duluan.


''Sini gue pakaikan helmnya''.


Aluna hanya menurut saja, karna dirinya benar-benar tidak mengerti cara mengunakan helem yang ada didepannya sekarang.lain lagi dengan helm situkang ojek,mudah dan simpel.


"Sudah ayo Naik".


"Eh iya Ok makasih".


"Lun pulang semalam lho dimarah ngak"?.


💥💥💥


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Mohon kritik dan saran yang mendukung 🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2