AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par 77


__ADS_3

''Sayang''?.Alvin meraih jemari sang istri lembut kemudian mengecupnya berkali-kali.


''Eeerrggg''.Aluna yang baru saja siuman meringis saat merasakan perih diperutnya.


''Sayang mana yang sakit''?.tanya Alvin panik dan meneliti tubuh sang istri.


''Kak''. kenapa Luna bisa ada disini''?.


Alvin tercekat mendengar pertanyaan sang istri.nafasnya memburu mata laki-laki itu menoleh kekiri dan kekanan. dirinya benar-benar binggung harus menjawab apa''?.


''Kak''?.lagi-lagi Aluna memangil dirinya lirih.


''Sayang''?.pangil Alvin melihat jemari sang istri yang kini meraba-raba perutnya.


''Hah''.kemana anak Luna Kak''?.kemana Kak''?.jawab Luna Kak''?.


''Jangan sayang''.jangan''?.pinta Alvin sambil mencoba menenangkan sang istri yang kini ingin melepaskan selang infus.


''Aaarrggg''.sakit''.desis wanita itu saat merasakan perutnya yang perih.


''Sayang tenang Dek''.pinta Alvin lagi.


Namun Aluna tak perduli,wanita itu tetap memlngamuk dan meranta-ronta hingga mengakibatkan bekas oprasinya berdarah.


Alvin yang memang pada dasarnya fobia darah, langsung gemetaran bahkan keringat dingin kini membanjiri tubuh tampan laki-laki itu.


Alvin dengan cepat menekan tombol darurat membuat bebetapa dokter dan perawat berdatangan.


''Ada apa Mas''?.tanya Dokter muda yang tadi menangani sang istri.


''Tolong istri saya Dokter''.pinta Alvin dengan wajah panik.


''Mas silahkan keluar, biar istrinya kami tangani dulu''.


Alvin langsung keluar dari rungan bersamaan dengan Jasad Elice yang baru saja didorong keluar dari rungan operasi.


''Deg''.


Hati Alvin rasanya sedikit tersentil, bagai mana pun Elice pernah menemani hari-harinya dan mengisi malam panjangnya.namun lihatlah sekarang tubuh wanita cantik itu kaku dan tak bernafas lagi.


Siapa yang bisa menduga jika Elice kini sudah tiada,padahal baru kemaren wanita itu melakukan kejahatan dengan merencanakan pembunuhan istrinya,namun sekarang''?.Elice tinggallah jasad yang sudah tak bernyawa dan yang paling menyedihkan, wanita ini tidak didampingi sanak keluarganya disaat menghembuskan nafas terakhir.


Miris sekali.


''Alvin''?.terlihat dari kejauhan Ayri sudah melangkah mendekati dirinya bahkan wanita paruh baya itu melangkah sambil mengendong bayi.


''Fin''?.Alvin diam. laki-laki itu sama sekali tak bergeming.

__ADS_1


''Vin''. kau lihat bayi ini''?.tampan kan Vin''?.dia sangat mirip dengan dirimu waktu kecil Vin''.


''Ck''.kesal Alvin dengan tangan yang terkepal.


Mamanya itu setelah Elice matipun masih tetap ngotot mengatakan anak yang dikandung wanita itu adalah putranya.padahal sudah jelas-jelas bayi haram ini bukanlah putranya.


''Vin''?.Alvin tak bergeming. laki-laki itu menatap sang Mama tajam. jemarinya terkepal kuat menahan amarah yang siap meledak.


''Vin bukankah bayimu baru meninggal''?.


''Deg''.


Ternyata Mamanya tau jika cucunya sendiri baru saja meninggal. namun kejamnya wanita ini bukannya mengurusi menantu dan cucunya malah sibuk mengurus orang lain.


''Vin coba dengarkan Mama Nak''?.


Alvin tetap diam.laki-laki itu mencoba untuk menahan emosinya agar tak meledak dan mengangu pasien lain.


''Rawatlah bayi ini Nak,agar istrimu bisa lebih baik''.


''Anak haram tampa status itu''?.


''Cih''?.


''Aku tak sudi''.serkas Alvin kemudian melangkah masuk keruangan sang istri,karna kebetulan para dokter dan perawat sudah keluar.


''Hiks..hiks''.laki-laki tampan itu kini menangis sesegukan kepalanya iya sandarkan didaun pintu.matanya terpejam dengan air mata yang kini telah membasah wajah tampannya.


Hatinya benar-benar kecewa dengan apa yang terjadi,bisa-bisanya Mama kandungnya sekejam itu pada dirinya,begitu bencinya Mamanya itu dengan sang istri,padahal selama ini Aluna tak pernah membenci dan membalas semua perlakuan Mamanya itu.


Puas menangis Alvin melangkah mendekati Aluna yang kini kembali tertidur akibat pengaruh obat bius yang baru beberapa saat yang lalu Dokter suntikkan.


Jemari Alvin meraih lembut jemari sang istri, Alvin mengecup berkali-kali jemari lemah istrinya itu.


Lelah yang mendera membuat laki-laki tampan itu terlelap dengan perut yang masih kosong.bahkan semenjak kejadian Aluna diculik Alvin belum memakan sebutir nasi bahkan seteguk Air pun.namun derita dan cobaan yang mendera sehingga laki-laki itu tidak merasakan lapar mau pun haus.


Subuh menjelang''.membuat Alvin mengeliat dan membuka matanya perlahan,jemarinya mengusap lembut mata karna pandangannya masih buram.


''Ya Allah,kenapa tubuhku lemah sekali''?.lirih Alvin sambil mencoba mengumpulkan kekuatan agar bisa menopang tubuhnya yang lemah.


''Vin kau kenapa Nak''?.panik Lina saat melihat Alvin kini berdiri dengan tubuh terhuyung.


''Ngak apa-apa Tante''.gumam laki-laki itu sambil memijit kepalanya yang pening.


''Duduk dulu Nak''.kau kelelahan, apa kau sudah makan''?.Alvin mengeleng lemah.


''Ya Allah''.apa kau dari kemeren tak makan Vin''?.

__ADS_1


''Aku lupa kapan aku makan Tente''.jawaban laki-laki tampan itu membuat Lina menatap menantunya itu iba.


Sangat jelas sekali jika laki-laki didepannya ini benar-benar mencintai sang putri.sungguh beruntung Aluna memiliki suami seperti Alvin.untung saja Alvin tidak mewarisi sifat sang Mama, jika tidak''?. bisa dipastikan laki-laki itu akan jahat dan kejam seperti Ayri.


Tak bisa dibayangkan jika putrinya menikah dengan laki-laki kejam.


''Ayo sarapan dulu Nak''?.


''Alvin ngak laper Tante''.jawab Alvin disertai gelengan kepala.


Lina menarik nafasnya panjang.dirinya binggung harus melakukan apa"?.soal membujuk Alvin hanya Aiden yang paham.namun sekarang suaminya itu lagi tidak disini,Aiden hari ini pergi kekantor karna akan menghadiri rapat penting.


"Ayo sarapan sedikit saja Nak"?.jika kau tak sarapan kau akan sakit.jika kau sakit siapa yang akan menjaga Aluna"?.


Alvin diam.


"Untuk saat ini Aluna benar-benar membutuhkanmu Nak".


"Tapi Luna membenci Alvin Tente".lirih laki-laki itu sambil menunduk sedih.


"Sabar Nak".,Aluna sebenarnya tidak membenci kamu,tapi mungkin saat ini dirinya hanya trowma dan kecewa,kamu harus sabar. ini tidak mudah bagi Aluna".


"Tapi Tante Alvin ngak bisa jauh darinya Tante".lirih laki-laki itu dengan nada lirih dan menunduk sedih.


"Sabar Nak"?.berjuanglah semuanya akan indah pada waktunya"?.sekarang kau makanlah dulu".Lina dengan cepat membuka nasi yang sengaja iya bawa dari rumah.


Alvin dengan terpaksa membuka mulutnya dan memakan makanan yang Lina sodorkan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sudah hampir satu minggu Luna berada dirumah sakit,tak sekalipun wanita itu mau bertemu Alvin, bahkan setiap bertemu Alvin Aluna selalu menangis histris dan meminta laki-laki pergi.


Lina meminta Alvin untuk lebih bersabar lagi,wanita paruh baya itu berharap jika Alvin mau bersabar untuk membantu dan berjuang lagi mendapatkan cinta dan kepercayaan Aluna.


Pagi-pagi sekali Alvin sudah bersiap-siap menuju rumah sakit karna kebetulan istrinya itu hari ini pulang.Alvin tak perduli berapa ratus kali Aluna akan mengusir dirinya, Alvin tidak akan menyerah untuk meraih kepercayaan Aluna kembali dan meraih cinta istrinya itu kembali.


Langkah kaki laki-laki itu terlihat lebar dan penuh semangat. wajahnya ceria bak Abg yang baru saja mengenal cinta.


''Ma''?.


🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo🙏🙏🙏


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2