AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par 66


__ADS_3

''Hah''.Kakak ngapain masuk''?.kaget Aluna saat dirinya ingin mandi, suaminya itu malah ikutan masuk.


Alvin tak menjawab dirinya malah semakin mendekati sang istri.lengan kekarnya meraih pinggang sang istri dan menarik wanita itu kedalam dekapan,meskipun sekarang dirinya sudah tidak bisa terlalu mepet,mengingat istrinya sedang hamil besar.


''Sayang''.lirih Alvin dengan suara berat,semenjak Aluna hamil sudah sangat jarang mereka melakukan hubungan intim,paling Aluna hanya memberikan kepuasan pada suaminya melalui caranya sendiri.


Namun jika tubuhnya fit dan dokter mengatakan boleh,Aluna sama sekali tidak pernah menolek jika suaminya mengiginkan dirinya.


Begitu juga dengan sekarang,Aluna tau bagai mana suaminya.


Jika Alvin sudah mendusel seperti ini pada dirinya, itu Artinya suaminya itu mengiginkan lebih.


Tampa menunggu suaminya yang memilai Aluna langsung mengecup lembut bibir tipis sang suami.


Membuat wajah Alvin yang awalnya muram kini terlihat cerah dan bahagia.


Tangannya dengan cepat mengangkat tubuh sang istri dengan hati-hati dan sangat lembut.kakinya perlahan melangkah menuju tempat tidur.


Dengan sangat lembut Alvin membaringkan tubuh istri itu.


Perlahan tubuh tegap laki-laki itu mengukung tubuh Aluna, satu tangannya iya gunakan untuk menopang tubuhnya agar tidak sampai menghimpit perut sang istri.


Bibir Alvin menyapu lembut bibi tipis istrinya.


Perlahan jemari laki-laki itu bergerak membuka pakaian yang masih melekat ditubuh mereka satu persatu.hingga kini keduanya sudah polos.


''Uuuhhh..Kak''.lirih Aluna saat suaminya bermain-main dengan leluasa pada setiap inci tubuhnya.


Alvin menarik sudut bibirnya membentuk senyuman.


''Sekarang sayang''?.Aluna hanya menganguk malu,kenapa suaminya selalu bertanya begitu''?.membuat Pipi wanita muda itu merona merah.


''Aahhh''?.sayang Alvin mendesis lirih saat miliknya menerobos masuk pada milik sang istri,kehamilan istrinya membuat Alvin semakin bersemagat untuk mengagahi wanitanya itu,namun laki-laki itu masih tetap melakukannya dengan lembut,karna tidak mau melukai sang istri dan bayinya.


Hampir satu jam kedua pasang suami istri itu menikmati pergulatan panas mereka, hinga kini Aluna telelap dalam dekapan suaminya karna kelelehan,niat hati Alvin membawa istrinya keluar rumah tertunda sudah. akibat dirinya yang tidak bisa menahan nafsu saat berdekatan dengan sang istri.


''Eeemmm''.Aluna bergumam saat matanya sudah mulai terbuka.


''Lho kok''?.


''Astaufirullah gue malah ketiduran''?.gumannya sambil bangkit berdiri dengan pelan dan melangkah menuju kamar mandi.


Selesai mandi dan rapi Aluna melangkah keluar kamar, matanya menoleh kekiri dan kekanan.


''Kemana dia''?.gumam Aluna karna dirinya sama sekali tidak melihat sang suami.


Alvin sengaja mengunakan kamar paling bawah itu semua iya lakukan mengingat istrinya sedang hamil,dirinya tidak mau ambil resiko.


Laki-laki bucin ini sampai memperhatikan hal sekecil apa pun itu untuk sang istri.


Agar istrinya bisa nyaman dan tenang.


''Kakak''.hening'''. kemana penghuni rumah''?.kok ngak ada sih''?.Aluna terus melangkah hingga kini dirinya sudah sampai diteras depan.

__ADS_1


''Bik''.bibik''?.


''Iya Non ada apa''?.tanya wanita paruh baya itu dengan wajah meringis menatap Aluna yang melangkah mendekati dirinya,perut Aluna yang buncit dan tubuhnya yang tidak terlalu gemuk, membuat wanita itu seperti kesusahan untuk melangkah.


''Kak Alvin mana Bik''?.


''OhTuan,ada didapur Non''.


''Didapur''?.heran Aluna namun tak hayal kini kakinya melangkah menuju dapur yang tak jauh dari tempatnya berdiri sekarang.


Aluna tersenyum lembut menatap punggung suaminya yang kini sedang sibuk didapur. entah apa yang suaminya itu kerjakan.


''Kak ''?.


''Eh sayang''!.sudah bangun''?.tanya Alvin sambil menoleh sekilas dan melangkah mendekati sang istri.


''Kakak lagi apa''?.tanya Aluna yang kini sudah duduk dikursi makan.


''Cup''.satu kecupan mendarat dikening wanita manis itu.


''Kakak lagi masak untuk Adek''.


''Adek tunggu disini.Kakak ambilkan sebentar''.Aluna hanya menangapi suaminya dengan angukan kepala.


Hidupnya kini benar-benar berubah 99 drajat. jika biasanya hidup seorang Aluna ditemani darai air mata, namun setelah dirinya menikah dengan Kakak angkatnya itu, hidupnya dipenuhi kebahagiaan.awalnya Alvin memang memperlakukan dirinya dengan kasar, namun setelah dirinya hamil,laki-laki itu sungguh sangat perhatian dan juga selalu lembut padanya,meskipun Alvin masih tetap cemburuan.


Namun Aluna suka,bukankah cemburu itu menandakan Alvin benar-benar mencintai dirinya.


Jodoh memang membingungkan dan juga tidak bisa diduga.


Seperti yang telah Alvin janjikan dirinya akan tetap membawa sang istri jalan-jalan, karna kebetulan hari ini libur,ditambah lagi mereka sudah sangat lama tidak pernah keluar rumah.


''Ayo Dek''?.


''Iya Kak''?.Aluna yang sebanarnya malas keluar rumah akhirnya dengan terpaksa mau mengikuti suaminya, yang sudah sering mengajak dirinya keluar,tak tega juga melihat suaminya yang memelas mengajaknya ini dan itu.


Alvin meminta dua bodyguardnya untuk ikut, karna dirinya sangat malas mengendarai mobil sekarang,laki-laki itu hanya ingin bermaja-manja dengan sang istri.


Sementara Kedua jomblo aku didepan menatap keduanya dengan kesal.


''Kita mau kemana Kak''?.


''Ikut saja''.


Alvin menuntun istrinya untuk keluar dari mobil dan melangkah menuju sebuah mall terbesar dikota itu.


''Ngapain kesini Kak''?.


''Belanja sayang, Adek kan ngak pernah mau Abang ajak keluar. sekarang pilihlah apa yang Adek suka''.


''Tapi Luna''?


''Udah ngak usah takut. Adek istri Kakak sedah sewajarnya Kakak memenuhi semua kebutuhan Adek.uang Kakak uang Adek juga''.Selama menikah Aluna sama sekali tidak mau menerima uang yang diberikan suaminya,itu semua karna dirinya takut dengan ibu mertua sekaligus Mama angkatnya itu.

__ADS_1


Bahkan semua pakaian yang iya pakai sekarang,Alvin lah yang berinisiatif membelikan untuk dirinya.


Bahkan laki-laki itu membelikan beberapa perhiasan dan juga cincin maskawin untuk istrinya.


Awalnya Aluna menolak,namun tau sendiri Alvin manusia yang suka memaksa.


''Waahh kak cantik banget''.mata Aluna berbinar senang,saat mereka masuk kesebuah toko perlengkapan bayi.


''Ayo pilih sayang''.


''Tapi kita kan belum tau bayinya cowok atau cewek Kak''.


''Ya ngak apa-apa sayang, belik dua-duanya aja Dek''.


''Tapi kan mubazir Kak''.


''Udah jangan membantah''.akhirnya dengan diiringi tarikan nafas panjang, Aluna kini mulai memilih-milih perpengkapan bayi.wanita yang awalnya sempat menolak itu kini menjadi kalep saat melihat perlengkapan bayi yang lucu-lucu.


Hampir pukul lima sore mereka baru selesai berbelanja dan makan.


''Kak Luna ketoilet sebentar ya''?.


''Abang temani sayang''?.


''Ngak usah, Kakak lanjut makan aja,Luna sebentar Kok''.


''Toni,Tono''?.


''Ya Tuan''.


''Ikuti istri saya''?.


''Baik Tuan''.


''Ingat jangan sampai mengikuti kedalam Toilet''.


''Baik Tuan''.setelahnya kedua laki-laki itu melangkah mengikuti Aluna.


''Kemana Nona''?.tanya Toni sambil celingukan kesana kemari.


''Ngak tau''.jawab Tono juga ikut celingukan.


''Ayo cari,bisa mati kita kalau sampai Nona Aluna hilang''.


Akhirnya kedua laki-laki itu melangkah dengan cepat menyusuri lorong Toilet Mall.


''Aaarrrggg''.


🌹🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2