
"Pak Alvin sebenatar lagi ada rapat''.
Aku terlonjak kaget saat asistenku berbicara.''Aaaarrrggg ****''. umpatku membatin.kenapa pikiranku sekarang terus tertuju pada Aluna''?.
Seharusnya Aluna aku sayangi sebagai adikku''!!. gilanya aku malah menikahinya.
"Tuan ayo sekarang sudah waktunya rapat".
"Iya bawal".jawabku malas.karna hati ini masih saja tertuju pada Aluna.
Kenapa wanita itu menghindariku''??..ah ''..dasar bodoh kau Alvin. ''Apakah Aluna cemburu padanya''???..apa kah Aluna mencintai dirinya"??.Ahh"...kenapa hatinya menjadi berbunga-bungga.mungkinkah iya juga sudah mencintai Aluna"?.tapi mana mungkin cintanya hanya untuk Elice.
Tapi kenapa sekarang hatiku sudah tidak bergetar lagi padahal biasanya hanya mengingat nama Elice saja hatiku sudah bergetar tidak karuan.
Meeting hari ini berjalan tidak begitu lancar. karna sedari tadi hati ini hanya memikirkan Aluna entah kenapa percintaan panas kami tadi malam masih memenuhi memoryku. aku benar-benar ingin mengulanginya lagi.
Namun pertanyaannya mungkinkah Aluna masih mau''??...bukankah wanita itu maish marah dengannya''?..
''Bapak mau kemana''?.tanya Asisten ku yang bernama Aldo.bahkan laki-laki itu mengejar diriku yang kini sudah melangkah menuju life untuk keluar kantor.padahal sekarang belum jam pulang kantor.
''Saya akan pergi sebentar''.hanya itu jawabanku, setelahnya aku langsung melangkah pergi menuju parkiran dan masuk kedalam mobil. detik berikutnya mobil yang aku kendarai meleset membelah jalanan kota yang padat.
Senyum sedari tadi tidak lepas dari bibirku.saat memgingat jika mungkin Aluna benar-benar mencintaiku.
Namun setelah sampai didepan pagar sekolah Aluna senyum yang sedari tadi kutampilkan seketika hilang tak berbekas.
''****''.
Umpatku kesal saat melihat Aluna kini berdua-duan dengan laki-laki yang kemaren.
ingin sekali aku menyeretnya masuk kedalam mobil dan membawanya pergi jauh kemudian aku sembunyikan agar tidak ada yang melihatnya.
Astaga aku ini kenapa ''?..apa kah aku sudah mulai mencintainya''?..ah itu bebar-benar mustahil. mana mungkin aku mencintainya ''?.
''Bodohlah''.biarkan saja dia berbuat semaunya''.Lirihku mencoba menahan gejolak kesal didada ini, kemudian menghidupkan mobil dan meleset pulang kerumah.saat ini kupikir lebih baik menunggu Aluna pulang kerumah agar lebih aman.namun sudah hampir dua jam aku menunggu Aluna tak juga menampakkan batang hidungnya.
''Kemana dia''??.. beraninya dia pulang telat''?..gumamku menahan kesal.sambil melangkah menuruni tangga.
''Bik..bik Bibik''.
__ADS_1
''Iya Den''.
''Aluna sudah pulang apa belum Bik''?.
''Kayaknya belum Den''.
''****''.umpatku kuat,Bibik hanya diam saja mungkin dia binggung dengan apa yang aku ucapkan.
Setelahnya gegasku naik keatas kembali untuk mengambil kunci motor,ya sengaja memang aku membawa motor gede yang yang baru saja aku beli beberapa saat yang lalu.
Gila memang, hanya karna laki-laki yang sering dekat dengan Aluna mengunakan motor aku langsung membelinya.Sial aku bagaikan ABG yang baru saja mengenal cinta.
Setelah mendapatkan apa yang aku cari aku langsung melangkah menuju bagasi motor KAWASAKI keluaran terbaru jadi pilihanku.
Sepanjang perjalanan aku celingukan mencari keberadaan Aluna,namun sama sekali sekali tidak kutemukan.
''Sual''.segala sumpah dan serapah sudah bertebaran disepanjang jalan.entah kenapa hatiku benar-benar kesal dan dongkol.
Cemburu''?.aku rasa tidak'aku hanya merasa bertanggung jawab saja karna Aluna adalah adik angkatku sekaligus istriku.lagi pula Papa menitipkannya padaku.
Lucu memeng Papa menitipkan putri angkatnya padaku untuk dijaga, tapi malah aku yang membuatnya dalam masalah.
Entah kenapa dadaku menjadi sesak emosi kini memgerogotoli jiwaku,mungkin kah aku cemburu ah kurasa tidak.
Lagi-lagi Alvin menolak kata cemburu itu,padahal kini hatinya dipenuhi nama Aluna,apa itu namanya jika bukan cinta''?..
''Kak''.kulihat dia terlonjak kaget saat melihatku masuk kedalam cafe.
Kutarik tagannya tampa mau berbicara sepatah kata pun.
''Kak Alunanya jagan ditarik Kak''.
''Kau diam saja,Adikku seperti ini pasti karna ulahmu''.kesal sekali rasanya melihat tampang laki-laki sok keren ini.
Tak ingin berlama-lama disana aku langsung membawa Aluna melangkah keluar Cafe.tak ku perdulikan tatapan orang-orang menatapku aneh.
Bahkan suara laki-laki sok tampan yang membawa istriku sama sekali tidak ku gubris.entah kenapa hatiku benar-benar kesal.
"Sakit Kak".keluhan Aluna sama sekali tidak kuindahkan aku langsung mendudukkan tubuh kecilnya didepan. sejurus kemudian aku langsung naik.perduli setan dengan tatapan orang yang mengangapku aneh.
__ADS_1
Biarkan saja. yang penting aku mau membawa istriku menjauh dari laki-laki sok tampan yang menyebalkan itu.
''Kak pelan Kak''.permintaan Aluna yang memintaku untuk memelankan laju motor sama sekali tidak aku perdulikan.hatiku benar-benar kesal.
Berdekatan dengannya seperti ini membuat pikiranku tertuju pada bibir merah alaminya.
Aroma khas tubuh Aluna membuat jakunku naik turun.bahkan aku bersusah payah meneguk slivaku.
''Oh ****''.umpatku kesal saat emosiku kini digantikan dengan birahi yang mulai memuncak.membuat otakku tidak bisa berkonsentrasi.
Berkali-kali ku pejamkan mata untuk menetralkan detak jantungku yang berkecamuk.
''Kita ngapain kesini Kak''?.pertanyaan Aluna sama sekali tidak ku perdulikan.
Sengaja memang, karna saat ini emosiku sudah berubah menjadi nafsu.
''****''.batin ku terus mengumpat.kenapa setiap berdekatan dengan adik angkatku ini gejolak birahiku terus memuncak.padahal gadis seperti Aluna sangat jauh dari kata seksi apa lagi cantik.sangat berbeda jauh dari kekasihku.yang bekerja sebagai seorang model diluar negri.
''Kak kita ngapaian kesini''?.lagi-lagi Aluna bertanya,bahkan wajahnya sudah terlihat sangat panik dan ingin menangis.
Sebenarnya aku tak tega melihatnya begini namun entah kenapa otak bodohku ini selalu saja ingin melihatnya.bahkan emosi saat melihatnya dekat dengan laki-laki lain.
''Aluna tolong mengertilah''!!..lirihku dengan wajah memelas.entah mengerti apa aku sendiri binggung, yang jelas saat ini aku minta dia mengerti karna aku mengiginkannya sekarang.
''Kak mari kita bercerai''!!..
''Apa yang kau katakan Aluna''.lagi-lagi Emosiku memuncak saat mendengar kata yang sama sekali tidak boleh diucapkan itu.
''Mari kita bercerai Kak''!!..
๐ฅ๐ฅ๐ฅ
Akankah Alvin mau mengabulkan permintaan Aluna''???..yuk simak par selanjutnya.
Jagan lupa dukungannya like vote hadiah and komen.
Makasih
...Mohon kritik dan saran yang mendukung๐๐๐...
__ADS_1
Tbc.