AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par29.


__ADS_3

''Sayang kau kenapa''?.


''Tidak ada ayo jalan''.Alvin menjawab dengan nada tergagap. kemudian melangkah duluan meninggalkan Elice.


Belum memahami rasa yang iya miliki membuatnya egois tampa memikirkan perasaan kekasihnya.kini baik Alvin mau pun Aluna masih dalam tahap penyesuai-an dan memulai mengenali hati masing-masing.


Keduanya sudah menikah bahkan sudah menyatukan tubuh mereka satu sama lain.yang jelas Alvin benar-benar tidak suka melihat Aluna didekati laki-laki lain, apa lagi Sean.dan itu juga lah penyebab terjadinya pernikahan gila ini.


Bahkan Alvin sama sekali tidak memikirkan apa nampak dari semua ini''?. dirinya bahkan tidak memikirkan penderitaan apa yang kini menanti Aluna, jika semuanya terbongkar''.?.


Sepanjang Mall wajah Alvin selalu ditekuk. hingga membuat Elice kesal bukan main. berkali-kali wanita itu membawanya berbicara namun Alvin hanya menjawab seadanya saja.


''Sayang kau ini kenapa''?.kesal sekali hatinya saat melihat Alvin kekasih yang selama ini sangat sempurna dan sangat perhatian padanya,setelah pulang keindonesia kini berubah menjadi dingin dan cuek.


Mungkinkah Alvin sudah mempunyai kekasih disini''?.


"No ini tidak bisa terjadi''!!. jika Alvin punya wanita' lain maka kesempatan gue menjadi nyonya besar akan pupus.gue harus cari tau apa penyebab Alvin seperti ini"?.


🔥🔥🔥


Dimobil Sean.


Kedua remaja itu kini berbicara panjang kali lebar.kali ini Aluna sudah tidak takut lagi dengan Erika, karna wanita itu sekarang tidak ada disana.


''Ayo turun kita sudah sampai''.setelah melakukan perjalanan beberapa saat akhirnya mobil yang mereka kendarai berhenti didepan pantai.


''Waaahhh''.mata Aluna langsung berbinar saat melihat pemandangan yang ada didepan matanya.


''Apa lho suka''?tanya Sean sambil membuka pintu mobil dan melangkah keluar.


''Iya gue suka,terimakasih Sean''.jawab Aluna sambil berlari mendekati pantai.


Lembutnya angin yang meniup tubuh mereka membuat rambut Aluna juga ikut tertiup.

__ADS_1


Sean dengan cepat berlari kearah depan Aluna.


"Ckrek''.


''Eh Sen kenapa mengambil foto gue''?.


''Sengaja untuk kenang-kenangan''.kenapa apa lho marah''?.


''Tidak''.


''Oh iya Aluna apa gue boleh bertanya sesuatu''?


''Apa''?.


''Mohon maaf jika mungkin pertanyaan ini akan menyinggung perasaan lho''?. tapi jujur rasa penasaran gue membuat hidup gue tidak tenang''.


''Maksudnya''?.tanya Aluna dengan kening yang mengernyit heran, sekaligus was-was. iya kawatir Sean akan bertanya tentang hubungan dirinya dengan Alvin.


''Engak ada sih, gue heran aja lho itu kan orang kaya tapi kenapa penampilan lho biasa-biasa aja''?.


Kumel dan kampungan. itu lah gambaran dirinya saat ini.


''Apa lho malu punya teman kayak gue''?.


''No''. bukan itu masalahnya.lho jangan salah paham.Ok''?.maksud gue lho itu benaran anak kandung atau''?.


''Anak punggut''.jawab Aluna cepat bahkan bibirnya kini tercetak senyum miris yang sangat pedih.


Sean tau itu.


Mendengar kata anak punggut mambuat laki-laki itu mematung ditempatnya.terkejut''?..yah dirinya benar-benar terkejut dengan semua kenyataan ini,sebenarnya dirinya sudah berpikir seperti ini,saat melihat Alvin Kakak Aluna,karna dilihat dari segi apa pun keduanya tetap memiliki perbedaan yang sangat jauh.


Dari segi pakaian,wajah,sekolah, bahkan kendaraan. Aluna dan Alvin bagaikan langit dan bumi.

__ADS_1


Sean sangat tau jika Aluna sering telat membayar uang bulanan, bukankah itu aneh''?. jika benar Aluna keturunan dari keluarga Addison''?.keluarga yang kaya raya.semua orang tau itu.


''Ya gue memang anak pungut dikeluarga Addison,apa lho malu punya teman seperti gue''?.tanya Aluna sambil menatap Sean sekilas kemudian kembali menatap hamparan pantai yang luas.


''I am soryy''?.maafkan gue jika itu membuat lho terluka''.


''So''?.


''Ya gue sebenarnya selama ini sudah curiga,cuman ya''?.gue ngak punya waktu buat nanya masalah ini sama lho,lagi pula ini urusan keluarga lho''.


''Udah ngak usah dipikirin yuk jalan kesana gue ngak punya banyak waktu disini,buruan''.


''Ok''.akhirnya kedua remaja beda wajah dan ya stayle itu melangkah menyusuri pantai.


Tawa ceria yang Aluna tampilkan membuat Sean ikut tersenyum.sengguh iya sangat jarang melihat wanita ini tersenyum, bahkan tertawa.


''Apa lho bahagia''?.


''Iya gue sangat....sangat bahagia''.


''Apa lho ngak pernah pergi ketempat seperti ini''?.entah kenapa Sean merasa aneh, melihat seorang remaja seusia Aluna sangat antusiasi hanya dengan pergi kepantai saja.


Bukankah seharusnya remaja seusia Aluna hobynya main ke mall''?.atau belanja-belanja''?.


Entah kehidupan seperti apa yang dijalani Aluna selama ini''?.


"gue harus cari tau semunya".


🔥🔥🔥🔥


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.🙏🙏🙏


Mohon kritik dan saran yang mendukung.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2