
''Mau apa lagi kutu kupret ini''?.pikirku sambil menatap Sean kesal.
"Mudah-mudahan ibu kantin ngak muncul sekarang"!!.. jika tidak hidup gue bakalan kacau".
''Mas ini rujaknya''.ya ampun baru saja dirinya berpikir jangan sampai wanita paruh baya ini keluar.eh..yang lagi dipikirin muncul.
"Eh iya Bu".hanya itu yang mampuku jawab sambil meraih rujak buah seadannya dari tangan ibu pemilik kantin.
''Kak kok makan rujak "?. kayak yang lagi ngidam aja''?.celetek Sean langsung saat Alvin ingin menyuapi rujak yang ada didepan matanya.
Mata yang tadinya berbinar bahkan liurnya ingin menetes saat melihat rujak yang sangat menggiurkan didepan matanya langsung berubah menjadi tatapan kesal.dan rasanya Alvin ingin sekali melempar rujak yang ada didepan matanya kewajah laki-laki yang ada disampingnya sekarang.
''Apa kau kesini hanya untuk mewawancaraiku''?.kesal sekali diri ini saat laki-laki menyebalkan ini bertanya ini dan itu,apa lagi saat aku menatap wajah sok tampannya itu.
''Eh maaf Kak jika kau tidak menyukainya,kalau begitu aku mau ijin kerungan perawatan Aluna dulu,permisi Kak''.
Belum sempat aku menjawab iya atau tidak"?. sikutu kupret itu sudah ngeloyor duluan.kesal sekali rasanya melihat punggungnya yang tinggi tegap. yang kini melangkah keruangan istriku.
Ingin rasanya aku mengejar dirinya untuk melarang laki-laki menyebalkan itu untuk menemui istruku,tapi entah kenapa rujak yang ada didepanku ini membuat kakiku engan untuk beranjak.
Aku dengan cepat memakan rujak yang sangat mengiurkan didepanku dengan cepat. setelahnya aku langsung bernjak pergi,namun tidak lupa aku meletakkan uang seratus ribu diatas meja,ku pikir itu lebih dari cukup untuk sepiring rujak.
Saat diri ini sampai didepan pintu ruangan Aluna,ku dengar suara seseorang yang sedang muntah-muntah.aku dengan cepat berlari tampa berpikir panjang.
"Dek kau kenapa"?.panik sekali diriku saat melihat istri kecilku kini sedang muntah-muntah.
Namun sejurus kemudian hati ini rasanya kesal sekali saat melihat tangan sicurut itu berada dibahu istriku.
"Biar aku saja".perduli setan dengan kecurigaan dirinya, yang jelas aku tidak ingin ada orang lain yang menyentuh istriku.
Entah dia curiga atau tidak"?. aku tidak perdulu. yang jelas istriku hanya aku yang bisa menyentuhnya.
Hanya aku yang halal menyentuhnya.
Untung saja laki-laki yang satu ini langsung mundur saat aku langsung melewati dirinya dan langsung membantu mengusap-usap pundak istriku yang masih terus muntah-muntah.
Kenapa istriku muntah-muntah terus"?.apa mungkin karna dirinya sedang hamil"?.kalau mungkin iya kasian sekali dia,andai aku bisa mengantikan dirinya biar aku saja yang merasakan itu semua".
"Gimana Dek udah enakan"?.tanya ku setelah ku lihat Aluna sudah tidak muntah-muntah lagi.
Sementara Sean laki-laki itu hanya menatap kami dalam diam. entah apa yang sedang iya pikirkan aku tidak perduli.
__ADS_1
"Sudah Kak".aku langsung memapah tubuh istriku dengan tangan kananku sementara tangan kiriku kugunakan untuk membawa infus.
"Istirahat lah sebentar lagi Kakak pangilkan dokter".
"Ngak usah Kak.Luna ngak apa-apa kok,mungkin cuman masuk angin".
"Ya sudah kalau begitu,istirahat lah Kakak akan menungumu disini".
"Tapi Kak"?.
"Tapi kenapa"?.aku menatap istriku heran.
"Apa Kakak tidak ingin mandi"?.oh astaga kenapa istriku masih sempat memikirkan mandi"?.padahal hati ini benar-benar kawatir padanya,aku tidak mungkin membiarkan dirinya sendirian disini apa lagi dengan laki-laki yang satu ini.
"Kakak akan tetap disini,nanti akan ada yang mengantarkan pakain Kakak".
"Siapa"?.
"Kakak sudah pesan perlengkapan Kakak dari aplikasi lazada. paling sebentar lagi sampai".jawabku cepat sambil mengotak-atik smartpthone yang baru aku ambil dari saku celanaku,kemudian membuka aplikasi yang ku bilang tadi dan memesan apa saja yang aku butuhkan.setelahnya aku kembali menatap istri manisku sambil tersenyum lembut.
Ingin sekali aku memgusir laki-laki yang satu ini, namun aku masih punya hati karna dia yang telah membantu istri dan calon anak ku.namun meskipun begitu aku tetap tidak akan nembiarkan dirinya berduaan dengan istriku.
''Tapi Kak''?.
''Lun lho ingin makan sesuatu''?.
Asem". laki-laki yang sedari tadi hanya diam itu akhirnya buka suara,malah menawarkan makanan lagi''?.
''Eh Sen aku''.
''Katakan saja jika kau mengiginkan sesuatu''.tidak tega juga melihat wajah takut istriku saat ingin berbicara dengan laki-laki ini.lagi pula sepertinya dirinya mengiginkan sesuatu,biarlah kutekan egoku dulu yg penting istri dan anakku nyaman sekarang.
''Katakan saja jika kau mengiginkan sesuatu''.akhirnya kata itu yang keluar dari bibirku.
''Serius Kak''?.
''Iya''.aku hanya mampu mengucapkan kata iya,sambil memgangukkan kepalaku.
''Makasih Kak''.
''Katakan lho mau apa sekarang''?.kembali ku dengar laki-laki yang berdiri disebelah kiri istriku bertanya.
__ADS_1
''Pengen makan bakso yang ada dikafe dekat sekolah kita Sen''.
"Bukankah biasanya lho tidak menyukainya"?.
"Aku juga ngak tau"!!. yang jelas aku sangat mengiginkannya".lirih istriku dengan wajah sendu.
''Ok".baik lah tunggu sebentar gue belikan''.
Aku hanya mampu menarik nafasku panjang melihat laki-laki yang baru saja pergi dari hadapanku,aku yakin sekali jika laki-laki itu benar-benar mencintai istriku.aku adalah laki-laki dewasa yang sering bergonta-ganti wanita.jadi aku benar-benar tau menilai mana cinta yang sesungguhnya mana kasih sayang antara sahabat.
"Apa kau menyukainya"?.entah kenapa akhirnya pertanyaan itu keluar juga dari bibirku.
"Maksud Kakak"?.
"Ah". tidak lupakan".akhirnya aku mengurungkan niat ku untuk mengorek isi hati istriku,sungguh aku rasa tidak akan sanggup jika mendengar pengakuan istriku. aku takut jika nanti dirinya menjawab jika iya memang mencintai laki-laki kutu kupret itu.
Aku takut hatiku tidak akan sangup nanti.kurasa aku sudah benar-benar mencintai dirinya.apa lagi saat aku mengetahui jika sekarang dirinya mengandung anakku darah dagingku.
Entah kenapa sejak aku mengetahui hal itu rasanya aku sudah tidak sanggup lagi untuk jauh darinya apa lagi kehilangan dirinya.aku berjanji pada diriku bahwa aku akan menjaganya segenap jiwa dan ragaku.aku bahkan akan selalu melindungi dirinya dan calon anakku,dari siapa pun termasuk Mamaku sendiri.
Setelah beberapa saat menunggu akhirnya yang ditunggu datang juga.sebungkus bakso lengkap dengan mangkuk dan sondoknya juga,entah dari mana laki-laki ini mendapatkan mangkuk dan antek-anteknya itu"!!. yang jelas melihat perjungan dirinya hati ini entah kenapa menjadi kawatir akan hati istriku.
Bahkan kulihat Aluna makan dengan sangat lahap.namun tidak denganku yang biasanya sangat menyukai bakso kini malah jijik melihat makanan yang satu itu.
Tidak salah lagi anak yang dikandung Aluna adalah anakku,mengingat apa yang baru saja laki-laki itu katakan bahwa istriku tidak menyukai bakso, bukankah itu artinya kini kebalikan"?.Aluna menyukai apa yang aku suka sementara diriku tidak menyukai apa yang biasanya sangat aku sukai.
Sudah tiga hari Aluna dirawat dirumah sakit dan selama itu juga Laki-laki itu selalu kenyempatkan diri untuk memgunjungi istriku,bahkan saat dirinya pulang sekolah iya masih menyempatkan diri untuk datang kerumah sakit.sungguh benar-benar pejuang tangguh.
"Ayo sayang "!!..masuk.hati-hati".aku langsung membawa istriku masuk kedalam mobil karna pagi-pagi sekali kami memutuskan untuk pulang.
Sudah sejak tadi malam dokter mengatakan Aluna sudah bisa pulang hari ini.jadi aku segera menyelesaikan semua biaya rumah sakit malam itu juga agar kami bisa pulang pagi-pagi sekali.
Bukan tampa alasan aku melakukan itu semua,itu semua aku lakukan agar Laki-laki itu tidak mengikuti kami sampai pulang kerumah.akhir-akhir ini aku sudah sangat kesal karna harus berpura-pura menjadi Kakak yang baik pada istriku sendiri,itu semua karna bocah menyebalkan itu.
Hampir satu jam kami diperjalanan hingga akhirnya mobil yang aku kendarai sampai didepan Apartemen milikku.
"Sayang kau dari mana saja"?.
🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
__ADS_1
Makasih.
Tbc.