AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par 41


__ADS_3

Sean Fov


Aku hanya mampu terduduk dikursi tunggu sambil mengusap wajahku berkali-kali berusaha untuk memgusir semua yang baru saja aku dengar.bahkan aku beharap semua ini hanya mimpi.


Bahkan berkali-kali aku menampar pipiku sendiri untuk memastikan aku sedang bermimpi atau tidak''?.tapi berkali-kali itu juga aku merasakan sakitnya tamparanku sendiri.mungkin orang-orang bahkan perawat atau pun dokter yang melihat aksiku pasti menggangapku gila,biarlah aku sudah tidak perduli,yang jelas hatiku saat ini benar-benar remuk,bahkan hancur.sakit sekali rasanya jika membayangkan wanita yang selama ini aku cintai dan aku jaga dalam diam harus hamil tampa kepstian seperti ini,siapa ayah dari bayi yang dikandung Aluna''?. kenapa Aluna bisa hamil diluar nikah''?.apakah dia diperkosa''?.ya Allah rentetan pertanyaan itu memenuhi isi kepalaku hingga membuat aku mampu meneteskan air mata.


''Ya Allah cobaan apa lagi ini''?.lirihku bertanya kepada Allah.sungguh rasanya ini adalah hal yang paling terberat dalam hidupku selain kehilangan Papa dan Mama.


''Dek''.kekasihnya sudah kami pindahkan keruangan perawatan''.


Aku langsung menjauhkan jemariku yang menutupi wajahku kemudian mendongak menatap seorang perawat yang kini sedang berdiri didepanku dengan tatapan yang entahlah''?.mungkin kini mereka curiga aku lah ayah dari bayi yang dikandung Aluna.tapi pada kenyataannya aku sama sekali tidak tau tentang hal itu bahkan menyentuh Aluna pun hanya sekedar berpelukan,itu pun saat dirinya dalam keadaan terpuruk dan rapuh.


''Eh iya sus terima kasih''.itu saja yang mampu aku ucapkan setelahnya terlihat perawat itu langsung pergi l.sambil berbisik-bisik dengan rekan kerjanya yang lain.


Mungkin saja sekarang mereka sedang mengosipi kami,ah''.. sudah lah aku tak perduli yang jelas aku tidak berbuat itu semua.


Tidak ingin berpikir yang tidak-tidak akhirnya aku putuskan untuk melangkahkan kaki ini menuju ruangan Aluna,terlihat wanita itu masih enggan untuk membuka matanya,aku hanya bisa menarik nafasku panjang kemudian melangkah dengan pelan memasuki ruangan perawatan.


Tangan ini kuulurkan untuk mengusap kepalanya pelan dengan penuh kasih sayang.ini lah cinta pertamaku,ini lah wanita yang selama hidupku aku idam-idamkan menjadi nyonya dirumahku,menjadi suri dihatiku.tapi ternyata semua itu sirna dalam sekejap.sungguh dunia ini benar-benar kejam padaku.


Dia mengambil ibuku,Papaku dan semua keluargaku aku hanya disisakan seorang Paman yang selalu menyayangiku karna kebetulan Paman tidak punya anak sama sekali,meskupun pernikahannya sudah hampir 30 tahun,alhasil aku yang hanya anak dari adik perempuannya iya anggap seperti anaknya sendiri l.sampai iya memperlakukan diri ini seperti raja dikehidupannya.


''eerrggg''.


''Lun''?.aku langsung menjauhkan jemariku dari rambut Aluna saat aku melihat Aluna sudah mulai sadar.


''Lun''.lagi-lagi aku hanya mampu memangil dirinya tampa tau harus berbuat apa-apa''?.


Sungguh sejak aku tau dirinya hamil aku benar-benar canggung sekarang.

__ADS_1


''Aku dimana''?.ku lihat Aluna mengerjap-ngerjapkan matanya sambil melihat kekiri dan kekanan, ku pikir dirinya binggung dimana iya sekarang''?.


''Lho dirumah sakit Lun''.jawabku sambil membantunya bersandar.


''Rumah sakit''.terlihat iya seperti berpikir-pikir namun sejurus kemudian iya mulai meneteskan air mata,entah apa yang dialami wanita yang satu ini''?.namun sungguh melihatnya yang seperti ini hatiku juga ikut remuk tak berbentuk.


''Gue mau pulang Sen''.pintanya sambil berusaha mencabut jarum infus yang menancap dipergelangan tangannya namun aku dengan cepat menarik tangannya agar iya tidak sampai melakukan hal bodoh itu. aku takut jika iya mencabut selang infus makan tangannya akan berdarah.


''Sabar Lun''!!. lho masih lemah,istirahat lah dulu malam ini''pintaku pada Aluna karna sedari tadi wanita itu terus meminta pulang.aku tidak mungkin mengezinkannya pulang dengan kondisinya yang lemah seperti ini.ditambah lagi aku yakin dokter tidak akan mengizinkanku membawanya pulang.


Karna jelas tadi dokter mengatakan bahwa kandungannya sangat lemah mengingat umurnya yang masih 19 tahun.ditambah lagi kandungannya masih rentan keguguran.itu yang dokter katakan padaku tadi,aku pun sama sekali tidak tau apa maksud dari semunya.yang jelas jika sudah sakit ya harus beristirahat. apa lagi dalam keadaan hamil.aku malah ngeri sendiri saat membayangkan tubuh kecil Aluna dengan perut yang membuncut.


Oh astaga kenapa pikiranku malah ngelantur kemana-mana''?.


''Lun''.saat aku sedang asik menyuapi Aluna dengan bubur untuk makan malamnya terlihat Alvin Kakak Aluna datang dengan wajah kawatir.bukan tampa alasan aku mengatakan itu semua,namun sangat jelas terlihat wajah laki-laki ini sangat gusar dan kawatir.


Ada apa sebenarnya ini ''?.kenapa Aluna begitu takut dengan kakak laki-lakinya"?.apa mungkin Alvin memperlakukan Aluna sama seperti ibunya"?.jika memang iya''?.aku bersumpah aku akan menbawa Aluna sejauh mungkin dan aku pastikan kalian akan menyesali semunya itu janjiku.


"Dek kamu kenapa"?.jika Aluna menatap Alvin dengan wajah ketakutan,namun berbeda dengan Alvin.laki-laki itu terlihat menatap Aluna penuh kekawatiran dan cinta.


Entah lah cinta ''?.itu semua tidak mungkini''. mengingat status mereka abang dan adik meskipun hanya adik angkat.


Bodoh kau Sean''.aku memgumpat kebodohanku sendiri dalam hati.


''Lun''.karna Kakak lho udah datang gue balik dulu ya''?.aku langsung berdiri dari kursi yang ada disamping ranjang Aluna,kemudian meletakkan mangkuk bubur yang sudah kosong karna aku memaksa Aluna untuk menghabiskan makanannya karna iya selalu menolak untuk makan.


''Iya Sen makasih ya''?.aku menatap Aluna lembut kemudian menoleh pada Alvin.


''Kak aku pamit''.ucapku yang hanya dianguki Alvin.

__ADS_1


''Terimakasih''.hanya itu yang laki-laki batu itu ucapkan.dasar kaku''!!!.


''Santai aja Kak''.meski pun kesal dengan sikapnya tapi aku harus tetap sopan karna dia lebih tua dariku.


Setelah mengucapkan kata santai itu aku langsung melangkah pergi dengan hati yang sama sekali tidak bisa ku ajak santai.sungguh setelah tau bahwa Aluna kini sedang hamil otakku dihantui ribuan pertanyaan dan rentetan teka-teki.


''Siapakah kekasih Aluna''?.


''Siapa ayah dari bayi yang dikandung Aluna''?.


''Arrrrgggg''. aku bisa gila kalau terus seprti ini.


Tidak ingin berpikiran yang tidak-tidak akhirnya kuputuskan untuk pergi dari rumah sakit dan pulang kerumah.


Aku takut Mama mencariku,wanita yang satu itu akan sangat brisik jika aku terlambat pulang,meskipun aku bukan anak kandungnya tapi beliau sungguh benar-benar menyayangiku dengan sepenuh hati.


''Astaga''?.aku langsung menepuk jidatku sendiri saat diriku mengingat bahwa motor milikku aku tinggalkan begitu saja dipinggir jalan, dimana Aluna tadi kutemukan pingan.akhirnya dengan langkah gontai aku memanggil taksi untuk mengantarkanku mengambil motor milikku.


Sementara dirumah sakit.


''Dek maafkan Abang sayang''?.


🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.🙏🙏🙏


Makasih.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2