AKU BUKAN ANAK HARAM

AKU BUKAN ANAK HARAM
par 82


__ADS_3

Alvin Fov


Berkali-kali aku melihat arloji yang melingkar dipergelangan tangannku,namun berkali-kali juga aku mendesah panjang.karna sekarang masih pukul sembilan malam.


Aku tau jika sekarang istriku belum tidur, karna kebiasaan Aluna akan tidur tengah malam. mengingat Istriku adalah seorang penulis, jadi sudah bisa dipastikan wanitaku itu jagonya kalau soal begadang.


Lelah dan kantuk yang mendera membuatku tampa sadar terlelap.


''Vin''.Alvin''.sayup-sayup kudengar suara seseorang memangil diriku.


Mata kantuk ini kupaksakan untuk tebuka,kulirik seseorang yang kini berdiri disamping ranjang tempatku bebaring.


''Mama, ada apa''?.tanyaku saat melihat ibu mertuaku berdiri tepat disebelahku.


''Katanya tadi mau tidur sama Luna,ayo sekarang dia sudah tidur nyenyak''.


''Benaran Ma''?.entah kenapa saat diriku mendengarkan kabar dari Mama, rasanya diriku bagaikan mendapatkan satu bongkah emas yang sangat mengiurkan.aku dengan cepat melompat dari tempat tidur.


''Eh hati-hati Vin,ini ganti baju kamu sama piama tidur dulu''.


''Tapi Ma''?.


''Ayo pakai, biar lebih nyaman''.akhirnya aku dengan cepat meraih pakaian yang diberikan Mama mertuaku.wanita yang satu ini memang luar biasa baik,sangat berbeda dengan Mama kandungku sendiri.


Selesai menganti apakaianku aku dengan cepat melangkah keluar kamar.

__ADS_1


''Lho Mama mana''?.gumamku lirih saat diriku tidak melihat wanita paruh baya itu lagi.


Tampa mau menyia-nyiakan waktu diriku dengan cepat keluar kamar dan melangkah menuju kamar istriku dengan langkah yang sangat pelan.itu semua aku lakukan agar istriku tidak tergangu.


''Krek''.


Saat sampai didepan pintu kamar segera ku buka dengan pelan.


Senyuman kepedihan kutampilkan,sakit sekali rasanya harus berada dalam posisi ini,namun apa yang bisa aku lakukan''?.mungkin semua ini adalah jalan yang terbaik.


Kutatap dengan lekat wanita yang kini sedang terlelap dengan gelisah. keringat dingin membanjiri wajah yang sudah tidak terlalu banyak jerawatnya lagi,kulihat sekarang istriku semakin cantik, kulit wajahnya sudah lumayan bersih, hatiku semakin takut jika nanti wanita ini jauh dariku,aku takut jika ada laki-laki yang kepincut dengannya,atau bahkan sebaliknya.


Kulankahkan kaki ini mendekati istriku.jemari tanganku terulur mengelus kepalanya lembut.


kuberanikan diri untuk mendekatkan wajah ini.


Satu kecupan begitu dalam kudaratkan dikening istriku,setitik air mata tampa sadar menetes dari pelupuk mata ini,kenapa rumah tanggaku jadi seperti ini''?.jerit batinku sambil menjauh dari Aluna,aku takut dirinya mendengarkan isak tangisku yang sudah benar-benar tidak mampu lagi kutahan.


''Jangan-jangan bunuh aku,kumohon jangan''.aku tersentak mendengar suara jeritan istriku.permohonannya terdengar pilu menyeyat hati.kulangkahkan kakiku mendekati ranjang dimana istriku,tidurnya terlihat gelisa.ya Allah kasihan sekali istriku, karna kejadian naas itu membuat istriku trowma dan selalu dihantui rasa takut yang berlebihan.


''Dreett''.


Derit tempat tidur yang cukup nyaring saat diriku mendaratkan bobot tubuhku diatas kasur membuatku seketika menahan nafas.


Dalam hatiku berharap agar istriku tidak sampai terusik.

__ADS_1


Kulongokkan kepala ini untuk melihat kewajahnya.


''Aman''.gumamku saat kulihat kini dirinya masih terlelap dalam tidur.


Kutarik perlahan tubuh ringkihnya kedalam dekapan.


Entah apa yang sekarang istriku rasakan''!!. yang jelas wanita yang sudah menguasai seluruh hatiku ini langsung merinset masuk kedalam dekapanku,bahkan kepalanya iya benamkan didada bidangku,dirinya memang seperti ini jika sedang tidur selalu ingin memeluk tubuhku.


''Aaahh''.kutarik nafas lega, karna sekarang aku masih bisa merasakan nyamnnya memuluk tubuh wanitaku,hingga tanpa sadar aku pun ikut terlelap.


''Vin''. Alvin''.sayup-sayup ku dengar seseorang memangil diriku.perlahan mataku bergerak-gerak untuk memulihkan penglihatan.


''Ssuuuttt''.Mama yang berdiri didepanku langsung memberikan kode dengan gerak bibirnya memintaku untuk diam.


''Ayo keluar''.pinta wanita baik itu sambil menarik lengan putrinya yang terus memelukku.


Berat sekali rasanya hati ini harus menjauh dari wanita ini,Ya Allah kapan semuanya berakhir''?.jerit hatiku penuh kepedihan.


Dengan hati yang berat, akhirnya aku bangkit berdiri kemudian melangkah keluar dari kamar.


''Ma''?.


🌹🌹🌹🌹


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2