
Alvin Fov
''Dari mana adex tau caranya memuaskan laki-laki''?.aku menatap dirinya lekat untuk mencari kebohongan diwajahnya yang sayu.
''He..he..maaf''?.
Lah dia malah ketawa.
''Kok ketawa''?.tanyaku dengan wajah mengintimidasi.
''Kakak kan tau Luna penulis onlen''.
''Kalau penulis onlen memangnya kenapa''?.tanya ku lagi sambil tetap menatap dirinya tampa berniat memakai celana ku terlebih dahulu.
''Ya iya lah kak''. Lula kan sering nulis novel tentang rumah tangga''.suami,istri.lah trus''?. kalau Luna ngak tau tentang gituan gimana caranya Luna mau nulis''.
''Trus taunya dari mana''?.
''Dari internet dong kak''.aku menarik nafasku lega.ternyata apa yang aku pikirkan tidak benar-benar terjadi.
''Sekarang kenapa Adek tidak menulis lagi''?.tanyaku lagi yang membuat dirinya langsung bercerita panjang kali lebar.
Lucu juga jika melihatnya bersemagat seperti ini,bibir yang merah alami dan hidungnya yang mancung membuat dirinya terlihat manis.meskipun wajahnya ditumbuhi banyak jerawat.tapi dimataku dirinya tetap cantik dan mengoda.
Apakah ini yang dinamakan cinta itu buta''?.mungkin juga''.
Sedari tadi dirinya terus saja merengek meminta izin padaku untuk berangkat kesekolah,jujur saja andai aku bisa aku tidak ingin jauh darinya, tapi itu semua tidak akan mungkin bisa kulakukan. pertama aku harus kekantor. jika tidak maka Papa akan mengamuk padaku,karna sudah beberapa hari aku tidak datang kekantor. aku hanya pekerjaan dari rumah sakit saja.
''Sayang pelan-pelan turunya''.wanita ini susah sekali dikasi tau.
Sudah tau hamilymalah turun dari tangga dengan berlari. bagai mana kalau sampai jatuh''?.ini lah alasannya diriku takut membiarkan dirinya untuk pergi kesekolah.wanita ini kadang suka pecicilan.aku takut karna kelakuannya bisa membahayakan calon anakku dan juga dirinya.
''Eh iya Kak''.
''Diam disitu biar turunya sama Abang aja''.aku langsung berlari kecil menyusul dirinya karna kebetulan aku juga sudah siap untuk pergi kekantor.
''Luna bisa sendiri Kok Kak''.aku sama sekali tidak mengubris semua ucapannya. yang jelas aku ingin memastikan calon bayi dan istriku baik-baik saja.
Aku bahkan langsung membawanya masuk kedalam mobil setelah kami berdua selesai sarapan nasi goreng yang sudah aku siapkan sejak tadi subuh.
Sepanjang perjalanan banyak sekali ultimatum yang kuberikan padanya,bahkan termasuk makanan yang boleh dirinya makan,dan juga dirinya harus jalan dengan hati-hati.aku tau kini dirinya heran dan binggung akan perubahan sikapku,aku tidak perduli.yang jelas setelah mengetahui dirinya hamil hati ini benar-benar bahagia hingga tiada tara.
Cintaku yang awalnya mulai tumbuh kini bahkan tumbuh semakin besar.hingga membuatku kehilangan akal.
''Disekolah jangan nakal,jangan dekat-dekat sama laki-laki,jangan keluyuran''.
''Jangan makan sembarangan,jangan jalan sambil berlari,jangan pecicilan,jangan minum Es,jangan makan cabe,jangan makan bakso terlalu sering,kalau ada apa-apa langsung hubungi Abang''.aku langsung menarik sudut bibirku,sambil menatapnya gemes.karna dirinya mengikuti semua yang aku ucapkan semenjak kami berangkat dari rumah.
''Cup''.
Kukecup bibirnya dengan lembut agar dirinya berhenti berceloteh.
''Ternyata istri Abang cerewet Ya''?.aku berbicara sambil menatap wajahnya yang kini sedang merona merah.bahkan kepalanya kini berputar kesana kemari.
''Kenapa sayang''?.
''Kakak kenapa cium Luna disini''?.
__ADS_1
''Memangnya kenapa''?.
''Nanti ada yang lihat Kak''.
''Biarkan saja''.
''Mau Abang cium lagi''?.ancamku saat melihat bibirnya yang mengerucut kesal.
''No''.Luna pamit''.
''Jangan lari-lari''.aku langsung sigap menarik lengannya saat dirinya ingin keluar dari mobil.
''Iya''.
''Awas kalau sampai lari-lari,siap-siap saja nanti Abang cium didepan umum''.ancamku yang langsung membuat wajahnya pucat.
''Iya Pak Bos''.dirinya menjawab sambil membuat gerakan seperti hormat.membuatku tertawa lepas dan mengusap kepalanya dengan sayang.
''Ya sudah sana, pulang nanti Abang jemput''.
''Iya Kak''.
''Da''!!. anak Papa,jagain Mama ya''?. jangan nakal''?.aku langsung mengusap perut ratanya dengan lembut. yang membuat wajahnya lagi-lagi merona merah.
''Sudah sana nanti telat''.
''Iya Kak''.
Senangnya hati ini saat dirinya meraih tanganku dan mencium pungung tangan ini dengan takzim.
Sejuk hati ini saat mendapatkan istri seperti dirinya,beruntungnya aku karna telah menikahi Aluna, meskipun dirinya adik angkatku aku tidak perduli, yang jelas sampai kapanpun aku tidak akan melepaskan dirinya.
Setelah kupastikan dirinya menghilang dibalik gerbang dengan teman wanitanya.aku langsung melajukan mobil ini menuju kantor dengan hati yang was-was.entah kenapa hatiku selalu resah setiap kali diri ini berjauhan darinya.
''Huek''.
''Aduh''. entah kenapa perut ku rasanya bagaikan diaduk-aduk hingga membuatku harus berhenti dipingir jalan untuk mengeluarkan sesuatu yang mendesak ingin keluar.
''Huek..huek''.
Ya allah sakit sekali rasanya, bahkan semua makanan yang baru beberapa saat kumakan kini sudah habis keluar semua.
Tubuhku rasanya lemah, setelah semua isi perutku terkuras habis.kulangkah kan kaki ini dengan gontai menuju mobil.
Keringat dingin kini membasahi dahiki hingga membuatku menyenderkan kepala ini distir mobil.
''Tok..tok..tok''.
Ku angkat kepalaku saat kudengar gedoran kuat yang berasal dari jendela mobil.
''Elice''?.mau apa dia kesini''?.gumamku tampan mengindahkan pangilannya.
''Sayang buka pintunya, kau kenapa''?.
Kenapa''?. apanya''!!. aku bahkan semakin mual saat melihat wajahnya.
''Huek''.
__ADS_1
Haduh''. kondisiku yang awalnya sudah mulai membaik kini kembali mual setelah melihat wajah Elice.
Aku kenapa''?.tidak biasanya aku seperti ini''?.
Entah kenapa semenjak menikah dengan Aluna aku sama sekali tidak tertarik lagi dengan wanita lain.bahkan Elice yang biasanya mampu membuatku bernafsu setiap melihatnya, kini saat bertemu dengannya aku sama sekali tidak meraskaan apa pun.
''Sayang buka pintunya''.
''Huek''.
Lagi-lagi saat aku melihat wajahnya rasa mual kembali kurasakan.
Tampa mengindahkan kehadirannya aku langsung berlari kembali ketempatku tadi memuntahkan semua isi perutku.
''Kau kenapa''?.
''Huek..huek''.
Sial wanita ini''. dia tidak tau aku mual karna melihat wajahnya.
''Pergilah''.
Pintaku sambil mencengkram perutku yang semakin melilit bahkan tibuhku semakin lemah.
''Ngak''.aku akan tetap disini,apa kau kau pikir aku akan meninggalkanmu dalam keadaan seperti ini''?.
Haduh''!!. dasar wanita ini,dia tidak tau jika dirinya disini terus, maka aku akan koit sekarang juga.
''Pergilah''.pintaku lagi berharap dirinya mau mendengarkan permintaanku.namum bukannya pergi dirinya malah mendekatiku dan memapah tubuh ini.
''Huek''.
Hah''?. rasakan aku kini malah memuntahakan pakaian mahalnya.aku tau itu pakaian mahal karna semua yang dirinya pakai aku yang membelikannya.
Jika kupikir-pikir aku adalah laki-laki yang benar-benar bodoh. membelikan wanita lain pakaian mahal.sementara istriku sama sekali tidak pernah kubelikan apa-apa''.
''Iiiyu''.huek.menjijkkan. apa yang kau lakukan Vin''.
Hufh''. keluar sudah kebusukannya.biasanya dirinya menggilku dengan sebutan sayang.kini melah memaggilku dengan sebutan nama hanya karna aku yang muntah dipakaian mahalnya yang kubelikan.
Dasar wanita ular.
''Siapa yang menyuruhmu mendekatiku''?.aku sudah memintamu untuk pergi.kau malah menempel padaku hingga membuatku mual dan muntah''.serkasku dengan kesal.
''Is menyebalkan''.
Tak kuperdulikan lagi dirinya yang kini sedang menghentak-gntakkan kakinya dengan kesal.
Aku langsung melangkah dengan tubuh lemah tampa mau menatapnya sedikitpun.
Bukan tampa alasan aku melakukan itu semua,itu semua aku lakukan agar diriku tidak mual dan muntah-muntah lagi.
''Hey Kamu mau kemana''?.tangung jawab Vin''?.
🌹🌹🌹🌹
Mohon like,vote,hadiah and komen.
__ADS_1
Maaf masih banyak typo🙏🙏🙏
Tbc