
Alvin Fov
Dari pagi sekretarisku sudah sibuk sendiri ini adalah malam mingu malam dimana diriku akan menghadiri sebuah acara disebuah hotel.ntah itu acara apa''?.
''Aku pakai Jas mana''?.entah kenapa malam ini aku ingin penampilanku sempurna dan terlihat tampan,padahal tak akan ada yang mampu menarik perhatianku nanti kecuali Aluna wanitaku yang kini entah dimana''?.
Sejak hari itu aku sudah tak pernah lagi kerumah Mama Lina atau pun kerumah utama.
Aku sudah lelah dikeceeakan kini diriku hanya bisa pasrah jika memang Aluna Jodohku maka akan ada jalan untuk kami bersatu kembali.
''Sial kenapa wanita ini sibuk sekali menghubungiku''?.sekretaris seksi itu sudah hampir sepuluh kali menghubungiku.aku sangat tau wanita seksi itu menyukaiku tapi ingat dia sama sekali bukan tipeku,wanita dengan pakaian minim bahan aku sudah muak dan benar-benar tak berselera lagi.
dengan perempuan yang seperti itu.
Pukul tujuh malam mobil kulajukan dengan kecepatan sedang,dijalanan yang lumayan padat mengingat ini adalah malan minggu,jadi wajar banyak muda mudi yang keluar bersama pacar mereka.
Seharusnya saat pergi kepesta seperti ini diriku tak sendiri, harusnya aku sekarang berdua dengan istriku.tapi sayang lagi-lagi kini aku sendiri.menyedihkan sekali hidupku.
''Pak''?.baru saja kakiku keluar satu dari mobil sekretarisku sudah berdiri tepat disampingnya.
"Hufh". kenapa pakaian wanita ini minim sekali"?.batinku yang hanya mampu meliriknya sekilas,kemudian melangkah memasuki hotel.
Sepertinya ini acara besar terlihat banyak sekali mobil-mobil mewah yang terparkir disana.
"Ayo Pak".
"Eh jangan".pintaku sambil menjauhkan tangannya yang merangkul lengan ini.
Enak saja dirinya mengandeng lenganku,lengan ini hanya bisa digandeng wanitaku.
Aku melangkah dengan kepala tegak menatap lurus kedepan,wibawaku sebagai seorang Bos benar-benar tak bisa dipungkiri sungguh''. saat diriku masuk banyak wanita yang menatap diri ini lekat.
''Bapak duduk disana Yuk''?.aku hanya mengikut saja,andai ini bukan acara bisnis pasti diriku malas sekali duduk didekat wanita modelan begini.
''Bapak mau minum apa''?.
''Apa saja''.jawabku sambil membenahi Jasku yang sedikit brantakan saat aku duduk tadi.
''Banyak sekali tamu undangan''.gumamku lirih sambil menoleh kekiri dan kekanan.
__ADS_1
''Eh Pak Alvin sendirian aja Nie''?.seorang laki-laki mengenakan jas rapi kini berdiri tepat disebalahku.
''Eh iya Pak Heru ayo duduk disini''.pintaku yang dianguki laki-laki seumuran denganku itu.
''Ngak sama istri Pak''?.pertanyaan yang paling membuat dadaku nyeseknya ini ni.
''Eh ngak Pak,istri saya lagi ngak ada disini''.
''Ow lagi kerja ya Pak''?.
''Engak lagi kuliah''.jawabku apa adanya.
''Ow bagus kalau gitu''.
''Pak ini minumannya''.
''Wah ini siapa Pak''?.
''Sekretaris saya''.Ck dia cerewet sekali aku bahkan lelah menjawab pertanyaannya.
''Eh Pak itu acaranya sudah mau dimulai''.
"Mari kita sambut kedua pewaris Perusahaan Addison Grup".
Alvin spontan menoleh saat mendengar apa yang baru saja MC katakan.
"Deg".
Jantungnya seakan terhenti saat melihat siapa yang kini berdiri diatas podium.
"Sean"?.gumam Alvin yang secara spontan menyebut nama Abang iparnya itu.
"Aluna"?.gumam Alvin yang menoleh pada wanita anggun mengunakan gamis Berwarna Lilak senada dengan warna hijap yang iya pakai.
"Wah ternyata Tuan Aiden memiliki putri yang sangat cantik. baru tau gue".terdengar kasak kusuk dari beberapa tamu yang membuat dada seorang Alvin sesak seketika.
"Wah Pak anggun dan cantik sekali putrinya Tuan Aiden,masih perawan kayaknya,boleh nie gue dekatin".lagi-lagi laki-laki yang ada disebelah Alvin ikut nyeletuk membuat Alvin semakin gusar dan emosi.
"Bapak kenapa diam"?.
__ADS_1
Alvin tak bergeming, matanya tetap pokus menatap Aluna yang kini berdiri dan diapit Sean,Aiden dan juga Lina.
Entah kenapa melihat dirinya diasingkan dan tak dianggap ada membuat Alvin sedih dan merasa tersisihkan.
"Kenapa mereka begitu kejam padaku"?.gumam batin Alvin dengan mata yang mulai memanas.
"Alvin kesini Nak".
"Pak itu dipanggil".wah asik Nie"!. kayaknya kalian saling kenal"?.tanya rekan bisnis Alvin yang sejak tadi terus saja berceloteh.
"Pak itu dipangil".melihat Alvin hanya diam saja sekretaris Alvin langsung menepuk pundak laki-laki itu membuat Alvin terlonjak kaget.
"Ada apa"?.
"Itu Bapak dipangil ayo maju sana".
"Eh iya".Alvin menjawab sambil merapikan jasnya kemudian melangkah menuju podium.
"Wah dia siapa ya"?.kok Tuan Aiden memangilnya Nak".apa dia anak pertama Tuan Aiden"?.banyak kasak kusuk yang bisa Alvin dengar namun laki-laki itu sama sekali tidak menaggapinya,Alvin tetap melangkah diatas karpet merah yang sudah disipkan.
Matanya sejak tadi tak pernah berpaling dari Aluna yang terus saja menunduk.
Entah apa yang ada dipikiran wanita itu"?.
"Wah kenalkan ini Alvin Addison menantu saya".saat Alvin baru saja mengijakkan kakinya dipangung Aiden sudah bersuara terlebih dahulu.membuat semua yang ada disana semakin riweh.
Bagi yang laki-laki merasa kecewa karna wanita cantik yang ada didapan mereka sudah menikah.begitu juga bagi yang wanita mereka juga kecewa kerna Merasa sudah tak ada jalan lagi untuk mendapatkan Alvin.
Alvin yang sudah berada diatas podium langsung melangkah dan berdiri tepat disamping Aluna.
"Eh".
🌹🌹🌹🌹🌹
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1